TRENGGALEK - Laga pramusim antara Suwon Hyundai E&C Hillstate menghadapi Wonder Dogs berlangsung sengit dan menarik perhatian besar pencinta bola voli. Pertandingan sengit yang berjalan ketat hingga lima set tersebut menjadi sorotan utama karena menjadi panggung debut bagi opposite ternama asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Setelah melalui pertarungan yang menguras fisik dan mental, Hyundai Hillstate akhirnya berhasil menutup laga dengan kemenangan tipis 3-2 atas Wonder Dogs. Namun, bukan hanya skor akhir yang menjadi bahan perbincangan hangat, melainkan pengakuan mengejutkan yang disampaikan oleh middle blocker Wonder Dogs, Moon Myeong-hwa, sesaat setelah pertandingan usai.
Dalam sesi wawancara selepas laga, Moon Myeong-hwa secara terbuka mengungkapkan rasa terkejutnya saat harus berhadapan langsung dengan benteng serangan Megawati Hangestri di depan net. Sebagai seorang middle blocker berpengalaman, Moon Myeong-hwa mengaku sudah mengantisipasi dan memperkirakan arah serangan yang mungkin dilancarkan oleh Megawati. Akan tetapi, ketika Megawati benar-benar melepaskan pukulan kerasnya, kecepatan serta daya ledak bola yang meluncur ternyata berada jauh di luar perkiraan dan bayangannya.
Kerasnya spike dari pemain berjuluk Megatron tersebut bahkan membuat Moon Myeong-hwa merasa terancam di area pertahanan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya hampir saja terkena hantaman bola secara langsung ketika mencoba melakukan pembendungan. Meskipun posisi badannya sudah siap untuk melakukan loncatan dan membendung bola, laju cepat bola hasil pukulan Megawati membuatnya terperangah. Kecepatan bola yang sangat berbeda dari perkiraan awal memaksa sang pemain berpikir ulang di udara demi keselamatan fisiknya.
Moon Myeong-hwa bahkan secara jujur mengakui sempat terlintas pikiran untuk membatalkan aksi pembendungan bola tersebut. Ia merasa jika tetap memaksakan tangannya untuk membendung serangan Megawati, bola keras itu bisa saja menghantam bagian tangan atau bahkan kepalanya secara langsung. Moon Myeong-hwa menyadari betul bahwa hantaman bola dengan kecepatan setinggi itu akan terasa sangat menyakitkan jika mengenai tubuhnya. Selama ini ia hanya mendengar cerita dari orang-orang mengenai betapa dahsyatnya pukulan Megawati, namun setelah membuktikannya sendiri di lapangan, ia baru benar-benar memahami momok menakutkan dari serangan pemain asal Indonesia tersebut.
Pengalaman berhadapan langsung dengan Megawati menjadi momen yang sangat sulit dilupakan bagi Moon Myeong-hwa. Usai pertandingan pramusim yang menegangkan tersebut, ia menegaskan akan tampil jauh lebih berhati-hati dan melakukan persiapan matang jika harus kembali berhadapan dengan dentuman serangan Megawati pada laga-laga berikutnya. Kendati demikian, Moon Myeong-hwa tetap melayangkan apresiasi tinggi kepada Megawati karena kehadiran pemain berkualitas seperti Megawati dinilainya mampu membuat kompetisi menjadi jauh lebih kompetitif, menarik, serta penuh drama yang dinantikan oleh para penggemar.
Di sisi lain, Megawati Hangestri juga menerima kabar yang sangat menggembirakan menjelang bergulirnya kompetisi V-League musim 2026/2027 bersama Hyundai Hillstate. Korea Volleyball Federation (KOVO) dikabarkan resmi membatalkan rencana penerapan regulasi baru yang sebelumnya sempat berpotensi membatasi kuota serta ruang gerak pemain asing asal Asia di liga Korea Selatan. Keputusan strategis ini tentu menjadi angin segar bagi Megawati yang tengah bersiap mengarungi musim perdananya bersama Hyundai Hillstate setelah memutuskan hengkang dari klub lamanya, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, yang telah dibelanya selama dua musim penuh.
Batalnya penerapan aturan pembatasan regulasi tersebut membuat Megawati kini bisa lebih tenang dan fokus dalam mempersiapkan kondisi fisik serta mentalnya. Saat ini, Megawati telah aktif mengikuti program latihan bersama Hyundai Hillstate demi membangun chemistry dan pemahaman taktik yang solid bersama rekan-rekan barunya. Pelatih kepala Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, juga telah menempatkan Megawati sebagai elemen vital dalam skema permainan tim, di mana ia diproyeksikan bakal bahu-membahu bersama setter Kim Da-in untuk membongkar pertahanan lawan sekaligus membantu klub mempertahankan gelar juara V-League.
Setelah sempat absen pada ajang Women Volleyball Top Club Super Match 2026 di Jeju akibat aturan turnamen yang melarang pemain asing tampil, panggung debut resmi Megawati kini tertuju pada turnamen pramusim KOVO Cup 2026. Ajang pemanasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 18 Oktober 2026, sebelum kompetisi reguler V-League resmi ditabuh pada 31 Oktober 2026.
Tidak hanya memberikan dampak besar dari segi teknis permainan di dalam lapangan, kedatangan Megawati Hangestri juga memberikan efek domino yang luar biasa bagi popularitas Hyundai Hillstate di dunia maya. Akun media sosial Instagram resmi milik Hyundai Hillstate mengalami lonjakan jumlah pengikut yang sangat signifikan sejak mereka mengumumkan perekrutan Megawati secara resmi. Per tanggal 25 Juli 2026, jumlah pengikut Instagram klub tersebut tercatat melonjak tajam hingga menembus angka sekitar 168.000 pengikut. Lonjakan drastis ini membuktikan betapa besarnya daya tarik serta pengaruh dari basis pendukung Megawati asal Indonesia, yang kini mengalihkan perhatian dan dukungan penuh mereka kepada perjalanan karier sang bintang di klub terbarunya.
Sumber : youtube