Megawati Hangestri Pertiwi Buka Babak Baru di Hyundai Hill State, Ini Tantangannya

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:20 WIB
Megawati Hangestri memulai babak baru bersama Hyundai Hill State di Liga Voli Korea 2026-2027 dengan tantangan chemistry dan lawan mantan klub (Pinterest).
Megawati Hangestri memulai babak baru bersama Hyundai Hill State di Liga Voli Korea 2026-2027 dengan tantangan chemistry dan lawan mantan klub (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Megawati Hangestri Pertiwi memasuki babak baru dalam kariernya di Liga Voli Korea Selatan bersama Hyundai Hill State. Setelah dua musim memperkuat Red Sparks, pevoli Indonesia tersebut kini menghadapi tantangan baru, termasuk membangun chemistry dengan rekan setim dan beradaptasi dengan skema permainan klub barunya.

Kepindahan Megawati ke Hyundai Hill State membuat persaingan Liga Voli Korea musim 2026-2027 semakin menarik. Kehadirannya bukan hanya menambah opsi kekuatan serangan Hill State, tetapi juga menghadirkan cerita emosional karena ia akan berhadapan dengan Red Sparks, klub yang menjadi rumahnya selama dua musim.

Dalam transkrip video, Megawati disebut tetap diproyeksikan menjalankan peran sebagai opposite hitter. Posisi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam skema serangan karena memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan poin.

Pengalaman Megawati selama dua musim di Korea Selatan menjadi modal penting. Ia sudah merasakan ketatnya persaingan, atmosfer pertandingan, karakter permainan lawan, hingga tuntutan fisik yang harus dihadapi pemain asing di kompetisi tersebut.

Dengan pengalaman itu, proses adaptasi Megawati di Hyundai Hill State dinilai berpeluang berlangsung lebih cepat dibanding ketika pertama kali bermain di Korea Selatan. Ia tidak lagi datang sebagai pemain yang sepenuhnya asing dengan atmosfer kompetisi tersebut.

Baca Juga: Naylatul Lestari Lewat Tari, Temukan Ruang Ekspresi Bisa Percaya Diri

Chemistry dengan Kim Dain Jadi Kunci

Salah satu pekerjaan penting Megawati di klub barunya adalah membangun koneksi dengan setter utama Hyundai Hill State, Kim Dain.

Dalam skema permainan bola voli, hubungan antara setter dan opposite hitter sangat menentukan efektivitas serangan. Kim Dain akan memiliki tugas mengatur umpan, sementara Megawati harus memahami karakter umpan serta pola permainan sang setter.

Keduanya membutuhkan waktu untuk menemukan ritme terbaik. Ketepatan umpan dan timing serangan dapat menjadi faktor pembeda, terutama ketika Hill State menghadapi pertandingan dengan persaingan ketat.

Tantangan tersebut semakin menarik karena Megawati diproyeksikan menjadi bagian dari kombinasi serangan bersama pemain asing lainnya, Jordan Wilson. Kehadiran keduanya memberikan Hill State tambahan opsi dalam membangun serangan.

Namun, kombinasi pemain dengan kualitas individu saja belum cukup. Komunikasi dan pemahaman antar pemain tetap menjadi faktor penting agar variasi serangan Hill State bisa berjalan efektif.

Baca Juga: Angkutan Pelajar Masih Andalkan Mobil Pelat Merah Siapkan Rp 391 Juta, Keterlibatan MPU Masih Tunggu

Megawati Akan Hadapi Mantan Klub

Musim baru juga akan menghadirkan momen emosional bagi Megawati. Ia dijadwalkan menghadapi mantan klubnya, Red Sparks, pada pertandingan yang disebut dalam transkrip berlangsung 4 November.

Laga tersebut menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian karena untuk pertama kalinya Megawati akan berhadapan dengan tim yang diperkuatnya selama dua musim di Korea Selatan.

Sebelum bergabung dengan Hyundai Hill State, Megawati juga disebut sempat tampil bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Pelatih kepala Hyundai Hill State, Kang Sanong, dalam transkrip disebut memantau langsung performa Megawati ketika bermain bersama klub tersebut sebelum proses perekrutan dilakukan.

Menariknya, bagian awal transkrip sempat memuat klaim mengenai kemenangan dramatis Hyundai Hill State serta komentar pujian dari pemain Thailand, Tanacha Suksot, dan kritik dari pelatih Alessandro Lodi. Namun, narasi tersebut kemudian secara eksplisit dinyatakan sebagai karangan dan hoaks oleh pembuat video.

Karena itu, klaim mengenai komentar Tanacha Suksot maupun sindiran Alessandro Lodi tidak dapat dijadikan fakta dalam pemberitaan ini.

Fakta yang menjadi fokus adalah perjalanan baru Megawati bersama Hyundai Hill State. Dengan pengalaman dua musim di Korea Selatan, peran sebagai opposite hitter, serta tantangan membangun koneksi dengan Kim Dain dan pemain lainnya, musim 2026-2027 menjadi kesempatan bagi Megawati untuk kembali menunjukkan kemampuannya di kompetisi tersebut.

Pertandingan melawan Red Sparks juga akan menjadi ujian tersendiri. Selain menghadapi mantan klub, Megawati harus membuktikan bahwa proses adaptasinya bersama Hyundai Hill State mampu menghasilkan permainan yang efektif sejak kompetisi resmi bergulir.

Baca Juga: Bicara Digitalisasi, Pengurus Muslimat dan Fatayat NU Trenggalek Digembleng Pelatihan AI

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Hyundai Hill State Red Sparks Liga Voli Korea Megawati Hangestri proliga 2026