TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – Persib Bandung dinilai menjadi salah satu tim yang paling siap menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027. Kesiapan tersebut terlihat dari keberhasilan Maung Bandung menjuarai Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 3-2.
Persib Bandung menunjukkan mental juara dalam laga tersebut. Sempat tertinggal dua kali, tim asuhan Igor Tolic mampu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Gabriel Mutombo pada menit-menit akhir.
Hasil itu sekaligus memperkuat penilaian bahwa Persib Bandung memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk menghadapi musim dengan agenda padat. Selain Liga Super, Persib juga akan tampil di kompetisi antarklub Asia dan Shopee Cup.
Baca Juga: 13 Wisata Malang Terbaru dan Populer, Ada Arjuna Geopark hingga Paribendo
Persib Bandung Punya Kedalaman Skuad
Dalam pembahasan di sebuah podcast sepak bola, sejumlah pengamat menilai perubahan komposisi pemain Persib Bandung berjalan cukup mulus. Kehilangan pemain belakang seperti Nick Kuipers dan kemudian Alberto Rodriguez maupun Barba disebut tidak membuat kekuatan tim mengalami penurunan drastis.
Gabriel Mutombo menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan. Bek tersebut dinilai mampu mengisi posisi yang ditinggalkan Barba dengan cukup baik.
Meski demikian, kualitas Barba masih dianggap berada di atas Mutombo karena pemain asal Italia itu sudah membuktikan konsistensinya selama satu musim. Barba dinilai memiliki ketenangan, kemampuan membaca permainan, duel udara, hingga insting mencetak gol dari situasi bola mati.
Mutombo sendiri masih memiliki waktu untuk membuktikan kemampuannya karena kompetisi resmi baru akan dimulai. Penampilannya di Dewata Challenge Series menjadi modal positif bagi Persib Bandung.
Selain sektor pertahanan, Persib juga melakukan pembenahan di lini tengah dan depan. Kehadiran sejumlah pemain baru dinilai sudah menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan sistem permainan tim.
Salah satu yang paling disorot adalah sektor penyerang. Persib dinilai akhirnya memiliki sosok nomor 9 yang lebih konsisten untuk menjadi tumpuan mencetak gol. Hal tersebut dianggap penting karena pada musim sebelumnya produktivitas striker Persib belum sepenuhnya stabil.
Baca Juga: Persib Bandung Jadi Favorit Juara, Kedalaman Skuad dan Lini Belakang Disorot
Fokus Persib Bandung Bukan Sekadar Kompetisi Domestik
Dengan tiga gelar domestik secara beruntun, Persib Bandung dinilai memiliki target yang lebih tinggi pada musim baru. Kompetisi Asia, khususnya ACL 2, disebut menjadi salah satu prioritas utama.
Persib sebelumnya menghadapi tantangan berat ketika bermain di level Asia. Kualitas skuad yang cukup dominan di kompetisi domestik belum sepenuhnya mampu menghasilkan performa serupa ketika menghadapi lawan dari kawasan Asia.
Karena itu, penambahan pemain dilakukan untuk meningkatkan kedalaman dan kualitas tim. Persib diharapkan mampu melakukan penyesuaian taktik ketika menghadapi lawan Asia, bukan hanya mengandalkan gaya permainan yang digunakan di kompetisi domestik.
Persib juga akan menghadapi persaingan berat di fase grup ACL 2. Kehadiran tim seperti FC Seoul dan Melbourne Victory membuat persaingan diprediksi lebih sulit dibanding musim sebelumnya.
Meski demikian, Persib dinilai tetap memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan posisi atas. Target realistis yang disebut adalah lolos dari fase grup terlebih dahulu.
Kunci lainnya adalah memaksimalkan pertandingan kandang. Persib diharapkan mampu mempertahankan rekor positif ketika bermain di kandang agar peluang lolos ke fase berikutnya semakin besar.
Dengan komposisi pemain yang lebih tebal dan adaptasi pemain baru yang berjalan positif, Persib Bandung kini memiliki modal untuk menghadapi empat kompetisi sekaligus. Tantangan terbesar bagi Igor Tolic adalah menjaga konsistensi sekaligus membawa Persib berbicara lebih jauh di level Asia.
Baca Juga: Guci Forest Tegal, Wisata Alam dengan Pemandian Air Hangat, Glamping hingga Camping
Editor : Fadhilah Salsa Bella