JAKARTA - BRI Super League 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026. Kompetisi tetap diikuti 18 klub dengan sejumlah perubahan regulasi, termasuk penghapusan kewajiban memainkan pemain U-23 di starting eleven. Pekan pertama akan dibuka Arema FC melawan Isen Mulang FC di Stadion Kanjuruhan Malang.
Pada musim 2026-2027, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing. Sementara jumlah pemain dalam skuad berada di rentang 18 hingga 35 pemain. Setiap tim juga wajib memiliki sedikitnya tiga penjaga gawang.
Perubahan lain yang menjadi sorotan adalah aturan mengenai pemain U-23. Dalam regulasi musim ini, kewajiban memainkan pemain U-23 secara resmi dihapus. Artinya, klub tidak lagi harus menurunkan pemain U-23 dalam susunan pemain utama.
Baca Juga: Kemerdekaan dan Hari Jadi
Persaingan papan bawah juga memiliki konsekuensi besar. Tiga tim yang mengakhiri kompetisi di peringkat 16, 17, dan 18 akan terdegradasi ke Championship. Sebaliknya, tiga tim dari Championship akan mendapatkan tiket promosi ke Super League.
18 Klub Peserta
Sebanyak 18 klub tercantum sebagai peserta BRI Super League 2026-2027. Mereka adalah Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persik Kediri, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Dewa United, PSS Sleman, Borneo FC, Bhayangkara FC, Madura United, Java United, Isen Mulang Kalteng FC, dan Garuda Yaksa FC.
Daftar tersebut mencakup sejumlah klub yang sebelumnya bersaing di papan atas. Persib Bandung, misalnya, disebut sebagai juara BRI Super League musim 2025 dengan koleksi 79 poin. Borneo FC berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama.
Baca Juga: Mitsubishi Colt L300 2025: Sasis Lebih Tinggi, Mesin 2.200 CC dan Tembus 200 Nm
Persija Jakarta menempati peringkat ketiga dengan 71 poin, disusul Persebaya Surabaya dengan 58 poin. Bhayangkara FC, Malut United, dan Dewa United sama-sama mengoleksi 53 poin.
Di bawahnya terdapat Bali United dengan 51 poin dan Arema FC dengan 48 poin. Persita Tangerang serta PSIM Yogyakarta masing-masing mengumpulkan 45 poin, sedangkan Persik Kediri mencatat 39 poin.
Sementara itu, Persijap Jepara mengoleksi 36 poin, Madura United 35 poin, dan PSM Makassar 34 poin. Persis Solo, Semen Padang FC, dan PSBS Biak disebut harus turun kasta setelah masing-masing finis dengan 34, 20, dan 18 poin.
Baca Juga: 4 HP Terbaru 2026 yang Baru Rilis, Ada Baterai Jumbo 8.000 mAh
Jadwal Pekan Pertama
Laga pembuka BRI Super League 2026-2027 berlangsung Jumat, 4 September. Arema FC menghadapi Isen Mulang FC di Stadion Kanjuruhan Malang pukul 15.30 WIB. Pada hari yang sama, Bali United menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pukul 19.00 WIB. Kedua pertandingan disebut disiarkan melalui Indosiar dan aplikasi Vidio.
Sabtu, 5 September, Persik Kediri bertemu Dewa United di Stadion Brawijaya pukul 15.30 WIB. PSIM Yogyakarta juga menghadapi Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada waktu yang sama.
Bhayangkara FC dijadwalkan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pukul 15.30 WIB. Malam harinya, Borneo FC menghadapi Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: 8 HP Terbaru yang Akan Rilis di Indonesia, Ada Baterai 8.000 mAh
Rangkaian pekan pertama berlanjut Minggu, 6 September. Java United FC melawan Garuda FC di Stadion Jatidiri Semarang pukul 15.30 WIB. Madura United kemudian menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pukul 19.00 WIB.
Pada jam yang sama, Persib Bandung bertemu PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Laga tersebut menjadi penutup rangkaian pertandingan pekan pertama.
Dengan kompetisi yang dimulai 4 September, perubahan regulasi dan komposisi peserta membuat persaingan musim 2026-2027 akan memasuki fase baru. Perebutan gelar hingga pertarungan menghindari tiga posisi terbawah menjadi bagian dari agenda utama sepanjang musim.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=Nxs6FA_gp6c
Editor : Latifa Irsyadiyah