Bernardo Tavares Bongkar Pekerjaan Rumah Persebaya Jelang Super League

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:10 WIB
Bernardo Tavares mengungkap pekerjaan rumah Persebaya jelang Super League 2026-2027, dari fisik, mental, emosi hingga disiplin permainan (Pinterest).
Bernardo Tavares mengungkap pekerjaan rumah Persebaya jelang Super League 2026-2027, dari fisik, mental, emosi hingga disiplin permainan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Bernardo Tavares masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Persebaya Surabaya sebelum menghadapi pertandingan pertama Super League 2026-2027. Aspek fisik, mental, pengendalian emosi, hingga kedisiplinan menjalankan detail permainan menjadi perhatian pelatih asal Portugal tersebut.

Persebaya dijadwalkan menghadapi Bayangkara Presisi Lampung FC pada 5 September 2026. Waktu yang tersisa sebelum laga tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan skuad setelah menjalani pemusatan latihan di Thailand.

Tavares ingin pemain memiliki daya tahan yang cukup untuk mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit. Setelah pemain mendapatkan waktu pemulihan, tim pelatih akan kembali mengevaluasi kondisi masing-masing pemain.

"Setelah mendapatkan waktu untuk pemulihan, kami akan melihat pemain yang kondisinya paling siap. Dari situ kami bisa kembali meningkatkan stamina, kondisi fisik, dan mental mereka," jelas Tavares.

Kondisi fisik menjadi perhatian karena pada kompetisi resmi Persebaya tidak akan mendapatkan keleluasaan melakukan pergantian pemain sebanyak saat pramusim. Karena itu, pemain dituntut mampu menjaga kondisi fisik dan konsentrasi sepanjang pertandingan.

"Kami masih harus bekerja keras karena di kompetisi nanti. Kami tidak akan memiliki kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim. Karena itu, kondisi fisik dan fokus selama 90 menit harus terus ditingkatkan," ucap Tavares.

Baca Juga: Megawati Hangestri Hadapi Tim Kim Yeon-koung, Debut di Hyundai Makin Menegangkan

Emosi dan Detail Permainan Jadi Sorotan

Selain kebugaran, Tavares meminta pemain lebih mampu mengendalikan emosi ketika berada di lapangan. Reaksi berlebihan terhadap keputusan wasit dinilai dapat merugikan tim.

"Kami harus belajar mengontrol emosi ketika menghadapi keputusan wasit. Jika terlalu terbawa suasana, risiko mendapatkan kartu kuning akan makin besar," tambahnya.

Disiplin dalam menjalankan detail permainan juga menjadi bagian dari evaluasi. Hal-hal sederhana seperti lemparan ke dalam, transisi, dan situasi bola mati tetap harus mendapatkan perhatian.

Tavares mengingatkan pemain agar tidak kehilangan fokus terhadap bola maupun situasi di sekitarnya. Menurutnya, detail kecil dapat menjadi bagian penting ketika Persebaya menghadapi pertandingan kompetitif.

Pekerjaan rumah tersebut juga terlihat dari pertandingan terakhir pramusim melawan Penang FC. Persebaya memang berhasil menang 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada 15 Agustus 2026. Gol tunggal Bajul Ijo dicetak Walbermota pada menit ke-79 melalui tendangan salto setelah mengontrol bola di dalam kotak penalti.

Namun, kemenangan itu tidak membuat seluruh persoalan dianggap selesai. Persebaya masih beberapa kali mendapatkan tekanan dari Penang FC, meski lawannya bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.

Rahmat Irianto menilai pertandingan tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan sekaligus kekurangan yang masih harus diperbaiki.

"Pertandingan ini menjadi pembelajaran penting bagi kami sebelum mematangkan persiapan menghadapi Liga Indonesia. Kami bisa mengukur perkembangan tim saat menghadapi lawan yang bagus," ujar pemain yang akrab disapa Rian tersebut.

Baca Juga: Megawati Hangestri Jadi Andalan Baru Hyundai, Laga Lawan Wonder Dogs Jadi Ujian Awal

TC Thailand Digelar Tertutup

Persebaya memulai pemusatan latihan di Thailand pada 19 Agustus 2026 setelah rombongan tiba di Bangkok sehari sebelumnya. Skuad kemudian melanjutkan perjalanan ke salah satu kota di Thailand untuk menjalani TC hingga 27 Agustus.

Klub juga meminta pengertian dari Bonek dan seluruh pendukung terkait minimnya informasi selama pemusatan latihan. Sejumlah sesi latihan digelar secara tertutup karena tim membutuhkan privasi menjelang kompetisi.

"Tim butuh privasi dan latihan tertutup menjelang Super League," tulis pernyataan resmi Persebaya.

Tavares menegaskan hasil positif selama pramusim tidak boleh membuat Persebaya berpuas diri. Setiap pertandingan tetap menjadi bahan evaluasi untuk menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.

"Target utama kami tetap mempersiapkan tim. Karena itu beberapa pemain juga kami coba di posisi yang berbeda," tandasnya.

Langkah tersebut dilakukan karena Persebaya tidak hanya akan menghadapi Super League. Tavares juga ingin pemain lokal memiliki kesiapan untuk tampil di berbagai posisi ketika tim menjalani kompetisi lainnya.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Persebaya memiliki kesempatan memperbaiki berbagai detail sebelum pertandingan resmi dimulai. Fisik, fokus, mental, pengendalian emosi, serta fleksibilitas pemain menjadi bagian dari pekerjaan rumah Tavares untuk membawa Bajul Ijo lebih siap menghadapi musim 2026-2027.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bawa Hyundai Menang 3-0, Mantan Pelatih Red Sparks Buka Suara

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Bernardo Tavares Super League 2026-2027 TC Persebaya Rahmat Irianto persebaya surabaya