TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Veda Pratama finis di posisi ke-15 pada FP1 Moto3 Misano 2026 dalam kondisi lintasan yang tricky. Meski berada di luar 10 besar, pembalap Indonesia itu menunjukkan adaptasi yang solid dengan melahap 18 putaran tanpa sekalipun masuk pit untuk mengganti ban.
FP1 Moto3 di Misano berlangsung dalam kondisi yang tidak ideal. Suhu udara tercatat 20 derajat Celsius, sedangkan temperatur lintasan hanya 19 derajat Celsius. Secara resmi trek dinyatakan kering, tetapi masih terdapat kelembapan dan genangan air di sejumlah bagian lintasan sehingga grip berubah-ubah.
Dalam situasi tersebut, Veda mampu membangun ritme secara bertahap. Ia sempat bersaing di dua posisi teratas bersama Adrian Fernandez dan konsisten mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 51 detik.
Kondisi kemudian berubah drastis sekitar lima menit terakhir. Beberapa pembalap memilih masuk pit untuk memasang ban slick dan melakukan time attack ketika lintasan mulai mengering. Perjudian tersebut langsung mengubah komposisi papan waktu.
Joel Kelso akhirnya menjadi pembalap tercepat dengan catatan 1 menit 46,03 detik. Leo Ramastover berada di posisi kedua dengan 1 menit 46,566 detik, disusul Adrian Fernandez dengan 1 menit 47,143 detik. Jarak waktu antara kelompok terdepan dan pembalap lainnya bahkan mencapai lebih dari empat hingga lima detik.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Sempat Pimpin FP1 Moto3 San Marino, Posisi Akhir ke-15
Catatan Veda Tak Menggambarkan Seluruh Performa
Veda menyelesaikan sesi dengan catatan waktu 1 menit 51,47 detik. Ia juga sempat mencatat waktu 1 menit 50 detik pada detik-detik akhir, tetapi torehan tersebut tidak ditentukan karena melintasi garis hijau.
Catatan 1 menit 51 detik tersebut dinilai menjadi gambaran kemampuan Veda ketika kondisi lintasan masih berada dalam fase transisi. Ia mencatat waktu terbaik pada lap ke-18 dari 18 putaran yang dijalani.
Hal itu menunjukkan fokus Veda tidak sekadar mengejar posisi di papan waktu, tetapi membangun feeling terhadap motor dan mengumpulkan data menghadapi perubahan kondisi lintasan.
Dari sisi kecepatan maksimum, Adrian Fernandez menjadi yang tertinggi dengan 211,7 km/jam. Veda yang juga menggunakan motor Honda mencatat 207,2 km/jam. Perbedaan tersebut menunjukkan Veda memiliki kecepatan yang cukup kompetitif di lintasan lurus dalam kondisi transisi.
Baca Juga: Jadwal Moto3 GP San Marino 2026 dan Klasemen Terbaru, Feda Ega P7
Veda Fokus Adaptasi
Salah satu catatan menarik dari penampilan Veda adalah jumlah lap yang ditempuh. Ia menyelesaikan 18 putaran tanpa melakukan pit stop untuk pergantian ban. Strategi tersebut membuatnya memiliki kesempatan lebih banyak untuk merasakan perubahan grip sepanjang sesi.
Veda juga disebut mampu menjaga gaya balapnya ketika kondisi lintasan berubah. Pada fase masuk tikungan, ia menerapkan trail braking secara bertahap. Setelah melewati entry corner, Veda kemudian berusaha menjaga motor tetap stabil hingga mid corner dan mendapatkan traksi yang cukup baik saat keluar tikungan.
Keputusan untuk tidak memaksakan time attack menggunakan ban slick ketika temperatur permukaan trek masih 19 derajat Celsius juga disebut sebagai langkah kalkulatif. Risiko kehilangan kendali di kondisi seperti itu dinilai tidak sebanding dengan keuntungan mengejar catatan waktu pada sesi latihan bebas pertama.
Hasil FP1 akhirnya belum bisa dijadikan gambaran penuh mengenai kekuatan Veda di Misano. Papan waktu mengalami perubahan besar setelah sebagian pembalap mendapatkan keuntungan dari ban slick di lintasan yang mulai mengering.
Sesi berikutnya menjadi kesempatan bagi Veda untuk menunjukkan pace sebenarnya. Dengan data dari 18 putaran yang sudah dikumpulkan, fokus berikutnya adalah melihat performanya ketika lintasan berada dalam kondisi lebih kering dan pembalap mulai melakukan time attack.
Dalam transkrip, sesi practice berikutnya disebut berlangsung pukul 18.00 WIB. Di fase inilah kemampuan Veda dalam menghasilkan catatan waktu cepat akan lebih mudah dibandingkan dengan pembalap lain karena kondisi lintasan diperkirakan tidak lagi se-tricky FP1.
Baca Juga: Jadwal Moto3 GP San Marino 2026: FP1, Kualifikasi, dan Race, Feda Ega P7
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinteres