Megawati Hangestri Sulit Kembali ke Red Sparks, Sosok Ko Hee-jin Jadi Penentu

Annis Zahra Putri Setia Bekti • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:40 WIB
Megawati Hangestri berpeluang kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027, tetapi masa depan Ko Hee-jin bisa menjadi penentu nasibnya di Red Sparks.
Megawati Hangestri berpeluang kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027, tetapi masa depan Ko Hee-jin bisa menjadi penentu nasibnya di Red Sparks.

 JAKARTA - Megawati Hangestri Pertiwi berpeluang kembali memperkuat Red Sparks di Liga Voli Putri Korea 2026-2027. Namun, peluang tersebut disebut masih menghadapi satu faktor penting, yakni keberadaan pelatih Ko Hee-jin di klub asal Daejeon tersebut.


Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea menjadi salah satu hal yang banyak dinantikan. Penampilan apiknya bersama Red Sparks membuat pemain asal Indonesia itu tetap menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam bursa pemain asing Asia untuk musim 2026-2027.


Peluang comeback Megawati semakin terbuka setelah Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) mengubah kebijakan perekrutan pemain asing. Sistem yang sebelumnya menggunakan draft diubah menjadi mekanisme bebas transfer. Dengan aturan tersebut, klub-klub Liga Voli Korea dapat memilih pemain asing Asia maupun non-Asia sesuai kebutuhan mereka.

Baca Juga: Skenario Fiktif Veda Ega Pratama Raih Podium P2 Moto3 San Marino


Meski demikian, perubahan sistem tersebut tetap memiliki batasan. Setiap klub harus mematuhi aturan gaji yang telah ditetapkan KOVO. Pelanggaran terkait pembayaran gaji di bawah meja atau suap dapat berujung pada sanksi. Pemain asing yang terlibat dapat langsung dicoret, sementara klub yang melakukan pelanggaran dilarang melakukan transfer pemain selama dua musim berturut-turut.


Red Sparks Masih Membutuhkan Megawati
Red Sparks sendiri disebut sedang berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Tim asuhan Ko Hee-jin mengalami 11 kekalahan beruntun di Liga Voli Korea dan tercecer di posisi terbawah klasemen.


Dari 30 pertandingan yang telah dimainkan, Red Sparks baru mengumpulkan 20 poin melalui enam kemenangan. Catatan tersebut menjadi kontras jika dibandingkan dengan pencapaian klub pada musim 2024-2025 ketika Red Sparks bersama Megawati mampu melaju hingga grand final dalam perebutan gelar juara Liga Voli Korea.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Aragon 2026 dan Klasemen: Maximo Quiles Memimpin Jauh


Karena itu, kehadiran kembali Megawati dinilai bisa menjadi salah satu opsi bagi Red Sparks. Kerinduan terhadap pemain berjuluk Megatron tersebut juga disebut masih terasa di kalangan pendukung klub.


Media Korea Selatan, YNA, sebelumnya melaporkan bahwa Red Sparks dan sejumlah klub Liga Voli Putri Korea berpotensi menjadikan Megawati sebagai target utama untuk mengisi slot pemain asing Asia pada musim 2026-2027.


Dalam laporan tersebut, perubahan sistem menuju mekanisme pemain bebas untuk kuota Asia membuka peluang bagi Megawati untuk kembali. Red Sparks disebut masih memiliki harapan terhadap pemain yang sebelumnya telah membangun hubungan baik dengan klub.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Moto3 Misano 2026 dan Klasemen Terbaru: Veda Ega Pratama Masuk Top 10


Namun, apabila Megawati benar-benar kembali ke Liga Voli Korea, peluangnya untuk kembali berseragam Red Sparks belum tentu otomatis terwujud. Salah satu faktor yang disebut dapat menentukan keputusan tersebut adalah masa depan Ko Hee-jin.


Masa Depan Ko Hee-jin Jadi Sorotan
Ko Hee-jin diketahui memiliki hubungan baik dengan Megawati. Kedekatan tersebut bahkan terlihat ketika Ko Hee-jin bersama Giovanna Milana mendapat undangan khusus dalam pernikahan Megawati dengan Dionsandra.


Ko Hee-jin juga disebut memiliki kesan positif terhadap Megawati. Sebelum pemain Indonesia tersebut bergabung dengan Red Sparks, sang pelatih bahkan pernah menyaksikan langsung pertandingan Megawati di Kamboja dalam ajang SEA Games 2023.

Baca Juga: Veda Pratama Ukir Sejarah di Moto3 Brasil, Naik Podium untuk Indonesia


Akan tetapi, posisi Ko Hee-jin di Red Sparks juga disebut belum sepenuhnya aman. Pelatih berusia 45 tahun itu mendapat desakan untuk meninggalkan jabatannya menyusul performa Red Sparks yang belum memuaskan.


Situasi tersebut membuat masa depan Ko Hee-jin menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan dalam pembahasan mengenai kemungkinan kembalinya Megawati ke Red Sparks.


Hubungan baik antara Megawati dan Ko Hee-jin selama ini menjadi salah satu modal positif. Namun, jika terjadi perubahan di kursi pelatih, keputusan Megawati untuk kembali ke Daejeon bisa saja ikut terpengaruh.

Baca Juga: Veda Pratama Disorot di Misano, Komentator Sebut Indonesia Punya Superstar Baru


Dengan sistem transfer baru yang memberikan keleluasaan lebih besar kepada klub, peluang Megawati kembali ke Liga Voli Korea semakin terbuka.

 Pertanyaan berikutnya adalah apakah Megawati akan kembali ke Red Sparks atau justru memilih klub lain untuk musim 2026-2027.

Editor : Annis Zahra Putri Setia Bekti
Voli Putri Korea Ko Hee-jin Red Sparks Liga Voli Korea Megawati Hangestri