TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama mengamankan posisi ke-13 pada sesi practice Moto3 San Marino 2026 dan berhak langsung melaju ke kualifikasi kedua (Q2). Namun, penampilan rider Honda Team Asia itu juga diwarnai insiden dengan Maximo Quiles yang menjadi sorotan komentator Moto3.
Insiden tersebut terjadi ketika sesi practice menyisakan sekitar enam menit. Quiles terlihat menunjukkan gestur kecewa kepada Feda. Rider Aspar Team itu tampaknya merasa jalurnya terhalang ketika sedang berupaya mencatatkan waktu terbaik.
Namun, komentator Moto3 menilai kejadian tersebut tidak sepenuhnya menjadi kesalahan Feda. Bahkan, mereka mempertanyakan keputusan Quiles yang dinilai masih memiliki kesempatan untuk melakukan manuver karena datang dengan kecepatan lebih tinggi.
Sebelum insiden tersebut terjadi, perjalanan Feda Ega Pratama di sesi practice sebenarnya berlangsung cukup dramatis. Setelah menempati posisi ke-15 pada sesi free practice 1, Feda memiliki target untuk masuk 14 besar agar bisa langsung lolos ke Q2.
Target itu akhirnya berhasil diwujudkan. Feda menutup sesi practice di posisi ke-13 setelah sempat mengalami periode sulit sepanjang sesi.
Baca Juga: Toyota Raize Generasi Berikutnya Diduga Bawa Wajah Baru hingga Opsi Hybrid
Sempat Terlempar ke Posisi ke-21
Feda mengawali practice dengan cukup menjanjikan. Pada putaran pertamanya, rider Indonesia tersebut bahkan mampu menempati posisi keenam di antara seluruh pembalap yang turun ke lintasan.
Ketatnya persaingan di Misano kemudian membuat posisinya berubah-ubah. Feda sempat turun ke urutan ke-13 sebelum kembali memperbaiki catatan waktu dan naik ke posisi ke-12.
Namun, setelah itu Feda kesulitan menemukan lap time terbaik. Beberapa upaya memperbaiki waktu belum membuahkan hasil, sementara para rival terus meningkatkan kecepatannya.
Posisi Feda kemudian merosot hingga urutan ke-17. Honda Team Asia akhirnya memanggilnya masuk ke pit untuk melakukan evaluasi. Feda juga menyampaikan apa yang dirasakannya dari atas motor agar tim bisa mencari solusi dalam waktu yang terbatas.
Situasi semakin menekan ketika practice menyisakan sekitar 10 menit. Posisi Feda bahkan turun hingga P21.
Alih-alih menyerah, Feda kembali keluar ke lintasan saat waktu tersisa sekitar sembilan menit. Hanya dalam satu rangkaian lap, ia mampu membuat lompatan besar dan kembali masuk zona 14 besar dengan menempati P12.
Persaingan kemudian semakin ketat. Maximo Quiles yang sempat berada di luar zona aman juga berhasil meningkatkan kecepatannya hingga masuk enam besar. Sementara itu, Feda terus berusaha mempertahankan posisinya.
Memasuki lima menit terakhir, Feda bahkan sudah berada di posisi ke-11, tepat di depan Hakim Danish. Pada fase inilah para pembalap mulai mengejar lap terbaik mereka.
Baca Juga: Toyota Rush 2027 Diprediksi Makin Modern, Ini Bocoran Desain dan Fiturnya
Komentator Bela Feda
Momen antara Feda dan Quiles kemudian terjadi di tengah persaingan tersebut. Quiles terlihat tidak puas setelah berada di belakang Feda dan memberikan gestur seolah mempertanyakan posisi Feda di lintasan.
Ketika kejadian ditayangkan ulang, komentator Moto3 memberikan penilaian berbeda. Mereka mengakui Feda memang sedikit keluar dari racing line. Namun, menurut komentator, Quiles datang dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi sehingga seharusnya masih memiliki kesempatan untuk melakukan overtaking.
"Feda Pratama menurut saya sedikit lewat di jalanan, tapi Max Quiles juga jauh lebih cepat. Jadi harusnya Quiles bisa lakukan overtake," kata komentator dalam tayangan tersebut.
Komentator juga menilai Quiles seharusnya tetap fokus mengejar catatan waktu terbaik. Saat itu, pembalap tersebut masih memiliki peluang untuk menembus lima besar jika mampu mempertahankan kecepatannya.
Artinya, insiden tersebut tidak dipandang sebagai kesalahan Feda seorang. Meski Feda sedikit melebar dari jalur ideal, perbedaan kecepatan membuat Quiles dinilai masih memiliki ruang untuk melakukan manuver.
Setelah kejadian itu, Feda tetap fokus menyelesaikan sesi. Upayanya membuahkan hasil dengan finis di posisi ke-13.
Hasil tersebut memastikan Feda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 San Marino 2026, sekaligus menjadi penutup positif setelah sempat terlempar hingga posisi ke-21 pada sesi practice.
Baca Juga: Toyota Rush 2027 Diprediksi Rp330 Jutaan, Bawa Desain Baru hingga Opsi Hybrid
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest