TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Megawati Hangestri Pertiwi memasuki babak baru bersama Hyundai Hill State dengan peran yang berbeda. Pemain Indonesia tersebut diproyeksikan sebagai opposite hitter, sementara Jordan Wilson dari Amerika Serikat akan mengisi posisi outside hitter. Kombinasi dua pemain asing di sektor serangan ini menjadi salah satu proyek Hyundai untuk menghadapi VIK 2026-2027.
Megawati resmi direkrut Hyundai sebagai pemain kuota Asia. Ia datang setelah melewati dua musim bersama Red Sparks dan sudah memahami persaingan serta tekanan bermain di kompetisi Korea.
Selama membela Red Sparks, Megawati disebut menjadi salah satu pusat permainan. Ia kerap dipercaya ketika tim membutuhkan poin, terutama saat pertandingan memasuki situasi sulit. Pengalaman tersebut membuat kepindahannya ke Hyundai memiliki konteks berbeda dibanding ketika pertama kali bermain di Korea.
Pada musim 2024-2025, Megawati disebut membawa Red Sparks hingga mencapai final. Ia juga mencatatkan 802 poin dan menjadi salah satu penyerang paling produktif di kompetisi.
Kini, tantangan utama Megawati bukan lagi sekadar beradaptasi dengan kompetisi Korea. Ia harus membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya, terutama Jordan Wilson yang akan menjadi pasangan pemain asingnya di lini serang.
Baca Juga: Naylatul Lestari Lewat Tari, Temukan Ruang Ekspresi Bisa Percaya Diri
Duet dari Dua Sisi Serangan
Hyundai membangun kekuatan asingnya di dua posisi serangan berbeda. Megawati akan beroperasi sebagai opposite hitter di sisi kanan, sedangkan Wilson menjadi outside hitter di sisi kiri.
Secara taktik, komposisi tersebut memberikan Hyundai lebih dari satu pilihan serangan. Lawan tidak hanya harus mengantisipasi Megawati, tetapi juga menghadapi ancaman Wilson dari sisi berlawanan.
Jika pertahanan terlalu fokus menutup jalur serangan Megawati, Wilson berpotensi mendapatkan ruang lebih besar di sisi kiri. Sebaliknya, ketika blok lawan mengalihkan perhatian kepada outside hitter asal Amerika Serikat tersebut, Megawati dapat memperoleh situasi serangan yang lebih menguntungkan.
Namun, kombinasi tersebut tidak otomatis membuat Hyundai menjadi tim yang sulit dihentikan. Kunci berikutnya berada pada distribusi bola yang seimbang.
Setter Hyundai harus mampu membuat pertahanan lawan terus menebak arah serangan. Serangan dari tengah juga perlu tetap hidup, sementara outside hitter lokal harus memberikan ancaman agar lawan tidak hanya memusatkan perhatian kepada dua pemain asing.
Jika bola terlalu sering diarahkan kepada Megawati dan Wilson, pertahanan lawan pada akhirnya dapat membaca pola permainan. Sebaliknya, apabila seluruh lini serangan aktif, duet tersebut berpotensi menjadi bagian penting dari sistem ofensif Hyundai.
Baca Juga: Bicara Digitalisasi, Pengurus Muslimat dan Fatayat NU Trenggalek Digembleng Pelatihan AI
Jordan Wilson Bawa Karakter Berbeda
Wilson dipilih Hyundai sebagai outside hitter dengan karakter permainan yang berbeda dari Megawati. Dalam transkrip, Wilson menggambarkan dirinya sebagai pemain energik dengan semangat kompetitif yang kuat.
Ia juga ingin memberikan kontribusi dalam serangan dan permainan tim. Perbedaan karakter antara Wilson dan Megawati justru disebut dapat menjadi kekuatan ketika keduanya mulai bermain bersama.
Megawati membawa pengalaman, ketenangan, serta pemahaman terhadap ritme kompetisi Korea. Sementara Wilson hadir dengan energi baru dan pengalaman yang berbeda ketika memasuki kompetisi tersebut.
Megawati sendiri sudah beberapa kali membangun duet dengan pemain asing selama kariernya di Red Sparks. Pada musim pertamanya, ia bermain bersama Giovana Milana. Pada musim berikutnya, Vanja Bukilic menjadi tandemnya.
Kini, Jordan Wilson menjadi pasangan asing baru dalam proyek Hyundai Hill State.
Situasi tersebut membuat musim baru menjadi tantangan berbeda bagi Megawati. Ia tidak lagi harus membuktikan kemampuannya bertahan di kompetisi Korea, melainkan membangun kombinasi baru dalam sistem permainan Hyundai.
Pertanyaan besarnya adalah seberapa cepat chemistry Megawati dan Wilson terbentuk. Jika distribusi bola berjalan seimbang dan seluruh lini serangan mampu memberikan ancaman, duet dari sisi kanan dan kiri tersebut dapat menjadi salah satu senjata Hyundai dalam menghadapi persaingan VIK 2026-2027.
Baca Juga: Shrimp Army Pilih Gelar Kompetisi di Tulungagung
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest