Veda Ega Pratama ke Aspar? Rumor Mencuat Usai Honda Team Asia Alami Mimpi Buruk di Aragon

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:13 WIB
Rumor Veda Ega Pratama ke Aspar mencuat setelah finis ke-20 di Aragon. Honda Team Asia kini disorot soal performa motor (Pinterest).
Rumor Veda Ega Pratama ke Aspar mencuat setelah finis ke-20 di Aragon. Honda Team Asia kini disorot soal performa motor (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Rumor Veda Ega Pratama ke Aspar mencuat setelah pembalap Indonesia itu mengalami akhir pekan sulit bersama Honda Team Asia di seri Aragon. Veda finis di posisi ke-20 tanpa meraih poin setelah menghadapi persoalan performa motor dan hilangnya grip pada momen krusial balapan.

Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai masa depan Veda Ega Pratama di Moto3. Dalam transkrip video, disebutkan bahwa Aspar Team dikabarkan menjadi salah satu tim yang berpotensi tertarik terhadap pembalap Indonesia tersebut.

Namun, kemungkinan kepindahan Veda ke tim asal Spanyol itu masih sebatas rumor. Tidak ada pernyataan resmi dalam transkrip yang mengonfirmasi adanya tawaran maupun kesepakatan antara Veda dan Aspar.

Hasil di Aragon menjadi salah satu titik perhatian terhadap perjalanan rookie Indonesia tersebut. Veda memulai akhir pekan dari posisi kualifikasi ke-22, yang disebut sebagai hasil terburuknya sepanjang musim.

Meski demikian, Veda sempat menunjukkan perlawanan di tengah balapan. Ia bahkan disebut mampu masuk ke zona poin dengan ritme agresif sebelum performa motornya mengalami penurunan pada lap-lap akhir.

Akselerasi motor disebut mulai berkurang, sementara daya cengkeram ban menjadi persoalan. Kondisi tersebut membuat Veda akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-20 dan gagal menambah koleksi poin.

Aspar Tampil Kuat di Aragon

Di tengah kesulitan yang dialami Honda Team Asia, Aspar justru tampil kuat di seri Aragon. Dalam transkrip disebutkan bahwa Máximo Quiles berhasil memenangkan balapan, sementara Marco Morelli turut melengkapi penampilan tim tersebut di podium.

Perbedaan hasil tersebut kemudian menjadi salah satu alasan munculnya pembicaraan mengenai kemungkinan Veda Ega Pratama ke Aspar pada musim berikutnya.

Disebutkan pula adanya rumor mengenai kursi yang tersedia dalam struktur Moto3 Aspar untuk musim depan. Nama Veda kemudian dikaitkan dengan kemungkinan tersebut karena performanya dinilai tetap mampu menarik perhatian meski menghadapi sejumlah kesulitan teknis.

Video tersebut juga membahas sosok Jorge Martinez, bos Aspar Team, yang disebut sebagai figur berpengalaman dalam pembinaan pembalap di kelas ringan dan menengah.

Rumor yang beredar menyebut Jorge Martinez disebut-sebut memantau perkembangan performa Veda sejak awal musim. Namun, klaim tersebut tidak disertai konfirmasi resmi dalam transkrip sehingga masih berada dalam ranah spekulasi.

Ketertarikan tim besar terhadap Veda, jika benar terjadi, dinilai tidak hanya berkaitan dengan kemampuan pembalap di lintasan. Indonesia juga disebut memiliki basis penggemar balap motor yang besar sehingga kehadiran pembalap Indonesia dapat menarik perhatian publik, media, dan potensi komersial.

Baca Juga: Bukan Cuma Megawati, Kombinasi Park Hye-min dan Gia Bikin Red Sparks Libas Hillstate

Performa Veda Tetap Menarik Perhatian

Meski mengalami kegagalan di Aragon, perjalanan Veda musim ini tetap memiliki sejumlah catatan positif. Salah satunya terjadi di Silverstone, Inggris.

Veda memulai balapan dari posisi ke-15. Namun, ia mampu memperbaiki posisinya secara bertahap dan akhirnya finis di urutan kesembilan.

Hasil tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Veda memiliki kemampuan untuk bertarung dan membaca jalannya balapan. Dalam transkrip, disebutkan bahwa pembalap Indonesia tersebut telah mengumpulkan 97 poin dan hanya membutuhkan tambahan tiga poin untuk menembus angka 100 poin pada musim perdananya.

Jaraknya dengan Marco Morelli yang berada di posisi kelima klasemen juga disebut mencapai 18 poin.

Situasi ini membuat rumor Veda Ega Pratama ke Aspar semakin menarik perhatian. Pertanyaan utamanya bukan hanya mengenai kemungkinan perpindahan tim, tetapi juga apakah Honda Team Asia mampu memberikan dukungan teknis yang lebih kompetitif pada sisa musim.

Transkrip menyoroti sejumlah persoalan teknis yang dirasakan Veda, terutama terkait akselerasi motor dan kemampuan menjaga grip. Kondisi lintasan Aragon yang licin disebut memperburuk situasi dan membuatnya kesulitan mempertahankan performa hingga akhir balapan.

Dalam kelas Moto3 yang sangat kompetitif, momentum keluar dari tikungan dan akselerasi menjadi faktor penting. Ketika pembalap harus terus mendorong motor hingga batas kemampuan, risiko kehilangan grip dan penurunan performa ban juga menjadi semakin besar.

Masa Depan Veda Masih Terbuka

Masa depan Veda Ega Pratama kini menjadi salah satu topik yang menarik untuk dipantau. Honda Team Asia disebut masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa dan memberikan paket motor yang lebih kompetitif kepada pembalap Indonesia tersebut.

Seri berikutnya akan menjadi pembuktian penting, terutama dalam melihat apakah masalah yang dialami Veda di Aragon dapat segera diatasi.

Di sisi lain, Aspar tetap menjadi nama yang ramai dibicarakan dalam rumor masa depan Veda. Jika spekulasi tersebut benar-benar berkembang menjadi tawaran resmi, kualitas motor, dukungan kru, jalur pengembangan karier, hingga kontrak akan menjadi sejumlah faktor penting dalam menentukan langkah berikutnya.

Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai kepindahan Veda. Yang dapat dipastikan dari performanya musim ini, pembalap Indonesia tersebut masih menunjukkan kemampuan untuk bersaing dan mengumpulkan poin meski menghadapi akhir pekan sulit seperti di Aragon.

Sisa musim akan menjadi kesempatan bagi Veda untuk terus membuktikan kualitasnya di lintasan, sekaligus menjadi penentu apakah ia akan tetap bersama Honda Team Asia atau membuka peluang menuju tantangan baru pada musim berikutnya.

Baca Juga: Bikin Hillstate Kewalahan, Servis Megawati Hangestri Jadi Pemicu Hancurnya Pertahanan Lawan

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
moto3 Veda Ega Pratama Honda Team Asia Aspar Team Jorge Martinez