TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Megawati Hangestri tidak lagi menjadi bagian dari timnas voli putri Indonesia setelah mengajukan pengunduran diri. Federasi Voli Indonesia mengonfirmasi telah menerima surat resmi dari Megawati terkait keputusan tersebut.
Informasi itu disampaikan melalui akun Indonesia Volleyball. Dalam pernyataan federasi, kondisi kesehatan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan Megawati untuk mundur dari skuad Merah Putih.
Megawati disebut mengambil keputusan tersebut setelah mempertimbangkan berbagai aspek. Selain kondisi fisik, arah karier profesional dan rencana pribadi ke depan turut menjadi pertimbangan pemain tersebut.
Pengunduran diri Megawati menjadi kabar penting bagi timnas voli putri Indonesia. Sebab, sebelumnya Federasi Voli telah memanggil 17 pemain untuk mengikuti program pemusatan latihan nasional sebagai persiapan menghadapi sejumlah agenda internasional sepanjang 2026.
Federasi pun menyatakan menghargai keputusan Megawati. Apresiasi juga diberikan atas dedikasi dan kontribusinya selama membela tim nasional.
Baca Juga: Harga Motor Listrik 2026 Jadi Sorotan, Subsidi Rp5 Juta Segera Bergulir, Ini Penjelasan Pemerintah
Timnas hadapi jadwal padat
Absennya Megawati terjadi ketika timnas voli putri Indonesia tengah bersiap menghadapi rangkaian turnamen internasional. Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat PBVSI, Laudri Mas Paitela, mengungkapkan bahwa skuad Merah Putih akan menghadapi jadwal yang cukup padat.
Agenda pertama adalah AVC Nation Cup for Woman di Filipina yang berlangsung pada 6 hingga 9 Juni. Turnamen tersebut menjadi salah satu agenda yang harus dipersiapkan tim setelah komposisi pemain mengalami perubahan.
Setelah itu, timnas dijadwalkan mengikuti Seavi League for Woman pada akhir Juli hingga awal Agustus. Rangkaian pertandingan kemudian berlanjut ke IC Continental Cup for Woman yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 30 Agustus.
Padatnya agenda tersebut membuat tim pelatih harus segera melakukan penyesuaian. Pelatih Marco Sugiama kini menghadapi pekerjaan untuk menyusun kembali komposisi tim agar kesiapan skuad tetap terjaga.
Baca Juga: 3.000 Mitra MBG Turun Jalan Dewan Sepakat Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Megawati sebelumnya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan nasional. Karena itu, keputusannya untuk mundur membuat tim harus mengubah rencana yang telah disiapkan menghadapi kompetisi internasional.
Kondisi kesehatan jadi pertimbangan
Dalam pernyataan yang disampaikan federasi, keputusan Megawati tidak hanya berkaitan dengan satu faktor. Kondisi kesehatan menjadi salah satu pertimbangan, bersama arah karier profesional dan rencana pribadi ke depan.
Federasi memilih menghormati keputusan tersebut. Kontribusi Megawati selama memperkuat tim nasional juga tetap mendapat apresiasi.
Kini, perhatian beralih kepada persiapan skuad tanpa kehadiran salah satu pemain yang sebelumnya dipanggil dalam program pelatnas. Marco Sugiama harus mencari komposisi yang tepat untuk menghadapi jadwal kompetisi yang telah menanti.
Perubahan tersebut juga menuntut pemain lain untuk mengambil peran lebih besar. Dengan rangkaian turnamen yang berlangsung mulai Juni hingga Agustus, persiapan tim menjadi bagian penting agar perubahan komposisi tidak mengganggu kesiapan menghadapi lawan.
AVC Nation Cup for Woman di Filipina menjadi agenda terdekat yang disebut dalam informasi tersebut. Setelahnya, masih ada Seavi League for Woman serta IC Continental Cup for Woman yang harus dihadapi tim Merah Putih.
Baca Juga: Tanaman Herbal Wajib Ditanam di Rumah, Ini 7 Jenis yang Disebut Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Keputusan Megawati mundur sekaligus menutup satu fase dalam keterlibatannya bersama timnas voli putri Indonesia. Federasi menegaskan penghargaan terhadap dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama membela Merah Putih.
Sementara itu, tim pelatih kini dituntut beradaptasi dengan situasi baru. Tanpa Megawati dalam skuad, persiapan menuju agenda internasional 2026 tetap harus berjalan sesuai target.
Dengan jadwal yang cukup padat di depan mata, timnas voli putri Indonesia memiliki tantangan untuk menjaga kekuatan dan kesiapan skuad. Mundurnya Megawati membuat proses penyesuaian menjadi salah satu pekerjaan utama sebelum rangkaian kompetisi internasional dimulai.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber