TRENGGALEK - Pevoli putri kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, sukses melakoni laga debut tidak resminya bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate dengan catatan gemilang. Tampil dalam pertandingan persahabatan pramusim melawan Pilsung Wonder Dogs pada Kamis malam di Jamsil Students' Gymnasium, Seoul, Megawati berhasil mengantarkan tim barunya meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 tanpa balas. Kemenangan ini sekaligus menandai kiprah awal sang pemain berjuluk Megatron itu berseragam Hyundai Hillstate untuk menyongsong kompetisi Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026-2027.
Atmosfer pertandingan uji coba tersebut sudah terasa membara bahkan sebelum laga dimulai. Tiket pertandingan yang dijual secara daring dilaporkan ludes terjual hanya dalam kurun waktu dua menit. Ribuan pasang mata yang memadati tribun stadion serta jutaan pasang penonton melalui tayangan streaming menjadi saksi penampilan tajam Megawati di lapangan. Laga ini sekaligus menjadi panggung penantian panjang bagi Megawati setelah sebelumnya terpaksa absen di ajang Women's Volleyball Top Club Super Match 2026 akibat kendala regulasi administrasi pemain asing.
Laga tersebut juga menghadirkan drama emosional karena mempertemukan Megawati dengan legenda hidup voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung, yang bertindak sebagai pelatih tim Pilsung Wonder Dogs dalam program Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 di saluran MBC. Kehadiran Megawati serta rekrutan anyar Jordan Wilson terbukti langsung mendongkrak performa Hyundai Hillstate di bawah asuhan pelatih Kang Sung-hyung. Hal ini terlihat kontras dibanding turnamen Jeju Super Match sebelumnya saat Hyundai Hillstate mengalami kekalahan berturut-turut ketika tampil tanpa kehadiran Megawati dan Jordan Wilson.
Di balik selebrasi kemenangan Hyundai Hillstate, aksi memukau Megawati memancing reaksi emosional dari mantan pelatihnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin. Pelatih yang pernah menangani Megawati selama dua musim tersebut melontarkan pengakuan jujur yang mengejutkan publik. Ko Hee-jin mengakui bahwa kehilangan pemain paspor Indonesia itu merupakan kerugian paling mendalam bagi Red Sparks musim ini. Ia bahkan berseloroh jika waktu bisa diputar kembali, dirinya akan berjuang habis-habisan agar Megawati tetap bertahan membela Red Sparks.
Sementara itu, kapten tim Red Sparks sekaligus sahabat dekat Megawati, Yeum Hye-seon, memberikan tanggapan bernada pujian usai menyaksikan debut sang mantan rekan setim. Yeum Hye-seon menilai penampilan Megawati pada laga uji coba tersebut sebenarnya belum menunjukkan seluruh kemampuan terbaiknya, namun sudah mampu menghasilkan gempuran yang sangat mematikan bagi lini pertahanan lawan. Menurutnya, potensi ancaman yang dibawa Megawati akan jauh lebih besar dan mengerikan sewaktu kompetisi resmi V-League bergulir secara penuh nanti.
Bagi Hyundai Hillstate, hasil manis 3-0 atas Pilsung Wonder Dogs bukan sekadar laga pemanasan biasa, melainkan sinyal bahaya bagi seluruh kontestan V-League. Sementara bagi Red Sparks, kepindahan mantan pemain andalannya itu memaksa mereka bersiap menghadapi persaingan sengit melawan Megawati sebagai rival berat di lapangan. Kemenangan ini memberikan modal kepercayaan diri yang sangat berharga bagi pelatih Kang Sung-hyung untuk terus mematangkan kombinasi strategi, membangun chemistry antar pemain, serta memantapkan persiapan tim menjelang bergulirnya musim kompetisi resmi.
Sumber : youtube