Krisis Stadion Memuncak: GBLA Belum Layak dan Si Jalak Harupat Dilarang FIFA, Persib Pusing Menjelan

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:40 WIB
Persib Bandung krisis stadion menjelang pembukaan Super League 2026/2027. GBLA belum layak dan Si Jalak Harupat steril untuk persiapan FIFA Asian Cup.
Persib Bandung krisis stadion menjelang pembukaan Super League 2026/2027. GBLA belum layak dan Si Jalak Harupat steril untuk persiapan FIFA Asian Cup.

TRENGGALEK – Manajemen Persib Bandung kembali dihadapkan pada situasi yang sangat pelik menjelang bergulirnya laga pembuka kompetisi Super League musim 2026/2027. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut terancam tidak memiliki markas untuk menjamu PSM Makassar pada pertandingan perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026. Permasalahan ini muncul akibat krisis stadion yang menimpa dua venue utama di wilayah Bandung, yaitu Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Si Jalak Harupat.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang selama ini diproyeksikan sebagai markas utama Maung Bandung dipastikan belum siap untuk menggelar pertandingan resmi tingkat tinggi. Hasil verifikasi lapangan menunjukkan bahwa kondisi permukaan rumput Stadion GBLA masih tidak merata dan berisiko tinggi memicu cedera bagi para pemain. Permukaan lapangan yang bergelombang membuat aliran bola tidak berjalan optimal, sehingga manajemen dan tim pelatih sepakat untuk tidak memaksakan penggunaan stadion tersebut demi menjaga kualitas permainan serta keselamatan para atlet di lapangan.

 

Baca Juga: Persija Sapu Bersih Uji Coba di Thailand, Menang 2-1 atas Changre United

Melihat kondisi GBLA yang belum memadai, opsi paling rasional bagi Persib sebenarnya adalah kembali menggunakan Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung. Stadion ini sebelumnya sukses menjadi benteng pertahanan Maung Bandung saat melakoni laga-laga krusial di ajang Piala Presiden serta laga play-off AFC Champions League 2 (ACL 2). Namun, harapan Persib untuk menjamu PSM Makassar di Si Jalak Harupat harus kandas setelah muncul larangan resmi dari otoritas terkait.

Stadion Si Jalak Harupat dipastikan ditutup total dari segala aktivitas pertandingan karena sedang memasuki masa perawatan rumput secara intensif. Perawatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan infrastruktur menyambut gelaran FIFA Asian Cup 2026. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengonfirmasi bahwa penutupan stadion ini bukan merupakan keputusan sepihak dari pemerintah daerah setempat, melainkan instruksi langsung dari FIFA dan PSSI.

"Setelah tanggal 31 Agustus hingga hari ini, FIFA sedang melakukan perbaikan dan perawatan rumput di Si Jalak Harupat. Stadion ini tidak diperbolehkan untuk digunakan dalam pertandingan apa pun, termasuk laga Super League. Persib tidak diizinkan berlaga di sini pada 6 September karena sudah memasuki periode steril jelang persiapan FIFA Asian Cup. Pada tanggal 19 September mendatang, akan diadakan uji coba lapangan serta persiapan bagi peserta dari kawasan ASEAN yang mulai berdatangan," ujar Dicky Anugrah dalam keterangannya.

Baca Juga: Persija Jakarta Siapkan Race of Glory, Ada Jersey Baru dan Duel Lawan Klub Australia

Situasi ini menempatkan manajemen Maung Bandung dalam posisi yang sangat sulit. Dengan waktu yang tersisa sangat singkat menjelang kick-off, manajemen harus memutar otak dan bergerak cepat untuk mencari stadion alternatif di luar wilayah Bandung yang memenuhi standar regulasi Super League. Opsi memindahkan laga ke luar daerah tentu memberikan kerugian tersendiri bagi Persib, baik dari segi logistik, persiapan tim, hingga berpotensi hilangnya dukungan penuh dari ribuan Bobotoh yang siap memadati stadion.

Krisis tempat bertanding ini juga mengganggu fokus persiapan teknis pelatih dan para pemain. Konsentrasi tim yang seharusnya terpusat pada pematangan taktik untuk meredam kekuatan PSM Makassar kini terbagi dengan ketidakpastian lokasi pertandingan. Meski demikian, jajaran pelatih terus menggembleng fisik dan mental para pemain agar tetap berada dalam kondisi siap tempur di mana pun laga pembuka tersebut akhirnya digelar.

Publik sepak bola Bandung kini menanti langkah cepat dari manajemen Persib dan panitia pelaksana pertandingan. Keputusan mengenai penunjukan stadion alternatif harus segera ditetapkan agar kepastian jadwal serta izin keamanan dari pihak kepolisian dapat diterbitkan tepat waktu. Krisis stadion ini menjadi ujian berat pertama bagi Maung Bandung sebelum melangkah lebih jauh mengarungi ketatnya persaingan kompetisi domestik dan internasional musim ini.

Baca Juga: Ante Rebic Jadi Opsi Persija, Eks AC Milan Dipantau Gantikan Peralta

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : Youtube Coretan Pinsil
Super League 2026 Si Jalak Harupat Jadwal Persib persib bandung stadion gbla