TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Megawati Hangestri kembali menunjukkan performa impresif dalam masa persiapan Hyundai Hillstate. Menghadapi NEC Red Rockets Kawasaki dalam laga uji coba tertutup, pemain asal Indonesia itu mencetak 40 poin sekaligus meraih gelar Most Valuable Player (MVP) dan membawa Hillstate menang telak 3-0.
Torehan tersebut melanjutkan produktivitas Megawati dalam rangkaian pertandingan pramusim. Sebelumnya, pemain berjuluk Megatron itu mencetak 38 poin saat Hyundai Hillstate mengalahkan Saga Hisamitsu Springs dengan skor 3-1.
Artinya, Megawati mengumpulkan total 78 poin dari dua laga uji coba menghadapi klub Jepang. Konsistensi tersebut membuat perannya sebagai salah satu tumpuan utama serangan Hyundai Hillstate semakin menonjol.
Dalam laga melawan NEC Red Rockets Kawasaki, Megawati langsung menjadi pusat perhatian sejak set pertama. Pukulan silang tajamnya beberapa kali menghasilkan angka bagi Hillstate.
NEC berusaha meredam tekanan melalui permainan cepat. Namun, strategi tersebut belum cukup menghentikan serangan Hyundai.
Memasuki set kedua, NEC memperketat pertahanan di area belakang dan menggunakan double block untuk menghadapi Megawati. Upaya tersebut juga belum sepenuhnya efektif.
Lompatan tinggi dan smash keras Megawati beberapa kali mampu menembus blok lawan. Hillstate pun tetap menjaga keunggulan hingga set kedua.
Pada set ketiga, NEC mencoba meningkatkan tempo untuk memperpanjang pertandingan. Hyundai Hillstate tetap mampu menjaga kendali. Megawati semakin efektif memanfaatkan variasi umpan dari rekan-rekannya, terutama melalui serangan dari posisi dua.
Serangan dari sektor kanan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membantu Hillstate mengunci kemenangan 3-0.
Baca Juga: LKP Tatik Modes, Sukses Cetak Wirausaha Baru Melalui PKW Platinum 2026
78 Poin dari Dua Laga Jepang
Rangkaian pertandingan pramusim Hyundai Hillstate memberikan kesempatan bagi tim untuk menguji kesiapan pemain. Sebelum mengalahkan NEC Red Rockets, armada Kang Sung Hyung juga mencatat kemenangan 3-1 atas Saga Hisamitsu Springs dan 3-0 atas Pilsung Wonder Dogs.
Hasil pertandingan uji coba memang belum dapat dijadikan ukuran mutlak kekuatan Hyundai Hillstate di kompetisi resmi. Namun, produktivitas Megawati memberikan gambaran mengenai proses adaptasinya setelah bergabung dengan tim.
Dalam dua pertandingan menghadapi klub Jepang, Megawati mampu mengemas 38 dan 40 poin. Total 78 poin tersebut sekaligus memperlihatkan konsistensinya sebagai penyelesai serangan.
Performa itu menjadi semakin menarik karena Hyundai Hillstate sedang mempersiapkan perubahan gaya bermain. Pelatih Kang Sung Hyung disebut tengah menyiapkan konsep speed volleyball untuk menghadapi musim baru.
Sistem tersebut menuntut aliran bola yang lebih cepat dan pola serangan yang tidak mudah dibaca. Megawati pun perlu menyesuaikan timing serangannya agar dapat melakukan serangan sebelum blok lawan terbentuk secara sempurna.
Dalam skema tersebut, timing menjadi salah satu kunci. Megawati dituntut melakukan langkah awalan lebih cepat, bahkan sebelum bola sepenuhnya berada di tangan setter Kim Dain.
Perpaduan Megawati dan Kim Dain diharapkan dapat menghasilkan serangan cepat dari sisi kanan. Kim Dain berperan menentukan distribusi bola, sedangkan Megawati menjadi salah satu opsi utama untuk menyelesaikan serangan.
Baca Juga: Warga Miskin Bisa Masuk Desil Tinggi Penentuannya Berdasarkan Banyak Indikator
Speed Volleyball Jadi Tantangan Baru
Hyundai Hillstate tidak hanya mengandalkan Megawati dan Kim Dain. Jordan Wilson diplot sebagai outside hitter di sisi kiri untuk menjaga keseimbangan serangan.
Ketika blok lawan fokus mengantisipasi Wilson, Kim Dain dapat mengalihkan bola kepada Megawati. Dengan demikian, ruang serang dari sisi kanan bisa lebih terbuka.
Serangan cepat dari pemain tengah seperti Beyuna juga menjadi ancaman tambahan. Sementara penerimaan bola pertama dari libero Kim Yongyon menjadi fondasi agar distribusi Kim Dain tetap akurat.
Respons Megawati terhadap instruksi taktis baru menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses persiapan. Semakin cepat ia memahami pola permainan tersebut, semakin banyak pilihan yang dapat dikembangkan Hyundai Hillstate.
Namun, lawan juga akan memiliki kesempatan mempelajari pola tersebut ketika kompetisi resmi dimulai. Megawati berpotensi menjadi sasaran servis sekaligus mendapat pengawalan double block.
Karena itu, pemain berjuluk Megatron tersebut tidak hanya dituntut mengandalkan smash keras. Variasi seperti memanfaatkan tangan bloker, melakukan tip, mencari sudut kosong, dan mengubah arah pukulan dapat menjadi bagian dari pilihan serangan.
Kelengkapan variasi tersebut juga dapat membantu Hyundai membuka ruang bagi pemain lain. Ketika pertahanan lawan terlalu fokus menghentikan Megawati, sektor kiri maupun tengah berpeluang mendapatkan celah.
Catatan 40 poin dalam kemenangan 3-0 atas NEC Red Rockets akhirnya menjadi salah satu catatan paling menonjol dari rangkaian pramusim Hyundai Hillstate. Megawati sekaligus meraih MVP dalam pertandingan tersebut.
Dengan total 78 poin dari dua laga melawan klub Jepang, Megawati menunjukkan produktivitas tinggi selama masa persiapan. Namun, tantangan berikutnya adalah membawa performa tersebut ke dalam sistem permainan cepat Hyundai Hillstate ketika menghadapi kompetisi resmi.
Baca Juga: Penjabat Kades Buluagung Terisi
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest