Taktik John Herdman di Timnas Indonesia Diprediksi Mirip Era Shin Tae-yong

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB
Taktik John Herdman bersama Timnas Indonesia diprediksi memakai tiga bek, wing play, overload, dan high press seperti karakter permainannya (Pinterest).
Taktik John Herdman bersama Timnas Indonesia diprediksi memakai tiga bek, wing play, overload, dan high press seperti karakter permainannya (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Taktik John Herdman bersama Timnas Indonesia mulai menjadi perhatian setelah pelatih asal Inggris itu ditunjuk memimpin skuad Garuda. Salah satu hal yang paling disorot adalah kecenderungannya menggunakan formasi tiga bek, pola yang dinilai memiliki kemiripan dengan karakter permainan Indonesia pada era Shin Tae-yong.

Herdman disebut memiliki pengalaman menangani tim dengan pendekatan tiga bek. Formasi seperti 3-4-3, 3-4-2-1, hingga 3-5-2 menjadi beberapa skema yang pernah digunakannya selama menangani Kanada maupun Toronto FC.

Karakter tersebut membuat perkiraan taktik Herdman bersama Timnas Indonesia menarik untuk dibahas. Terlebih, skuad Garuda dinilai memiliki komposisi pemain yang memungkinkan penerapan kembali sistem berbasis tiga bek.

Baca Juga: Review Suzuki XL7 Facelift 2026: Varian, Harga Terbaru, dan Spesifikasi Lengkap

Tiga Bek dan Permainan Sayap

Dalam kariernya, Herdman disebut lebih sering menggunakan skema tiga bek. Saat menangani Kanada, ia lebih menyukai 5-3-2. Sementara ketika melatih Toronto FC, skema 3-4-2-1 lebih dominan digunakan.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Herdman tidak terpaku pada satu bentuk permainan. Ia dapat menyesuaikan formasi dengan kebutuhan tim serta karakter pemain yang tersedia.

Dalam membangun serangan, salah satu ciri permainan Herdman adalah pemanfaatan sektor sayap. Ia kerap menggunakan permainan langsung dengan long ball, tetapi juga mampu membangun serangan melalui umpan pendek dan cepat.

Saat menangani Kanada, misalnya, build up dapat dimulai dengan bentuk tiga bek yang kemudian berubah menjadi struktur 1-4-2. Gelandang bisa turun untuk membantu sirkulasi bola sebelum serangan diarahkan ke sisi sayap.

Herdman juga menggunakan long ball sebagai cara untuk melewati tekanan lawan. Bola diarahkan kepada penyerang yang menjadi target sebelum permainan dialihkan ke pemain sayap.

Pola tersebut dinilai memiliki kemiripan dengan pendekatan Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong. Salah satu kesamaannya terlihat dari kecenderungan memanfaatkan sayap dan menciptakan situasi wing overload untuk mendapatkan keunggulan jumlah pemain di area tertentu.

Pola pemain belakang yang ikut naik dalam membangun serangan juga menjadi bagian dari pendekatan tersebut. Bek kanan dapat bergerak lebih tinggi dibandingkan dua bek tengah lainnya untuk membantu menciptakan keunggulan di sisi sayap.

Dalam konteks Timnas Indonesia, pola serupa pernah terlihat ketika Rizky Ridho bergerak lebih tinggi dan membantu menciptakan overload di sisi kanan.

Baca Juga: Review Suzuki XL7 Facelift 2026: Varian, Harga Terbaru, dan Detail Perubahan Fitur

High Press Jadi Ciri Bertahan

Karakter taktik Herdman tidak hanya terlihat ketika menyerang. Saat bertahan, timnya juga dikenal menggunakan bentuk yang dinamis.

Kanada di bawah Herdman dapat bertahan dengan shape 5-3-2. Namun, bentuk tersebut dapat berubah menjadi 4-4-2 ketika terdapat pemicu untuk melakukan pressing.

Pendekatan ini membuat bentuk pertahanan tidak selalu kaku. Posisi awal pemain dapat berubah mengikuti pergerakan bola dan situasi pertandingan.

Salah satu ciri paling menonjol dari permainan Herdman adalah high press. Dalam beberapa situasi, beberapa pemain langsung mengepung pemain lawan yang sedang menguasai bola untuk memberikan tekanan.

Selain trio bek tengah, sistem pertahanan Herdman juga mengandalkan dua gelandang pivot sebagai filter pertama terhadap serangan lawan. Peran tersebut penting untuk melindungi lini belakang sekaligus membantu tim melakukan transisi.

Timnas Indonesia sendiri disebut memiliki pemain yang dapat mengisi peran tersebut, termasuk Joe Pessi dan Tom He yang dinilai mampu saling melengkapi di lini tengah.

Secara keseluruhan, karakter permainan John Herdman dinilai memiliki sejumlah kesamaan dengan Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong. Kecenderungan menggunakan tiga bek, mengandalkan permainan sayap, menciptakan overload, serta menerapkan pressing membuat gaya Herdman berpotensi lebih mudah diterapkan dengan komposisi skuad Garuda saat ini.

Meski demikian, bentuk akhir permainan Timnas Indonesia tetap akan bergantung pada pilihan Herdman ketika menangani skuad secara langsung. Formasi di atas kertas hanya menjadi titik awal karena situasi pertandingan menuntut pemain bergerak dinamis dan merespons perubahan permainan.

Baca Juga: Review Suzuki XL7 Facelift 2026: Harga, Fitur Baru, dan Rasanya

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Taktik John Herdman Formasi Tiga Bek shin tae-yong John Herdman Timnas Indonesia