Feda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Buriram 2026, Rookie Asia Tundukkan Talenta Eropa

Cendikiawan Tristan Valentino • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:31 WIB
Feda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Buriram 2026, finis P5 sekaligus mengungguli rookie Eropa Brian Uriarte.
Feda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Buriram 2026, finis P5 sekaligus mengungguli rookie Eropa Brian Uriarte.

BURIRAM - Feda Ega Pratama langsung mencuri perhatian pada seri pembuka Moto3 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Pembalap rookie asal Indonesia itu finis kelima dan menjadi salah satu kejutan terbesar pada balapan pembuka musim.

Performa Feda Ega Pratama semakin menarik karena ia mampu mengungguli rookie Eropa Brian Uriarte. Feda menyelesaikan balapan dengan selisih 9,687 detik dari pemenang, David Almansa. Sementara Uriarte finis ketujuh dengan gap 11,06 detik dari Almansa.

Artinya, dalam pertarungan sesama rookie, Feda Ega Pratama unggul 1,381 detik atas Uriarte. Hasil tersebut menjadi indikasi bahwa pembalap jebolan Asia Talent Cup (ATC) itu mampu langsung beradaptasi dengan persaingan ketat Kejuaraan Dunia Moto3.

Baca Juga: Brian Uriarte Moto3 Bikin Geger, Crash di Lap Terakhir tapi Resmi Finis P4

Analisis dalam transkrip menyoroti kemampuan Feda ketika memasuki tikungan. Buriram memiliki karakter stop and go yang membuat pengereman menjadi salah satu aspek penting untuk menghasilkan waktu lap.

Feda disebut mampu menunda titik pengereman dibandingkan Uriarte. Teknik tersebut membuatnya memiliki keuntungan ketika memasuki tikungan, terutama di zona pengereman menuju Tikungan 3 dan Tikungan 12.

Bukan sekadar mengerem lebih lambat, Feda dinilai mampu mempertahankan kestabilan motor saat melakukan pengereman dalam. Teknik trail braking yang disebut dalam analisis memungkinkan pembalap mempertahankan kontrol hingga mendekati apex.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Heboh Moto3 2026, Selisih 0,05 Detik Jadi Sorotan

Keunggulan pada fase deselerasi menjadi salah satu faktor yang membuat Feda mampu menjaga ritme balapan sekaligus melawan pembalap yang lebih berpengalaman.

Transkrip juga menyebut performa motor Honda yang digunakan Feda berada pada level kompetitif dibandingkan KTM milik Uriarte. Karena itu, perbedaan performa keduanya lebih banyak dikaitkan dengan eksekusi pembalap di lintasan.

Mentalitas Rookie Indonesia Jadi Sorotan

Selain aspek teknis, kemampuan Feda menghadapi pertarungan dalam rombongan juga menjadi perhatian. Moto3 dikenal dengan persaingan rapat dan perubahan posisi yang bisa terjadi dalam hitungan detik.

Baca Juga: Feda Pratama Finis 8 di Moto3 Mugello, Posisi Rookie of the Year Mulai Terancam

Feda disebut memiliki gaya agresif tetapi tetap terukur. Ia mampu melakukan blocking line, menjaga momentum ketika harus melebar, sekaligus menutup apex untuk mengganggu racing line lawan.

Kemampuan tersebut dianggap sebagai salah satu karakter yang terbentuk dari persaingan di Asia Talent Cup. Kompetisi jarak dekat di ATC dinilai membantu pembalap membangun kemampuan membaca ruang dan mengambil keputusan cepat.

Pada lap ke-14, Feda masih berada di posisi keenam, sedangkan Uriarte berada di posisi kesembilan. Memasuki fase akhir, Feda mampu mempertahankan ritme hingga akhirnya merebut posisi kelima di garis finis.

Tantangan Feda Berlanjut di Sirkuit Eropa

Baca Juga: Veda Ega Pratama Comeback di Silverstone, Start P15 Finis P9 Moto3 Inggris 2026

Hasil Buriram menjadi modal penting bagi Feda dalam persaingan rookie of the year Moto3 2026. Namun, tantangan berikutnya diperkirakan semakin berat ketika kalender memasuki sirkuit-sirkuit Eropa.

Jerez, Assen, dan Mugello memiliki karakter lintasan yang lebih mengalir sehingga kemampuan corner speed menjadi sangat penting. Karakter tersebut selama ini dianggap menjadi salah satu kekuatan pembalap yang tumbuh dalam sistem pembinaan Eropa.

Meski demikian, Feda memiliki modal berupa kemampuan pengereman, manajemen ban, dan keberanian bertarung dalam grup. Jika mampu mempertahankan konsistensi, hasil di Buriram berpotensi menjadi awal persaingan serius dalam perebutan gelar rookie of the year.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi Moto3 Inggris 2026: Scott Ogden Pole, Feda Ega Pratama Start ke-16

Menariknya, Feda juga finis di depan pembalap veteran Adrian Fernandez yang menempati posisi keenam. Keduanya sama-sama menggunakan sasis Honda.

Performa tersebut menjadi alasan menarik untuk menantikan evaluasi berikutnya mengenai bagaimana Feda mampu mengeksploitasi karakter motor Honda di lintasan.

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
Moto3 2026 Feda Ega Pratama Brian Uriarte Asia Talent Cup buriram