GIANYAR - Persija Jakarta mulai menata kekuatan untuk menghadapi Liga Super Indonesia musim 2026-2027 setelah menutup Piala Presiden 2026 dengan kemenangan. Macan Kemayoran mengalahkan Arema FC 3-1 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis, 6 Agustus 2026.
Meski gagal mencapai final dan hanya finis di posisi ketiga, hasil tersebut dinilai memberikan sejumlah catatan positif bagi pelatih Shintayong. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah keberanian para pemain muda Persija sepanjang turnamen.
Shintayong menilai penampilan para pemain muda bahkan melampaui ekspektasinya sebelum Piala Presiden dimulai. Mereka dinilai berani melakukan pressing, membawa bola ke depan, hingga mengambil keputusan penting ketika pertandingan berlangsung ketat.
Baca Juga: 5 Alat Akuarium Ikan Arwana yang Wajib Ada, Jangan Sampai Terlewat
Kondisi itu menjadi sinyal positif bagi proses regenerasi Persija. Sebab, tim ibu kota menjalani turnamen dengan persiapan yang belum ideal. Sejumlah pemain baru belum bergabung, sementara beberapa pemain utama masih menjalani proses membangun kebugaran.
Selain pemain muda, Shintayong juga memberikan apresiasi kepada pemain lokal. Kedisiplinan dalam menjalankan instruksi menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Menurut Shintayong, kualitas individu saja tidak cukup untuk membangun tim yang mampu bersaing di papan atas. Kedisiplinan menjadi modal penting agar strategi dan instruksi taktik dapat diterapkan secara maksimal.
Baca Juga: Budidaya Ikan Arwana di Bekasi Tembus Pasar Ekspor, Punya 405 Indukan
Persija Jakarta Bertolak ke Thailand
Setelah Piala Presiden selesai, Persija tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Manajemen memberikan libur selama dua hari kepada pemain sebelum memasuki agenda persiapan berikutnya.
Persija dijadwalkan bertolak ke Thailand pada 10 Agustus 2026 untuk menjalani training camp hingga 24 Agustus. Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju musim baru.
Agenda training camp sebenarnya sudah disusun sejak akhir Juli. Namun, rencana tersebut harus ditunda karena Persija menerima undangan tampil di Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Persib Bandung Belum Berburu Pemain Baru, Igor Tolik Pilih Maksimalkan Skuad yang Ada
Di Thailand, Shintayong akan memanfaatkan pemusatan latihan untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus mematangkan organisasi permainan. Pola menyerang, transisi bertahan, komunikasi antarlini, hingga sejumlah detail permainan akan menjadi perhatian.
Persija juga dijadwalkan menjalani pertandingan uji coba melawan klub lokal Thailand. Laga tersebut akan digunakan untuk mengukur perkembangan tim setelah menjalani latihan intensif.
Persaingan di dalam skuad pun diperkirakan semakin ketat. Pemain yang sebelumnya belum bergabung akan mulai melengkapi kekuatan tim. Setiap pemain harus bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan dan tempat di komposisi utama.
Baca Juga: Persib Bandung Punya 12 Nama Baru dan Lama untuk Hadapi Musim 2026/2027
Isu Marcelino Ferdinand
Selain persiapan di lapangan, perhatian juga tertuju pada bursa transfer Persija. Salah satu nama yang ramai dikaitkan adalah Marcelino Ferdinand.
Gelandang muda timnas Indonesia tersebut disebut memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan Shintayong. Spekulasi itu semakin menarik karena Persija sudah diperkuat sejumlah pemain yang pernah bekerja sama dengan Shintayong di timnas Indonesia, yakni Pratama Arhan, Rizki Rido, dan Witan Sulaiman.
Marcelino dinilai dapat menjadi salah satu kepingan yang melengkapi permainan Persija karena memiliki visi, kreativitas, serta kemampuan bergerak di belakang penyerang utama.
Baca Juga: Persib Bandung Dikaitkan dengan 5 Pemain, dari Kiper Kroasia hingga Nathan Tjoe-A-On
Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari manajemen mengenai kemungkinan transfer Marcelino Ferdinand. Informasi tersebut masih sebatas pembahasan dan spekulasi yang berkembang di publik sepak bola.
Persija sendiri memasang target besar pada musim 2026-2027, yakni kembali bersaing dalam perebutan gelar juara. Shintayong menyadari perjalanan menuju target tersebut masih panjang. Persija masih harus memperbaiki transisi bertahan dan menyerang, koordinasi lini belakang, serta efektivitas penyelesaian akhir.
Bagi Shintayong, Piala Presiden 2026 baru menjadi awal. Training camp di Thailand akan menjadi tahap berikutnya untuk menyatukan skuad dan membentuk tim yang lebih siap. Dengan seluruh pemain nantinya bergabung, Persija berharap fondasi yang mulai terlihat di Gianyar dapat berkembang menjadi kekuatan nyata saat kompetisi resmi dimulai.
Baca Juga: Persib Bandung Kantongi Rp10,8 Miliar dari ACL 2, Bursa Transfer Makin Panas
Editor : Annis Zahra Putri Setia Bekti