Persib Bandung Jadi Favorit Juara, Kedalaman Skuad dan Lini Belakang Disorot

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:23 WIB
Persib Bandung dinilai punya kedalaman skuad untuk Super League 2026-2027, tetapi lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah (Pinterest).
Persib Bandung dinilai punya kedalaman skuad untuk Super League 2026-2027, tetapi lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Persib Bandung dinilai memiliki modal kuat untuk mengarungi kompetisi Super League 2026-2027. Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan setelah klub berjuluk Maung Bandung itu mendatangkan sejumlah pemain baru. Namun, lini belakang masih menyisakan pekerjaan rumah.

Penilaian tersebut disampaikan pengamat sepak bola Erwin Fitriansyah dalam perbincangan Liputan 6 Sports. Menurut dia, Persib Bandung cukup siap menghadapi empat kompetisi apabila memang harus membagi fokus ke berbagai ajang.

Kedalaman skuad Persib dinilai relatif merata. Sejumlah pemain baru seperti Balsa Seculic, Gabriel Mutombo, Mariano Peralta, serta pemain lainnya disebut memiliki kualitas yang dapat membantu Persib menghadapi jadwal padat.

"Kalau untuk jumlah pemain saya pikir Persib cukup punya modal untuk bisa tampil di empat kompetisi," ujar Erwin dalam perbincangan tersebut.

Meski demikian, Erwin mengingatkan bahwa tantangan Persib pada musim baru tidak ringan. Selain kompetisi domestik, Persib juga harus melewati playoff kompetisi Asia. Lawan pertama yang disebut adalah Manila Digger dari Filipina.

Persib sebelumnya sudah pernah menghadapi Manila Digger dan meraih kemenangan 2-1. Karena pertandingan playoff hanya berlangsung sekali, Erwin menilai Persib tidak boleh melakukan banyak eksperimen.

"One match harus pemain terbaiknya. Enggak boleh coba-coba karena kan hanya satu kesempatan itu aja," katanya.

Jika lolos, tantangan Persib akan semakin berat karena berpotensi menghadapi klub-klub kuat dari Asia. Karena itu, kualitas individu pemain saja tidak cukup. Persib harus mampu membangun kekompakan sebagai sebuah tim.

Baca Juga: Camping di Kiara Manuk Pangalengan, Harga Mulai Rp650 Ribu dengan View Kebun Teh

Lini Belakang Jadi Pekerjaan Rumah

Salah satu perhatian utama Erwin adalah pertahanan Persib di bawah pelatih baru, Igor Tolic. Ia melihat permainan Persib kini cenderung lebih terbuka dan menyerang dibandingkan ketika ditangani Bojan Hodak.

Perubahan gaya tersebut membawa sisi positif karena Persib memiliki banyak pemain berkualitas. Namun, ada kelemahan yang masih terlihat ketika menghadapi serangan balik dan umpan silang dari sisi sayap.

Kebobolan melalui skema crossing disebut kembali terlihat ketika Persib menghadapi Persebaya dan Bali United. Kondisi itu menjadi evaluasi penting sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Artinya lini belakang perlu ada pemain baru" menjadi salah satu catatan yang muncul dalam pembahasan tersebut. Persib juga masih harus mencari formula terbaik setelah kepergian Federico Barba yang dinilai menjadi salah satu pemain penting di lini belakang musim sebelumnya.

Gabriel Mutombo memang sudah menunjukkan kontribusi dengan mencetak gol. Namun, penampilannya dalam turnamen pramusim belum cukup menjadi tolok ukur untuk menilai konsistensi pertahanan Persib sepanjang musim.

Di sisi lain, Balsa Seulic justru disebut sebagai salah satu pemain baru yang paling cepat menunjukkan dampak. Ia mampu mencetak gol dengan beberapa cara dan langsung memperlihatkan kontribusi bagi tim.

Mariano Peralta juga berpotensi menjadi pemain penting. Namun, ia masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi karena persaingan di Persib lebih ketat dibandingkan ketika membela Borneo pada musim sebelumnya.

Baca Juga: 13 Wisata Malang Terbaru dan Populer, Ada Arjuna Geopark hingga Paribendo

Persib, Persija, Persebaya Jadi Kandidat

Selain Persib, Erwin menilai persaingan papan atas Super League 2026-2027 akan melibatkan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Ketiga klub tersebut memiliki ambisi besar pada musim baru.

Persija datang dengan pelatih baru, Shin Tae-yong, serta kombinasi pemain asing dan pemain muda. Penampilan di Piala Presiden memperlihatkan adanya perubahan gaya bermain yang lebih cepat dan menyerang.

Sementara itu, Persebaya membawa modal juara Piala Presiden. Bernardo Tavares juga memiliki kesempatan membangun tim sejak awal musim setelah sebelumnya datang sebagai pelatih pengganti.

Borneo FC juga tetap diperhitungkan meski mengalami banyak perubahan pemain dan memiliki pelatih baru. Di luar kandidat utama, Bali United, Dewa United, Bhayangkara, Persita, dan Arema dinilai berpotensi menjadi kuda hitam.

Pada akhirnya, Erwin menempatkan Persib, Persebaya, dan Persija sebagai tiga tim yang paling mungkin bersaing di papan atas. Namun, ia menegaskan prediksi tersebut belum menentukan urutan akhir klasemen karena pembuktiannya baru terlihat setelah kompetisi berjalan.

Baca Juga: Berburu Embun Upas di Dieng, Suhu 3 Derajat dan Rumput Mulai Membeku

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Super League 2026-2027 Igor Tolic persib bandung persija jakarta persebaya surabaya