FIFA ASEAN Cup Jadi Ujian Timnas Indonesia, Skuad Terbaik Disebut Wajib Juara

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:46 WIB
FIFA ASEAN Cup menjadi momentum Timnas Indonesia bangkit. Skuad terbaik dan strategi John Herdman disebut jadi kunci untuk meraih gelar (Pinterest).
FIFA ASEAN Cup menjadi momentum Timnas Indonesia bangkit. Skuad terbaik dan strategi John Herdman disebut jadi kunci untuk meraih gelar (Pinterest).
FIFA ASEAN Cup menjadi momentum Timnas Indonesia bangkit. Skuad terbaik dan strategi John Herdman disebut jadi kunci untuk meraih gelar (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - FIFA ASEAN Cup dinilai menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk mengembalikan kepercayaan publik setelah hasil mengecewakan di Piala AFF. Dengan peluang memanggil pemain-pemain terbaik yang berkarier di Eropa, Indonesia disebut memiliki modal kuat untuk memburu gelar.

Pandangan tersebut disampaikan dalam pembahasan sepak bola yang menyoroti persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA ASEAN Cup. Turnamen ini dianggap berbeda dengan Piala AFF karena berlangsung dalam kalender FIFA Matchday sehingga klub wajib melepas pemain untuk memperkuat tim nasional.

Kondisi tersebut membuat pemain-pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Justin Hubner, Ole Romeny, serta dua penjaga gawang Emil Audero dan Maarten Paes berpeluang memperkuat Indonesia.

Kehadiran mereka membuat ekspektasi terhadap skuad Garuda ikut meningkat. Indonesia dinilai tidak lagi memiliki alasan untuk sekadar menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang eksperimen.

Baca Juga: Honda ZR-V 2027 Masih Imajinasi, Desain Premium dan Hybrid Jadi Sorotan

Skuad terbaik dinilai wajib dimaksimalkan

Salah satu pandangan yang muncul adalah John Herdman perlu mencoba komposisi pemain terbaik sejak awal pertandingan. Bahkan, terdapat usulan agar mayoritas pemain yang tampil sebagai starter berasal dari pemain yang berkarier di Eropa.

Komposisi yang diusulkan menempatkan Emil Audero atau Maarten Paes sebagai penjaga gawang. Lini belakang dapat diisi Elkan Baggott, Jay Idzes dan Justin Hubner, dengan Kevin Diks serta Calvin Verdonk mengisi sisi lapangan.

Di lini tengah, Joey Pelupessy dan Thom Haye dinilai bisa menjadi pilihan. Sementara lini depan dapat diisi Ole Romeny, Rafael Struick atau pemain lain yang dianggap sesuai, serta Mikael Bakker.

Pandangan tersebut bukan berarti pemain lokal tidak memiliki tempat. Pemain seperti Rizky Ridho, Doni Tri Pamungkas, Beckham Putra dan Ricky Kambuaya dinilai masih bisa menjadi pilihan, terutama sebagai pemain pelapis.

Dengan kedalaman skuad yang lebih baik, pelatih juga dianggap memiliki lebih banyak opsi ketika rencana permainan pertama tidak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga: Honda Civic 2027 Diprediksi Makin Canggih, Hybrid dan Tampilan Sporty Jadi Sorotan

Strategi John Herdman ikut menjadi sorotan

Selain kualitas individu, strategi John Herdman dinilai menjadi faktor penting. Pengalaman di Piala AFF menjadi perhatian karena Timnas Indonesia dianggap kesulitan menemukan solusi ketika rencana awal tidak berjalan.

Salah satu contoh yang dibahas adalah ketika Indonesia menghadapi Vietnam dan Singapura. Pergantian pemain dinilai terlambat sehingga perubahan permainan tidak memberikan dampak maksimal.

Karena itu, FIFA ASEAN Cup disebut bisa menjadi kesempatan bagi Herdman untuk memperbaiki persoalan tersebut. Dengan lebih banyak pemain berkualitas di bangku cadangan, Indonesia diharapkan memiliki opsi plan A, plan B hingga plan C.

Kehadiran pemain seperti Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh juga disebut dapat memberikan kedalaman tambahan. Beberapa pemain lain yang tidak tampil di Piala AFF bahkan dinilai layak dipanggil untuk memperkuat persaingan di dalam skuad.

Mikael Bakker juga mendapat sorotan setelah mencetak gol pada Piala AFF. Namun, performanya dinilai masih membutuhkan proses adaptasi karena usianya masih muda dan pengalaman di level senior belum banyak.

Sementara itu, kondisi pemain seperti Eliano Reijnders dinilai tidak bisa langsung menjadi dasar untuk menyebut seorang pemain tidak berkualitas. Penampilan seorang pemain dianggap tetap perlu dilihat dari sistem permainan dan konsistensinya bersama klub.

FIFA ASEAN Cup juga dinilai memiliki nilai lebih dari sisi peringkat FIFA dan hadiah. Dalam pembahasan tersebut disebutkan hadiah juara mencapai sekitar 1 juta dolar AS, jauh lebih besar dibandingkan hadiah juara Piala AFF yang disebut sekitar 300 ribu dolar AS.

Setiap peserta juga disebut memperoleh uang partisipasi. Sistem tersebut membuat turnamen dipandang memiliki gengsi dan konsekuensi yang lebih besar.

Dengan seluruh pemain terbaik tersedia, tuntutan terhadap Timnas Indonesia pun ikut meningkat. Jika mampu tampil dengan kekuatan penuh dan strategi yang tepat, skuad Garuda diyakini memiliki peluang besar menjadi juara. Sebaliknya, kegagalan justru berpotensi kembali memengaruhi kepercayaan publik terhadap tim dan kepemimpinan Herdman.

Baca Juga: Honda Civic 2027 Berubah Total, Tampil Lebih Mewah dengan Hybrid 200 HP

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
FIFA ASEAN Cup Kevin Diks jay idzes John Herdman Timnas Indonesia