Veda Ega Pratama Jadi Rookie Terbaik Moto3 2026, meski Gagal Finis di COTA

Putri Dwi Lestari • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 09:36 WIB
Veda Ega Pratama tetap jadi rookie terbaik Moto3 2026, meski gagal finis di COTA, dengan catatan top speed 237,5 km/jam. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama tetap jadi rookie terbaik Moto3 2026, meski gagal finis di COTA, dengan catatan top speed 237,5 km/jam. (PINTEREST)

RADAR TRENGGALEK - Veda Ega Pratama menunjukkan performa positif sebagai pembalap rookie di ajang Moto3 2026, meski gagal menyelesaikan balapan seri ketiga di Circuit of The Americas (COTA). Pembalap binaan PT Astra Honda Motor itu sempat bersaing di barisan depan pada beberapa lap awal sebelum mengalami crash.

Meski tidak mendapatkan poin, Veda Ega Pratama tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin. Catatan itu sekaligus membuatnya masih menjadi rookie terbaik di kelas tersebut.

Performa Veda di COTA menjadi salah satu sorotan. Dalam beberapa lap awal, pembalap asal Indonesia tersebut mampu menunjukkan kemampuan bersaing dengan pembalap lain di lintasan.

Sayangnya, perjuangan itu berakhir setelah Veda mengalami crash dan tidak dapat melanjutkan balapan. Kendati gagal finis, kecepatannya tetap terlihat dari catatan fastest lap dan top speed yang berhasil dibukukan.

Baca Juga: Persib vs PSM Jadi Big Match Pekan Pertama Liga 1 2026 2027

Veda mencatatkan fastest lap terbaik keempat dalam balapan Moto3 Amerika Serikat dengan waktu 2 menit 13,84 detik. Catatan tersebut menempatkannya di jajaran pembalap dengan lap tercepat dalam balapan.

Selain itu, Veda juga mencatatkan top speed 237,5 kilometer per jam. Kecepatan tersebut membuatnya berada di posisi kelima bersama sejumlah pembalap lain yang disebut dalam transkrip, yakni Eddie Os, Brian Uriarte, dan Joel Celso.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Veda setelah sebelumnya mampu menunjukkan persaingan di barisan depan pada awal balapan. Kecepatan motor dan kemampuan menjaga ritme menjadi salah satu indikator performanya di COTA.

"Top speed dan fastest lab yang saya raih di COTA menunjukkan bahwa saya punya potensi besar untuk bersaing di level tertinggi," ujar Feda Ega Pratama kepada media seusai balapan COTA pada akhir Maret 2026.

Hasil di COTA memang belum menghasilkan tambahan angka di klasemen. Namun, performa yang ditunjukkan Feda membuat posisinya sebagai rookie terbaik tetap terjaga.

Baca Juga: Regulasi Liga 1 2026 2027 Berubah, Klub Bisa Daftarkan 11 Pemain Asing

Setelah tiga seri berlangsung, Veda Ega Pratama mengoleksi 27 poin dan berada di posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026. Ia masih menjadi rookie dengan posisi terbaik di klasemen.

Rookie terbaik kedua ditempati Brian Uriarte, yang disebut sebagai juara Red Bull Rookies Cup 2025. Brian berada di peringkat kesembilan klasemen dengan 23 poin.

Sementara itu, Rico Salmela berada di posisi ke-10 dengan 20 poin. Selisih poin tersebut membuat persaingan di antara para rookie masih terbuka pada seri-seri berikutnya.

Veda kini menghadapi seri keempat yang berlangsung di Sirkuit Jerez. Berdasarkan transkrip, lintasan tersebut bukan tempat yang asing baginya karena dia telah memiliki pengalaman di sana.

Pengalaman itu menjadi bekal Veda untuk menghadapi balapan berikutnya. Setelah gagal finis di COTA, tantangan selanjutnya adalah kembali menunjukkan konsistensi sekaligus mempertahankan status sebagai rookie terbaik Moto3 2026.

Performa di COTA memperlihatkan bahwa kegagalan finis tidak serta-merta menghapus catatan positif Veda. Top speed 237,5 km/jam dan fastest lap 2 menit 13,84 detik menjadi bagian dari performanya di seri ketiga.

Dengan posisi ketujuh dan 27 poin, Veda masih memiliki peluang untuk memperkuat posisinya dalam klasemen pada seri berikutnya. Fokusnya kini beralih ke Jerez, lintasan yang menurut transkrip sudah pernah dia kenal sebelumnya.

Editor : Putri Dwi Lestari
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Veda Ega Pratama Moto3 2026 Jerez rookie Moto3 COTA