Feda Ega Pratama Akui Harus Berbenah Usai P18 di GP Misano

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB
Feda Ega Pratama mengakui harus berbenah setelah finis P18 di GP Misano. Pernyataannya muncul di tengah sorotan terhadap Honda Team Asia (Pinterest).
Feda Ega Pratama mengakui harus berbenah setelah finis P18 di GP Misano. Pernyataannya muncul di tengah sorotan terhadap Honda Team Asia (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama mengakui dirinya masih harus berbenah setelah finis di posisi ke-18 pada GP Misano. Pernyataan tersebut muncul ketika pembalap muda Indonesia itu tengah mendapat sorotan menyusul hasil tanpa poin dalam balapan tersebut.

Hasil P18 membuat Feda menjadi perhatian penggemar. Apalagi, penampilannya di Misano dinilai berbeda dibandingkan beberapa balapan sebelumnya. Pembalap bernomor 9 itu tidak mampu menunjukkan agresivitas yang biasanya terlihat sejak awal lomba.

Di tengah kritik yang mengarah kepada Honda Team Asia, Feda justru menyampaikan bahwa dirinya juga perlu melakukan evaluasi. Sikap tersebut kemudian membuat publik kembali mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi selama akhir pekan GP Misano.

Sepanjang musim, Feda dikenal mampu melakukan pergerakan cepat sejak lap-lap awal. Bahkan ketika memulai balapan dari posisi belakang, ia beberapa kali mampu mencari celah, melakukan overtake, dan memperbaiki posisi.

Namun, situasi berbeda terlihat di Misano. Setelah lampu start padam, Feda tetap berusaha mendorong motornya, tetapi kecepatannya tidak terlihat segarang biasanya. Ia disebut membutuhkan waktu untuk menemukan ritme ketika para rival di depan sudah mulai berebut posisi.

Kondisi tersebut menjadi semakin penting karena balapan berlangsung dalam situasi yang penuh insiden. Ketika sejumlah pembalap terjatuh, peluang bagi Feda untuk mendapatkan posisi sebenarnya terbuka. Namun, ia justru terlihat lebih berhati-hati dan tidak langsung memberikan tekanan seperti yang biasa ditunjukkannya.

Baca Juga: Vanja Bukilic Ingin Bertemu Megawati, Kini Jadi Rival di Liga Voli Korea

Feda Pilih Evaluasi Diri

Di tengah kondisi tersebut, Feda tidak menjadikan Honda Team Asia sebagai pihak yang harus disalahkan. Ia justru menyampaikan bahwa persoalan bukan hanya mengenai motor dan dirinya juga perlu berbenah.

Pernyataan itu muncul ketika Honda Team Asia juga tengah mendapat sorotan dari publik. Dalam beberapa seri terakhir, performa tim dinilai belum memenuhi harapan sebagian penggemar.

Feda sebenarnya bisa saja memberikan penjelasan lebih jauh mengenai kendala yang dirasakannya. Namun, ia memilih mengambil pendekatan yang lebih tenang dengan mengakui tanggung jawab atas hasil yang didapat.

Sikap tersebut dapat dipandang sebagai upaya untuk tidak mencari kambing hitam setelah hasil buruk. Pada saat yang sama, pernyataan Feda justru membuat penggemar semakin penasaran karena mereka melihat perbedaan performanya di lintasan.

Sepanjang musim, Feda sudah menunjukkan kemampuan bersaing dengan pembalap yang menggunakan motor berbeda. Ia juga beberapa kali mampu memperbaiki posisi ketika berada dalam situasi sulit.

Karena itu, perubahan performa di Misano menjadi bahan evaluasi. Namun, transkrip tidak memberikan bukti yang dapat memastikan bahwa masalah tersebut sepenuhnya berasal dari Feda maupun Honda Team Asia.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Disorot, Rumor Sabotase Motor Honda Team Asia Mencuat

Penggemar Menunggu Feda Kembali Agresif

Ada beberapa kemungkinan yang disebut dalam pembahasan tersebut. Feda bisa saja melakukan kesalahan, belum menemukan feeling terbaik terhadap motor, atau kesulitan menghadapi kondisi lintasan Misano.

Semua kemungkinan itu merupakan bagian dari persaingan balap. Karena itu, hasil P18 tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kemampuan Feda mengalami penurunan.

Yang menjadi perhatian justru adalah bagaimana pembalap Indonesia tersebut merespons hasil buruk tersebut. Feda memilih menjadikan kegagalan di Misano sebagai bahan untuk melakukan pembenahan terhadap dirinya.

Sementara itu, penggemar lebih berharap melihat kembali karakter Feda yang selama ini mereka kenal. Pembalap yang berani melesat ketika lampu start padam, mencari celah dari posisi belakang, serta berani bertarung dengan pembalap-pembalap KTM.

Hasil di Misano akhirnya bukan hanya soal posisi ke-18. Balapan tersebut juga menjadi momentum evaluasi bagi Feda setelah penampilannya tidak sesuai harapan.

Pernyataan Feda yang mengakui dirinya perlu berbenah juga menunjukkan bahwa ia tidak ingin hasil buruk tersebut hanya diarahkan kepada persoalan teknis. Ia memilih mengambil bagian dalam tanggung jawab tersebut.

Kini, perhatian berikutnya tertuju pada penampilan Feda Ega Pratama setelah GP Misano. Balapan selanjutnya akan menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana hasil evaluasi tersebut diterapkan di lintasan.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Gagal Cetak Poin di Misano, Ini Masalah yang Disorot

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
moto3 Feda Ega Pratama Honda Team Asia GP Misano motogp