TRENGGALEK - Debut resmi Megawati Hangestri Pertiwi bersama klub barunya, Suwon Hyundai Hillstate, tidak disambut dengan jalan yang mulus. Berhadapan dengan Pilsung Wonder Dogs dalam laga pramusim jelang menyongsong KOVO Cup dan V-League musim 2026-2027, Hyundai Hillstate harus melewati pertarungan sengit dan meletihkan sepanjang lima set penuh sebelum akhirnya mengunci kemenangan dramatis dengan skor tipis 3-2.
Di tengah situasi laga yang berada di titik nadir dan penuh tekanan, Megawati hadir sebagai sosok juru selamat. Pevoli asal Jember, Jawa Timur, tersebut sukses membukukan 12 spike presisi yang semuanya lahir di momen-momen krusial, terutama pada set kelima yang menjadi penentu kemenangan.
Sejak set awal, Wonder Dogs tampil sangat agresif dengan memanfaatkan belum padunya koordinasi benteng pertahanan dan rotasi permainan Hyundai. Servis-servis menukik dari pemain Wonder Dogs sempat merusak receive (penerimaan bola pertama) Hyundai, sehingga setter kesulitan menyusun alur serangan. Akibatnya, Hyundai sempat tertinggal dan kehilangan ritme bertanding.
Baca Juga: Pukulan Tembus 90 Km/Jam, Megawati Hangestri Pertiwi Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Asia 2026
Melihat situasi darurat tersebut, pelatih Hyundai melakukan penyesuaian strategi di pertengahan laga. Megawati tidak hanya diplot sebagai eksekutor utama di garis depan, melainkan juga difungsikan sebagai pemecah kebuntuan melalui serangan back-row attack dari garis belakang. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik kebangkitan Hyundai Hillstate.
Secara statistik, 12 poin serangan yang dicatatkan Megawati mencerminkan efisiensi serangan (attack success rate) yang sangat tinggi untuk seorang pemain yang baru pertama kali merumput dalam pertandingan kompetitif bersama tim baru. Variasi arah pukulan Megawati—mulai dari cross spike tajam hingga tembakan garis lurus (straight)—berhasil menembus block rapat yang dibangun para pemain Wonder Dogs.
Keberanian Megawati dalam mengambil keputusan pada poin-poin kritis set kelima menjadi bukti ketenangan mentalnya di atas lapangan. Saat kedudukan imbang dan ruang untuk melakukan kesalahan sangat tipis, bola-bola tanggung yang diarahkan kepadanya sukses dikonversi menjadi poin kemenangan berkat kecerdikan Megawati membaca celah di area pertahanan lawan.
Meski menjadi pahlawan kemenangan tim, Megawati tetap menunjukkan sikap rendah hati selepas pertandingan. Dalam wawancara resmi pasca-laga, pemain bertinggi 185 cm ini menegaskan bahwa hasil manis ini merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim yang menolak untuk menyerah.
"Kami masih dalam proses penyesuaian formasi dan terus belajar satu sama lain. Bagi saya pribadi, yang terpenting bukan berapa banyak poin yang bisa saya cetak, tetapi bagaimana kami sebagai satu tim merespons tekanan saat berada dalam posisi tertinggal," ujar Megawati dengan penuh kerendahan hati.
Sikap profesional dan kemauan Megawati untuk mengutamakan kolektivitas tim mendapat apresiasi besar dari jajaran pelatih serta rekan-rekan setimnya. Proses adaptasinya bersama sistem permainan Hyundai dinilai berjalan sangat cepat. Megawati tidak canggung untuk mengambil tanggung jawab besar saat alur serangan pertama tim tidak berjalan sempurna.
Pertandingan lima set melawan Wonder Dogs ini memberikan gambaran realistis bagi Hyundai Hillstate bahwa perjalanan di musim baru 2026-2027 tidak akan berjalan mudah. Koordinasi block, perbaikan receive, serta variasi alur umpan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum KOVO Cup resmi bergulir.
Namun, kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi telah memberikan dimensi baru dalam skema penyerangan Suwon Hyundai Hillstate. Lawan kini tidak bisa lagi hanya berfokus menjaga satu sisi serangan, karena Megawati terbukti mampu menebar ancaman mematikan dari berbagai sudut lapangan. Kemenangan dramatis ini sekaligus menegaskan bahwa Megawati siap menjawab ekspektasi tinggi publik voli Korea Selatan dan Indonesia untuk kembali tampil dominan di kancah internasional.
Baca Juga: Cetak 38 Poin, Megawati Hangestri Pertiwi Buat Pelatih Klub Jepang Terperangah
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube