Feda Ega Pratama Jadi Sorotan Usai GP Misano, Ekspresinya Berubah Drasti

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 18:43 WIB
Feda Ega Pratama menjadi sorotan usai GP Misano setelah finis tanpa poin. Ekspresinya yang lebih serius memunculkan berbagai pertanyaan (Pinterest).
Feda Ega Pratama menjadi sorotan usai GP Misano setelah finis tanpa poin. Ekspresinya yang lebih serius memunculkan berbagai pertanyaan (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Feda Ega Pratama menjadi sorotan setelah kembali gagal mencetak poin pada GP Misano. Bukan hanya hasil balapan yang menjadi perhatian, perubahan ekspresi pembalap muda Indonesia itu setelah turun dari motor juga membuat penggemar bertanya-tanya.

Feda mengakhiri balapan tanpa membawa pulang poin. Setelah race berakhir, suasana di sekitar garasi Honda Team Asia disebut terlihat lebih hening dibandingkan biasanya.

Feda yang biasanya masih menunjukkan ekspresi lega atau menyapa kru setelah menyelesaikan balapan, kali ini justru terlihat lebih diam. Raut wajahnya tampak serius ketika kembali ke garasi.

Perubahan tersebut menjadi perhatian karena Feda sebelumnya dikenal tetap menunjukkan semangat meski mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Bahkan setelah mengalami crash, ia disebut masih mampu menunjukkan keinginan untuk bangkit pada sesi berikutnya.

Namun, pemandangan di Misano terasa berbeda. Setelah turun dari motor, Feda terlihat lebih banyak menghabiskan waktu di dalam garasi. Ia tampak fokus memperhatikan kembali catatan atau gambaran lintasan yang ada di hadapannya.

Alih-alih menikmati waktu setelah balapan, Feda terlihat seperti sedang mencoba memahami apa yang terjadi sepanjang race. Ia kemudian mengurus barang-barangnya sendiri dan merapikan tas tanpa banyak menunjukkan ekspresi.

Perubahan gestur tersebut kemudian memunculkan berbagai pertanyaan dari penggemar. Mereka mempertanyakan apakah Feda sedang menghadapi tekanan lebih besar, kesulitan menemukan kembali ritme terbaik, atau ada faktor lain yang memengaruhi penampilannya.

Baca Juga: Vanja Bukilic Ingin Bertemu Megawati, Kini Jadi Rival di Liga Voli Korea

Ekspresi Feda Jadi Perhatian

Meski demikian, perubahan ekspresi Feda tidak dapat langsung dikaitkan dengan satu penyebab tertentu. Transkrip juga menegaskan bahwa hanya Feda sendiri yang mengetahui apa yang sebenarnya sedang dipikirkannya.

Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian terhadap Feda memang cukup besar. Selain hasil balapan, terdapat pembicaraan mengenai masa depannya, spekulasi ketertarikan tim lain, serta rumor mengenai kemungkinan perpindahan tim.

Namun, tidak ada bukti dalam transkrip yang memastikan bahwa rumor tersebut menjadi penyebab perubahan sikap Feda setelah GP Misano.

Yang terlihat adalah tekanan besar yang menyertai perjalanan pembalap muda tersebut. Feda harus menghadapi ekspektasi tinggi setiap kali berada di lintasan. Ketika mampu tampil bagus, pujian datang. Sebaliknya, hasil buruk membuat kritik dan pertanyaan segera bermunculan.

Kondisi itu menjadi bagian dari tantangan seorang pembalap muda yang masih membangun pengalaman di level internasional.

Perubahan suasana di garasi Honda Team Asia juga menjadi perhatian. Jika sebelumnya suasana setelah balapan sering terlihat lebih ringan ketika Feda mendapatkan hasil positif, kali ini atmosfernya disebut terasa lebih dingin.

Namun, kondisi tersebut tidak berarti para kru tidak memberikan dukungan. Ada kemungkinan mereka memberikan ruang kepada Feda untuk mencerna hasil balapan dan mengevaluasi apa yang terjadi.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Gagal Cetak Poin di Misano, Ini Masalah yang Disorot

Hasil Buruk Bukan Akhir Perjalanan

Feda sendiri masih memiliki perjalanan panjang dalam karier balapnya. Satu balapan tanpa poin tidak menghapus penampilan positif yang sebelumnya sudah ia tunjukkan.

Justru, situasi sulit seperti di Misano dapat menjadi bagian dari proses seorang pembalap dalam menghadapi tekanan kompetisi. Hal yang kemudian menjadi perhatian adalah bagaimana Feda merespons hasil tersebut dan menemukan kembali performanya.

Sorotan terhadap ekspresi Feda setelah balapan juga perlu dilihat secara proporsional. Raut wajah serius, sikap lebih diam, atau aktivitas mengevaluasi catatan lintasan belum cukup untuk memastikan kondisi psikologis maupun penyebab tertentu di balik sikapnya.

Karena itu, berbagai pertanyaan mengenai Feda masih sebatas pengamatan dan spekulasi dari luar. Belum ada pernyataan dalam transkrip yang menjelaskan bahwa perubahan tersebut disebabkan oleh kehilangan kepercayaan diri, tekanan dari rumor transfer, atau persoalan di luar lintasan.

Yang pasti, hasil GP Misano menjadi momentum yang tidak sesuai harapan bagi Feda. Pembalap Indonesia tersebut harus kembali mengevaluasi penampilannya sebelum menghadapi balapan berikutnya.

Penggemar pun kini menantikan respons Feda setelah hasil tanpa poin tersebut. Perhatian bukan hanya tertuju pada hasil akhir, tetapi juga pada bagaimana pembalap muda itu kembali menemukan ritme dan karakter balap yang selama ini menjadi bagian dari perjalanannya di Moto3.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Akui Harus Berbenah Usai P18 di GP Misano

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
moto3 Feda Ega Pratama Honda Team Asia GP Misano motogp