TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Persip menjadi juara Dewata Challenge Series 2026 setelah melakukan comeback dan mengalahkan Bali United dengan skor 3-2. Persip sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan Persip menuju musim baru. Sehari sebelum pertandingan, skuad Persip menjalani official training di fasilitas latihan Bali United. Dalam sesi tersebut, salah satu pemain Persip mengatakan persiapan tim berjalan baik dan para pemain ingin meraih kemenangan.
“Of course we wanna win the game,” ujar pemain tersebut saat ditanya mengenai persiapan menghadapi pertandingan.
Pemain itu juga mengungkapkan kondisinya semakin baik setelah menjalani latihan bersama Persip. Ia menyebut pekan sebelum pertandingan terakhir menjadi pekan penuh pertamanya bersama tim.
Selain persiapan tim, pemain tersebut menilai fasilitas latihan yang digunakan Persip memiliki kualitas tinggi. Ia menyebut lapangan dan ruang istirahat berada di level yang sangat baik. Kehadiran sejumlah pemain top dan pemain tim nasional juga membuat persaingan di dalam skuad semakin kompetitif.
“Kita punya banyak top players, national team players,” katanya dalam wawancara.
Baca Juga: Wisata Kota Batu, Kota Sejuk dengan Jatim Park hingga Museum Angkut
Persip Sempat Tertinggal
Dukungan suporter turut mewarnai pertandingan. Dalam video, tribun selatan Stadion Kapten I Wayan Dipta disebut sudah dipenuhi Bobotoh. Para pendukung Persip memberikan dukungan sejak sebelum pertandingan dimulai.
Bali United kemudian mencetak gol pembuka. Gol tersebut disebut dicetak oleh Brandon Jean yang membuat tuan rumah unggul lebih dahulu.
Persip mendapat momentum setelah Bali United harus bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah. Tidak lama kemudian, Persip memperoleh hadiah penalti.
Eksekusi penalti berhasil mengubah keadaan dan membuat Persip mencetak gol. Setelah itu, pertandingan terus berlangsung dengan tekanan dari kedua tim.
Persip akhirnya mampu mencetak gol tambahan hingga berbalik unggul. Skor akhir pertandingan menjadi 3-2 untuk Persip.
Hasil tersebut memastikan Persip keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026. Setelah pertandingan, trofi turnamen diserahkan kepada Persip dan pengalungan medali juga berlangsung.
Baca Juga: Nepal Van Java Magelang, Desa di Ketinggian 1.700 Mdpl dengan Panorama Gunung Sumbing
Pelatih Soroti Fighting Spirit
Pelatih Persip menilai comeback tersebut menunjukkan karakter yang dimiliki para pemain. Ia menegaskan pertandingan belum selesai selama laga masih berjalan dan para pemain terus berusaha memberikan kemampuan terbaik meski berada dalam posisi tertinggal.
“I think it's something that all these player have in themselves. So, it's not over until it's over,” ujar pelatih Persip.
Menurutnya, masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki. Persip disebut masih membutuhkan penyesuaian posisi dan timing agar permainan tim bisa semakin solid.
Pelatih juga memberikan perhatian terhadap kontribusi pemain yang masuk dari bangku cadangan. Menurut dia, para pemain pengganti mampu memberikan tambahan kekuatan ketika dibutuhkan.
Ia menilai semangat juang tersebut menjadi salah satu kekuatan Persip. Apalagi, tim masih berada dalam fase pramusim sehingga masih membutuhkan banyak pembelajaran dan membangun chemistry antarpemain.
“Kita masih butuh banyak pelajaran. Kita masih butuh banyak chemistry,” katanya.
Namun, fighting spirit dinilai penting untuk menghadapi situasi sulit pada kompetisi mendatang. Pelatih menyebut semangat dan rasa lapar untuk menang dibutuhkan ketika tim menghadapi pertandingan berat di liga maupun ACL.
Kemenangan 3-2 atas Bali United akhirnya membawa Persip menjadi juara Dewata Challenge Series 2026. Trofi tersebut menjadi hasil dari pertandingan yang sempat berjalan sulit, sekaligus memberikan modal positif bagi tim dalam persiapan menghadapi musim baru.
Baca Juga: Wisata Kota Batu, Kota Sejuk dengan Jatim Park hingga Museum Angkut
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest