TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian setelah meraih podium kedua atau P2 dalam balapan Moto3 seri San Marino 2026 di Sirkuit Misano. Penampilan pembalap muda Indonesia itu bahkan mendapat sorotan dari legenda MotoGP Italia, Valentino Rossi, serta dua rivalnya, Hakim Danish dan Maximo Quiles.
Veda Ega Pratama tampil di tengah persaingan ketat para talenta muda terbaik dunia. Dalam balapan tersebut, ia berhasil mengamankan posisi runner-up setelah bertarung sengit hingga tikungan terakhir. Maximo Quiles keluar sebagai pemenang, sementara Alvaro Carpe harus puas menempati podium ketiga.
Raihan podium kedua itu menjadi salah satu momen penting bagi Veda Ega Pratama di Moto3 San Marino. Sirkuit Misano menjadi tempat pembalap Indonesia tersebut membawa Merah Putih kembali naik ke podium dalam persaingan Grand Prix balap motor dunia.
Valentino Rossi menjadi salah satu sosok yang disebut memberikan perhatian terhadap performa Veda. Legenda MotoGP Italia yang hadir langsung di Sirkuit Misano itu mengaku terkesan dengan cara Veda menghadapi persaingan di lintasan.
Rossi menyoroti ketenangan serta kecerdasan balap yang diperlihatkan pembalap muda Indonesia tersebut ketika harus menghadapi rider-rider asal Spanyol, termasuk Quiles dan Carpe.
“Bertarung melawan pembalap Spanyol seperti Killes dan Karpe bukanlah hal mudah. Tetapi Veda bertarung dengan sangat cerdas dan tenang. Indonesia memiliki talenta balap yang sangat berharga di masa depan,” ujar Valentino Rossi dalam transkrip video.
Valentino Rossi Soroti Racing Line dan Kedewasaan Veda
Pujian Rossi terhadap Veda Ega Pratama juga berkaitan dengan kemampuan sang pembalap saat melahap karakter teknis Sirkuit Misano. Menurut narasi dalam video, Rossi mengaku sangat terkesan dengan racing line serta kedewasaan balap yang ditunjukkan Veda.
Misano disebut sebagai lintasan yang menuntut kemampuan teknis dan kontrol ban yang baik. Di tengah persaingan ketat, Veda mampu menjaga penampilannya hingga akhirnya mengamankan posisi kedua.
Keberhasilan tersebut juga menjadi perhatian bagi para rivalnya. Hakim Danish, pembalap muda asal Malaysia yang menyelesaikan balapan di posisi kedelapan atau P8, disebut langsung mendatangi Veda di area paddock untuk memberikan ucapan selamat.
Danish memberikan apresiasi terhadap performa Veda sepanjang 18 lap balapan di Misano. Menurut narasi dalam transkrip, Danish menilai keberhasilan Veda menembus posisi runner-up di sirkuit Eropa dengan tantangan teknis sebagai pencapaian yang luar biasa.
Hubungan antara Veda dan Danish turut digambarkan sebagai bentuk sportivitas di tengah persaingan antarpembalap muda Asia Tenggara. Keduanya bersaing di lintasan, tetapi tetap menunjukkan saling menghormati setelah balapan berakhir.
Baca Juga: JLS Dikebut, Kucuri Rp 19 M Untuk Dongkrak Ekonomi Buka Konektivitas Selatan
Maximo Quiles Akui Kecepatan Veda
Pujian juga datang dari Maximo Quiles, pembalap yang finis di posisi pertama. Quiles secara terbuka mengakui penampilan Veda dalam balapan tersebut.
Dalam transkrip, Quiles menilai gaya balap Veda sangat tenang dan presisi. Ia juga menyebut pembalap Indonesia itu tidak mudah melakukan kesalahan meski berada dalam tekanan dari para pembalap papan atas.
“Feda melakukan balapan yang sangat impresif. Hari ini saya harus menekan batas maksimal motor saya di setiap sektor karena dia terus,” demikian pernyataan Quiles yang muncul dalam transkrip.
Quiles juga menyebut podium kedua tersebut layak diraih oleh Veda. Pujian dari pemenang balapan menjadi salah satu sorotan setelah persaingan ketat yang terjadi sepanjang seri Moto3 San Marino.
Di sisi lain, transkrip juga memunculkan pembicaraan mengenai rumor masa depan Veda. Quiles disebut menyinggung kabar bahwa tim Aspar sedang mengamati Veda untuk musim berikutnya ketika dirinya naik ke Moto2.
“Jujur jika rumor itu benar, tim sama sekali tidak salah pilih,” ujar Quiles sebagaimana dikutip dalam video.
Namun, informasi mengenai kemungkinan kepindahan tersebut masih disebut sebagai rumor dalam transkrip. Karena itu, belum ada kepastian mengenai masa depan Veda di tim tersebut.
Podium kedua di Moto3 San Marino menjadi hasil penting bagi Veda Ega Pratama. Penampilannya tidak hanya menghasilkan trofi P2, tetapi juga mendapat pengakuan dari Valentino Rossi, Hakim Danish, hingga Maximo Quiles.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest