Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026 Usai Kalahkan Bali United 3-2

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Persib Bandung juara Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United 3-2. Laga berlangsung dramatis dan penuh intensitas (Pinterest).
Persib Bandung juara Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United 3-2. Laga berlangsung dramatis dan penuh intensitas (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Persib Bandung keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United secara dramatis dengan skor 3-2. Kemenangan tersebut sekaligus membuat Persib tidak terkalahkan sepanjang fase pramusim turnamen yang digelar di Bali.

Pertandingan ketiga Dewata Challenge Series 2026 berlangsung dengan intensitas tinggi. Bali United sempat unggul lebih dulu, tetapi Persib mampu membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan melalui gol pada penghujung pertandingan.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Persib sebelum menghadapi kompetisi musim depan. Namun, performa dalam turnamen pramusim tetap dinilai belum bisa menjadi gambaran utuh kekuatan tim karena pelatih Igor Tolic melakukan perubahan besar pada susunan pemain.

Baca Juga: 8 Wisata Surabaya Terbaru, Ada Kampung Shanghai hingga Dunia Salju

Persib Lakukan Rotasi Besar

Igor Tolic melakukan rotasi signifikan dalam pertandingan melawan Bali United. Dari starting XI Persib pada laga sebelumnya menghadapi Sabah FC, hanya tiga pemain yang kembali dipertahankan, yakni Patricio Matricardi, Iqhan Tanamal, dan William Baros.

Fitra Maulana dipercaya mengawal gawang Persib. Kiper muda tersebut dinilai mendapat tambahan kepercayaan diri karena memperoleh menit bermain lebih banyak selama pramusim.

Rotasi besar membuat permainan Persib belum sepenuhnya rapi. Sirkulasi bola beberapa kali terlambat, terutama ketika Bali United bermain dengan blok rendah setelah kehilangan satu pemain.

Meski demikian, kedalaman skuad Persib menjadi salah satu hal positif yang terlihat. Bahkan dengan susunan pemain yang dianggap sebagai lapis keempat atau kelima, Persib mampu mengimbangi Bali United yang menurunkan komposisi relatif lebih kuat.

Kondisi itu menjadi keuntungan bagi Igor Tolic dalam mempersiapkan skuad untuk menghadapi berbagai kompetisi musim depan. Persib dijadwalkan tampil di Super League, kompetisi Asia, dan kompetisi domestik lainnya.

Baca Juga: Road Trip ke Dataran Tinggi Dieng, Berburu Sunrise Sikunir hingga Telaga Menjer

Pertahanan Bali United Masih Jadi Sorotan

Di kubu Bali United, pelatih Johnny Jansen hanya melakukan tiga perubahan dalam starting lineup. Bali United mampu tampil agresif dan bahkan mencetak gol lebih dahulu.

Namun, lini pertahanan Bali United kembali menjadi sorotan. Dalam dua pertandingan di Dewata Challenge Series, Bali United telah kemasukan lima gol.

Beberapa gol Persib lahir dari kesalahan di area pertahanan. Salah satunya berawal dari bola yang masuk ke kotak penalti dan berujung pelanggaran terhadap William Baros. Persib kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti yang diselesaikan dengan tenang.

Bali United sempat kembali berada di atas angin setelah memanfaatkan kesalahan pemain Persib. Namun, Persib menunjukkan kedalaman skuad dan mental bertanding untuk terus mengejar hingga akhirnya mencetak gol kemenangan.

Salah satu momen penting terjadi ketika Saddil Ramdani mengirimkan umpan silang yang kemudian dimanfaatkan Balsa Sekulic. Gol tersebut membawa Persib berbalik unggul 3-2 sekaligus memastikan gelar juara.

Pertandingan juga diwarnai kartu merah dan kartu kuning kedua. Thomas Lam harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah, sedangkan pemain Persib juga mendapat hukuman setelah melakukan selebrasi berlebihan.

Meski berstatus pertandingan pramusim, laga Bali United kontra Persib berlangsung seperti partai final. Kedua tim tampil dengan determinasi tinggi dan saling menyerang.

Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Persib, terutama dari sisi kedalaman skuad. Namun, masih terdapat pekerjaan rumah, terutama dalam hal sirkulasi bola dan efektivitas menghadapi pertahanan yang bermain low block.

Bagi Bali United, kekalahan tersebut menjadi evaluasi sebelum kompetisi sebenarnya dimulai. Permainan secara keseluruhan dinilai sudah menunjukkan perkembangan, tetapi kesalahan di lini pertahanan perlu diminimalkan.

Persib kini menatap persiapan menuju kompetisi musim depan dengan status juara turnamen pramusim. Sementara Bali United masih memiliki waktu untuk memperbaiki kekurangan sebelum memasuki persaingan resmi.

Baca Juga: 7 Wisata Surabaya Terbaru dan Populer, Ada Taman Bhineka hingga Mangrove

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Igor Tolic Saddil Ramdani Dewata Challenge Series 2026 persib bandung bali united