JAKARTA - Megawati Hangestri Pertiwi memiliki salah satu senjata paling berbahaya saat tampil di Liga Korea, yakni back attack. Pada musim 2024/2025, pevoli Indonesia itu mencatat 203 poin melalui serangan dari barisan belakang dengan tingkat keberhasilan mencapai 49 persen.
Catatan tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dibanding musim pertamanya. Berdasarkan data resmi yang disebut dalam transkrip video, Megawati mengoleksi 141 poin dari back attack pada musim pertama di babak reguler dengan tingkat keberhasilan 43,65 persen.
Memasuki musim kedua, jumlah poin Megawati melalui pola serangan tersebut meningkat menjadi 203. Efektivitasnya juga ikut naik. Persentase keberhasilannya mencapai 49 persen.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Back attack merupakan serangan yang dilakukan pemain dari barisan belakang. Pemain harus melakukan lompatan dari belakang garis serang atau garis tiga meter sebelum melepaskan spike. Pola ini membuat serangan menjadi lebih variatif dan dapat menyulitkan blok lawan.
Bagi Megawati, back attack bukan sekadar variasi. Serangan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang terus menonjol selama kiprahnya di Liga Korea. Bahkan, kumpulan aksinya pada musim 2024/2025 menjadi sorotan khusus dalam pembahasan video mengenai permainan Megawati.
203 Poin dan Beragam Variasi Serangan
Dari ratusan poin tersebut, Megawati memperlihatkan sejumlah variasi ketika menyerang dari belakang. Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan pukulan, tetapi juga memanfaatkan pergerakan dan timing untuk membuat pemain bertahan lawan terlambat membaca arah serangan.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Salah satu contoh terjadi ketika menghadapi Hyundai pada 16 November 2024. Pergerakan Megawati dari posisi satu membuat Wipawee Srithong terkecoh dan lebih fokus terhadap serangan dari barisan depan. Kondisi itu membuat area serangan Megawati tidak terjaga blok.
Momen serupa kembali terjadi pada 12 Desember 2024 saat menghadapi Hyundai. Pergerakan Megawati membuat lawan terlambat melakukan antisipasi sehingga Lee Da-hyeon tidak tepat waktu dalam melakukan blok.
Pada 18 Januari 2025, Kang So-hwi juga disebut terkecoh ketika memperhatikan bola umpan An Ye-rim. Situasi tersebut dimanfaatkan Megawati untuk melancarkan spike dari barisan belakang.
Tidak hanya mengecoh blok, beberapa serangan Megawati juga menghasilkan benturan keras dengan pemain lawan. Pada 31 Desember 2024 dalam pertandingan melawan IBK Altos, Choi Jeong-min disebut tersungkur setelah terkena bola back attack Megawati ketika mencoba melakukan block.
Kemudian pada 14 Maret 2025 saat menghadapi AI Peppers, bola hasil back attack Megawati disebut melaju tajam hingga mengenai area wajah lawan.
Back Attack Jadi Andalan di Situasi Sulit
Megawati juga beberapa kali menggunakan serangan dari belakang dalam situasi krusial. Ketika pertandingan memasuki fase akhir dengan tekanan tinggi, back attack menjadi salah satu pilihan yang mampu menghasilkan poin.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Dalam transkrip disebutkan, pada situasi seperti skor 23-24, Megawati berkali-kali berhasil mengeksekusi serangan dari belakang menjadi poin hingga membantu mengubah kedudukan.
Selain serangan dari posisi satu, Megawati juga beberapa kali memperlihatkan kemampuan melakukan pipe attack. Berbeda dengan back attack dari sisi kanan belakang, pipe attack dilakukan dari posisi enam atau area tengah belakang.
Koleksi 203 poin pada musim 2024/2025 memperlihatkan peningkatan kontribusi Megawati melalui pola serangan tersebut. Bukan hanya jumlah poin yang bertambah dari 141 menjadi 203, persentase keberhasilannya juga meningkat dari 43,65 persen menjadi 49 persen.
Baca Juga: Lalai Awasi Sampah, Ruang Kelas Terbakar
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Megawati di Liga Korea. Setelah meninggalkan Red Sparks dan bergabung dengan Suwon Hyundai E&C Hill State, perhatian kembali tertuju pada bagaimana ia membawa kekuatan serangannya ke klub baru.
Megawati sebelumnya juga telah menjalani debut tidak resmi bersama Hyundai Hill State dalam laga persahabatan pramusim melawan Pilsung Wonder Dogs. Hyundai menang 3-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Jamsil Students' Gymnasium, Seoul.
Dengan catatan back attack yang terus berkembang dan variasi serangan yang dimilikinya, Megawati kembali membawa salah satu senjata andalannya ke fase baru karier di Liga Korea.
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh Aklila