7 Opposite Hitter Asing Jadi Rival Megawati di V-League 2026-2027

Cendikiawan Tristan Valentino • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:15 WIB
Megawati Hangestri bakal menghadapi tujuh opposite hitter asing yang menjadi tumpuan serangan klub masing-masing di V-League 2026-2027.
Megawati Hangestri bakal menghadapi tujuh opposite hitter asing yang menjadi tumpuan serangan klub masing-masing di V-League 2026-2027.

 

JAKARTA - Persaingan posisi opposite hitter di V-League putri musim 2026-2027 bakal menghadirkan sejumlah pemain asing. Megawati Hangestri Pertiwi menjadi satu-satunya opposite hitter asal Asia Tenggara yang disebut berada di antara tujuh opposite asing yang diproyeksikan menjadi tumpuan serangan klub masing-masing.

Megawati akan menjalani musim baru bersama Hyundai Hillstate. Statusnya sebagai satu-satunya opposite hitter asal Asia Tenggara membuat kiprahnya menjadi salah satu perhatian dalam kompetisi musim 2026-2027.

Sejumlah klub sudah memiliki pemain asing yang akan menjadi pesaing Megawati. Red Sparks, misalnya, memiliki Huizong dari China. Pemain tersebut digambarkan mempunyai postur tinggi serta kemampuan yang kuat.

Kehadiran Huizong membuat persaingan di posisi opposite hitter semakin beragam. Megawati disebut perlu mewaspadai pemain asal China tersebut ketika keduanya berada dalam pertandingan.

Baca Juga: PHBN Desa Karangtengah Meriah Warga Kompak Lestarikan Budaya

Berikutnya terdapat Moma Basoko yang memperkuat HP. Pemain asal Kamerun itu sebenarnya bukan lawan yang benar-benar asing bagi Megawati. Keduanya telah beberapa kali bertemu sehingga Megawati memiliki pengalaman menghadapi permainan Moma.

GS Caltex juga mempunyai opposite hitter asal Kuba, Gisel Silva. Sama seperti Moma, Gisel sudah beberapa kali berhadapan dengan Megawati. Pengalaman pertemuan sebelumnya membuat duel keduanya menjadi salah satu persaingan yang sudah cukup dikenal.

Soppers kemudian memiliki Audriana Visoris dari Amerika Serikat. Pemain tersebut disebut mempunyai spesifikasi permainan yang cukup keras. Karena itu, Megawati harus memberikan perhatian ketika menghadapi Audriana.

Sementara itu, IBK Altos memiliki Victoria Dank dari Ukraina. Nama tersebut kembali masuk dalam daftar lawan yang sudah pernah dihadapi Megawati. Keduanya disebut sudah sering bertemu sehingga Megawati dinilai seharusnya sudah mengetahui titik kelemahan lawannya.

Baca Juga: Tirtha Pure Laris Manis, PDAM Tirta Wening Tambah Kapasitas Produksi

Berbeda dari beberapa pemain sebelumnya, Yeny Kindelan dari Pink Spiders menjadi nama yang belum pernah dihadapi Megawati. Pemain asal Kuba tersebut disebut memiliki permainan yang bagus dengan kemampuan serangan yang kuat.

Di sisi lain, Megawati sendiri akan menjadi opposite hitter Hyundai Hillstate. Kehadirannya melengkapi daftar pemain yang menjadi tumpuan serangan klub masing-masing pada musim baru.

Persaingan tersebut juga menunjukkan bahwa Megawati akan menghadapi karakter lawan yang berbeda. Ada pemain yang sudah dikenalnya dari pertemuan sebelumnya, tetapi ada pula lawan yang baru akan dihadapinya.

Faktor pengalaman menjadi salah satu hal yang dapat membantu Megawati menghadapi sejumlah rival. Moma Basoko, Gisel Silva, dan Victoria Dank merupakan pemain yang sudah beberapa kali bertemu dengannya.

Baca Juga: Merawat Kenangan di Kampung Halaman Menemukan Cerita Baru di Negeri Kanguru Tata Kelola Sampah Terta

Namun, Yeny Kindelan menghadirkan tantangan berbeda karena belum pernah bertemu dengan Megawati. Sementara Huizong dan Audriana Visoris juga disebut sebagai pemain yang perlu diwaspadai karena kemampuan permainan mereka.

Dengan Hyundai Hillstate sebagai klub yang diperkuatnya, Megawati akan berusaha melewati persaingan di antara para opposite hitter asing tersebut. Musim 2026-2027 pun menjadi panggung baru bagi pemain Indonesia itu untuk kembali menunjukkan kiprahnya di Liga Voli Korea.

Editor : Cendikiawan Tristan Valentino
Hyundai Hillstate Opposite Hitter V-League 2026-2027 V-League Putri Liga Voli Korea Megawati Hangestri