Persib Bandung Terancam Tak Bisa Main di GBLA, Si Jalak Harupat Juga Ditutup Jelang Lawan PSM

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:25 WIB
Persib Bandung terancam tak bisa memakai GBLA dan Si Jalak Harupat jelang lawan PSM. Rumput kedua stadion menjadi persoalan (Pinterest).
Persib Bandung terancam tak bisa memakai GBLA dan Si Jalak Harupat jelang lawan PSM. Rumput kedua stadion menjadi persoalan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Persib Bandung menghadapi persoalan serius menjelang pertandingan perdana Super League 2026/27. Kondisi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) disebut masih belum siap digunakan, sementara Maung Bandung juga tidak diperbolehkan memakai Stadion Si Jalak Harupat.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena Persib Bandung dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada Minggu, 6 September 2026. Persib pun harus mencari solusi terkait venue pertandingan sebelum laga pembuka kompetisi.

Kondisi rumput GBLA menjadi persoalan utama. Stadion yang selama ini menjadi markas Persib tersebut disebut masih belum layak menggelar pertandingan, terutama karena permukaan rumput yang belum merata.

Sementara itu, opsi untuk kembali menggunakan Si Jalak Harupat juga tertutup. Stadion tersebut kini memasuki masa pemeliharaan rumput sehingga tidak diperbolehkan digunakan untuk pertandingan.

Baca Juga: 8 Jenis Ikan Cupang 2026 untuk Akuarium, Half Moon hingga Fancy Betta yang Berwarna Unik

Si Jalak Harupat Ditutup untuk Pemeliharaan

Sebelumnya, Persib menggunakan Si Jalak Harupat dalam sejumlah pertandingan, termasuk Piala Presiden dan playoff AFC Champions League 2.

Namun, stadion tersebut kini harus menjalani perawatan sebagai bagian dari persiapan agenda FIFA. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menjelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan setelah Persib memainkan pertandingan terakhir melawan Manila Digger.

Menurut Dicky, penutupan Si Jalak Harupat bukan keputusan Pemerintah Kabupaten Bandung. Larangan penggunaan stadion ditetapkan FIFA dan PSSI serta sudah disampaikan kepada Persib Bandung.

Stadion tersebut tidak diperbolehkan digunakan untuk pertandingan apa pun setelah 31 Agustus, termasuk pertandingan Super League.

Pemeliharaan rumput dilakukan sebagai persiapan menghadapi agenda FIFA. Pada 19 September mendatang, stadion tersebut dijadwalkan memasuki tahap uji lapangan dan persiapan peserta.

Kondisi ini membuat Persib berada dalam situasi sulit. Di satu sisi, GBLA belum sepenuhnya siap. Di sisi lain, stadion alternatif yang sebelumnya digunakan Maung Bandung juga tidak dapat dipakai.

Baca Juga: Cara Merawat Ekor Ikan Cupang agar Tetap Sehat dan Cantik, Perhatikan 5 Hal Ini

Daniel Loncar Yakin Persib Bisa Bersaing di Asia

Di tengah persoalan venue, Persib Bandung juga tengah bersiap menghadapi persaingan di AFC Champions League 2.

Bek anyar Persib, Daniel Loncar, menunjukkan kepercayaan diri tinggi menghadapi fase grup. Maung Bandung berada di Grup E bersama tiga klub dari negara berbeda, yakni FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong Viettel FC dari Vietnam.

Meski menghadapi lawan yang memiliki pengalaman di kompetisi Asia, Loncar menilai Persib tetap memiliki kualitas untuk bersaing.

Menurut pemain bernomor punggung 22 tersebut, hasil pertandingan nantinya tidak semata-mata ditentukan oleh nama besar lawan. Persib harus lebih dulu menunjukkan kualitas permainan terbaik.

Loncar percaya jika Persib mampu bermain dengan kualitas yang dimiliki, Maung Bandung bisa mengalahkan siapa pun.

Namun, untuk saat ini Loncar memilih tidak terlalu memikirkan pertandingan di Asia. Fokus terdekat Persib adalah laga pembuka Super League menghadapi PSM Makassar.

Para pemain yang tampil dengan menit bermain tinggi pada pertandingan sebelumnya mendapat waktu pemulihan. Setelah itu, tim akan kembali mempersiapkan diri menghadapi PSM.

Baca Juga: Megawati Hangestri Cetak 38 Poin dan Raih MVP, Hyundai Hillstate Tekuk Klub Jepang 3-1

Persaingan Lini Depan Persib Makin Ketat

Selain persoalan stadion, Persib juga memiliki persaingan ketat di lini depan setelah kedatangan sejumlah pemain baru.

Nama-nama seperti Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Balsa Skulic, dan Mariano Peralta membuat pilihan pemain di sektor serangan semakin banyak.

Persaingan tersebut semakin menarik karena Persib juga mempertahankan sejumlah pemain lama seperti Saddil Ramdani, Febri Haryadi, William Barros, Berguinho, dan Beckham Putra.

Luka Menalo tidak menganggap persaingan internal sebagai masalah. Pemain asal Bosnia tersebut justru menilai banyaknya pemain berkualitas dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan tim.

Menalo juga memberikan penilaian positif terhadap Mariano Peralta. Menurutnya, kualitas Peralta justru membuat kerja sama di lini depan menjadi lebih mudah.

Ia merasa dapat memahami pergerakan Peralta dengan cepat ketika berada di lapangan.

Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Kim Dain Terkejut, Sikap Rendah Hati Jadi Sorotan di Hyundai Hillstate

Persib Masih Dikaitkan dengan Pemain Asing Baru

Kedalaman skuad juga menjadi perhatian Persib karena Maung Bandung harus tampil di kompetisi domestik dan Asia.

Dengan jadwal pertandingan yang padat, tambahan pemain dianggap dapat membantu menjaga kualitas skuad sekaligus mengantisipasi kelelahan dan risiko cedera.

Meski kuota pemain asing untuk Super League disebut sudah terpenuhi, Persib masih dikaitkan dengan nama pemain asing baru untuk kebutuhan kompetisi Asia.

Salah satu nama yang tiba-tiba mencuat adalah Saverio. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dalam transkrip tersebut, pemain asal Ekuador itu disebut pernah memperkuat Barcelona B dan diproyeksikan untuk memperkuat Persib di kompetisi Asia.

Saverio juga disebut berstatus bebas transfer setelah dilepas klubnya pada 26 Mei 2024.

Namun, kabar mengenai ketertarikan Persib terhadap Saverio masih sebatas informasi yang beredar dan belum terdapat kepastian bahwa transfer tersebut akan benar-benar terjadi.

Dengan persaingan di Asia yang semakin berat, Persib memang masih memiliki alasan untuk memperkuat skuad. Namun, keputusan akhir mengenai perekrutan pemain baru tetap menjadi bagian dari strategi manajemen dan tim pelatih.

Untuk saat ini, perhatian utama Maung Bandung tetap tertuju pada laga pembuka Super League melawan PSM Makassar. Persib harus segera memastikan persoalan venue tidak mengganggu persiapan tim menghadapi pertandingan perdana.

Baca Juga: Megawati Hangestri Cetak 12 Poin, Hyundai Hillstate Menang Dramatis 3-2 atas Pilsung Wonder Dogs

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Si Jalak Harupat persib bandung psm makassar gbla Super League