TGRENGGALEK - Peta persaingan kompetisi Moto3 musim 2026 tidak hanya menyajikan persaingan sengit antara pembalap benua Eropa, tetapi juga memanaskan rivalitas antar-pembalap muda berbakat asal Asia Tenggara. Dua nama yang kini menjadi sorotan utama adalah pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, dan wakil andalan Malaysia, Hakim Danis.
Usai pergelaran seri balapan Moto3 San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada Minggu, 13 September 2026, persaingan poin antara kedua pembalap tetangga ini berjalan semakin ketat di papan klasemen sementara. Veda Ega Pratama saat ini masih memimpin gengsi sebagai pembalap Asia terbaik dengan menempati posisi ketujuh klasemen lewat perolehan 97 poin.
Baca Juga: Dominasi KTM Tumbangkan Honda di Moto3 San Marino 2026, Veda Ega Pratama Berjuang Sendirian?
Poin Mepet Usai Balapan Seri San Marino
Namun, posisi Veda kini dibayangi sangat ketat oleh Hakim Danis yang berada tepat di bawahnya. Pada balapan di Misano, Hakim Danis tampil impresif dengan berhasil mengamankan finis di posisi ke-12 dan berhak membawa pulang poin tambahan. Tambahan poin tersebut membuat koleksi angka Hakim Danis melonjak menjadi 94 poin di peringkat kedelapan klasemen sementara.
Dengan selisih tipis yang hanya berjarak 3 poin saja, duel perebutan predikat pembalap Asia teratas di Moto3 2026 dipastikan bakal berlangsung membara. Veda yang menggunakan motor Honda harus bekerja ekstra keras menahan gempuran Hakim Danis yang disokong oleh paket motor KTM yang dikenal sangat kencang musim ini.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Moto3 Austria 2026: Saatnya Veda Ega Pratama Bangkit Cari Poin Penuh!
Rekam Jejak Konsistensi Kedua Pembalap di Panggung Dunia
Tampil konsisten di jajaran 10 besar dunia merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi perkembangan olahraga balap motor di wilayah Asia Tenggara. Baik Veda maupun Hakim Danis sukses membuktikan bahwa talenta muda dari Indonesia dan Malaysia sanggup bersaing sejajar dengan raksasa-raksasa balap dari Spanyol dan Italia.
Veda Ega Pratama diuntungkan oleh keunggulannya dalam membaca strategi balapan di lintasan basah maupun kering. Sementara itu, Hakim Danis dikenal sangat agresif pada lap-lap penutup balapan. Perbedaan gaya balap inilah yang membuat duel kedua pembalap muda ini selalu menarik untuk dinantikan oleh para penggemar.
Seri Austria Jadi Laga Pembuktian Berikutnya
Pertarungan sengit antara Veda dan Hakim Danis akan berlanjut pada seri Moto3 Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring pada 18-20 September 2026 mendatang. Karakter sirkuit Austria yang membutuhkan pengereman kuat serta akselerasi tinggi bakal menjadi medan pembuktian berikutnya bagi kedua pahlawan balap Asia ini.
Dukungan dari publik tanah air akan terus mengalir bagi Veda Ega Pratama agar mampu memperlebar keunggulan poin dari Hakim Danis. Siapa pun yang berhasil tampil lebih tenang dan minim kesalahan di Austria dipastikan bakal mengamankan takhta sebagai pembalap Asia terbaik di panggung Moto3 musim ini.
Baca Juga: Update Klasemen Moto3 2026: Maximo Quilles Kokoh Di Puncak, Veda Ega Pratama Bertahan Di 10 Besar!
Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : youtube