TRENGGALEK – Gelombang kekaguman terhadap pevoli putri asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, terus berhembus kencang di panggung kompetisi bola voli tertinggi Korea Selatan, V-League. Legenda hidup sekaligus Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan pemain berjuluk Megatron tersebut. Kim Yeon-koung menilai keberadaan Megawati di dalam skuad Suwon Hyundai E&C Hillstate telah mengubah klub tersebut menjadi armada paling lengkap, tangguh, dan menakutkan di liga musim ini.
Pengakuan dari Kim Yeon-koung didasarkan pada statistik impresif serta tingkat efisiensi serangan Megawati yang konsisten berada di jajaran pilar atas liga. Berada di bawah asuhan pelatih kepala Kang Sung-hyung, Megawati sukses membentuk benteng penyerangan simetris yang sangat mematikan. Berduet dengan outside hitter Jordan Wilson, pengatur serangan Kim Da-in, serta middle blocker veteran Yang Hyo-jin, kehadiran Megawati di posisi opposite hitter memberi ancaman ganda dari zona 2 maupun serangan garis belakang (pipe attack) saat terjadi situasi penerimaan bola pertama yang kurang sempurna.
Pujian dari legenda terbesar voli Korea tersebut disambut hangat oleh jajaran pelatih dan manajemen Hyundai Hillstate. Pelatih kepala Kang Sung-hyung menyebut sanjungan Kim Yeon-koung sebagai bukti nyata atas kerja keras Megawati dan seluruh tim di lapangan. Senada dengan sang pelatih, outside hitter Jordan Wilson dan setter Kim Da-in turut mengakui bahwa kepribadian Megawati yang hangat serta konsistensi pukulan petirnya memberi suntikan energi positif yang besar bagi kekompakan ruang ganti tim.
Menanggapi berbagai pujian tersebut, Megawati Hangestri mengaku sangat terharu dan merasa terhormat. Pemain asal Jember ini menegaskan bahwa pencapaiannya sejauh ini merupakan buah dari kerja sama solid seluruh elemen tim, jajaran pelatih, serta dukungan fans. Megawati berkomitmen untuk terus tampil rendah hati, bekerja keras, dan memberikan performa terbaik demi membawa Suwon Hyundai Hillstate mengamankan tahta juara di kompetisi V-League.
Dampak fenomena Megatron di Korea Selatan kini bahkan telah melampaui panggung olahraga konvensional. Penerapan kuota pemain Asia (Asian Quarter) dinilai menemukan bentuk terbaiknya lewat sosok Megawati, yang tidak hanya membawa revolusi taktis di lapangan, tetapi juga mendongkrak rating penyiaran internasional, mendorong lonjakan penjualan tiket di Suwon Gymnasium, serta mempererat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Korea Selatan.
Sumber : youtube