Veda Ega Pratama Dibidik Aspar, Masa Depan Bersama Honda Mulai Dipertanyakan

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 16:50 WIB
Veda Ega Pratama dikaitkan dengan Aspar untuk Moto3 2027. Rumor ini muncul setelah performa impresifnya bersama Honda di kelas dunia.(pinterest)
Veda Ega Pratama dikaitkan dengan Aspar untuk Moto3 2027. Rumor ini muncul setelah performa impresifnya bersama Honda di kelas dunia.(pinterest)

JAKARTA - Veda Ega Pratama disebut mulai masuk radar tim papan atas Eropa untuk musim Moto3 2027. Pembalap muda asal Gunungkidul itu dikaitkan dengan Gaviota Aspar setelah performanya pada musim debut di kelas dunia mulai mencuri perhatian.

Kabar mengenai Veda Ega Pratama tersebut disebut bermula dari informasi yang disampaikan jurnalis olahraga Henry Wibowo. Dalam transkrip video, disebut ada komunikasi rahasia antara seorang bos tim besar dengan pihak yang memantau perkembangan Veda.

Belum ada pengumuman resmi mengenai kepindahan Veda. Karena itu, informasi mengenai ketertarikan Aspar tersebut masih berada dalam ranah rumor yang perlu dikonfirmasi pihak terkait.

Performa Veda Jadi Perhatian

Veda memasuki Moto3 2026 dengan modal sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup. Ekspektasi terhadap pembalap berusia 17 tahun itu cukup besar, tetapi penampilannya pada awal musim disebut melampaui perkiraan.

Baca Juga: Target PNBP PPN Prigi Rp 300 Juta Armada dan GT Jadi Pembeda

Pada seri Thailand, Veda mampu finis di posisi lima besar. Performa tersebut kemudian berlanjut di Brasil ketika ia berhasil mengamankan podium pertamanya di kelas Moto3.

Veda memang sempat gagal meraih poin pada salah satu seri, tetapi dalam transkrip disebut masih berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Jaraknya dengan pemuncak klasemen, Maximo Quiles, disebut 38 poin.

Catatan tersebut menjadi salah satu alasan namanya mulai diperhitungkan dalam pembicaraan mengenai masa depan pembalap Moto3. Adaptasi cepat terhadap persaingan kelas dunia membuat Veda disebut memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.

Gaya balap agresif juga menjadi salah satu karakter yang disorot. Veda disebut mempunyai kemampuan melakukan pengereman terlambat dan tetap menjaga kecepatan ketika memasuki tikungan. Karakter seperti ini dianggap menarik bagi tim yang mencari pembalap muda dengan potensi besar.

Aspar Disebut Mulai Mengincar

Nama Gaviota Aspar kemudian muncul dalam rumor tersebut. Tim yang dipimpin Jorge Martinez Aspar itu disebut memiliki struktur pembinaan pembalap di berbagai kelas Grand Prix.

Baca Juga: Honda Icon e Rp28 Juta Punya Bagasi 26 Liter, Sekali Cas Tembus 53 Km

Dalam narasi video, ketertarikan Aspar kepada Veda dikaitkan dengan kombinasi kemampuan balap dan potensi komersialnya. Indonesia mempunyai basis penggemar balap motor yang besar, sehingga kehadiran pembalap Indonesia juga dapat memberikan nilai tambah bagi tim.

Selain faktor tersebut, transkrip menyoroti perbedaan paket teknis yang digunakan tim-tim Eropa dan Honda di Moto3. Motor-motor yang berada dalam kelompok KTM disebut memiliki keunggulan dalam beberapa aspek performa dibandingkan Honda NSF250RW.

Kondisi itu membuat kemungkinan bergabung dengan tim Eropa menjadi bahan pembicaraan. Dengan paket motor dan kru teknis yang berbeda, Veda disebut berpotensi mendapatkan pengalaman baru dalam persaingan Moto3.

Dilema Veda Bersama Honda

Di sisi lain, Veda mempunyai hubungan panjang dengan Honda. Astra Honda Racing Team menjadi bagian penting dalam proses pembinaannya sejak level awal hingga mencapai kejuaraan dunia.

Honda Team Asia juga mempunyai jalur pembinaan yang memungkinkan pembalap Asia berkembang menuju MotoGP. Dalam transkrip, perjalanan Ai Ogura digunakan sebagai salah satu contoh keberhasilan pembalap yang tumbuh melalui sistem tersebut.

Karena itu, apabila rumor mengenai Aspar berkembang menjadi tawaran nyata, Veda akan menghadapi keputusan penting. Bertahan bersama Honda berarti melanjutkan program yang sudah membentuk kariernya. Sementara peluang pindah ke tim Eropa dapat membuka pengalaman dan lingkungan kompetisi yang berbeda.

Namun, semua kemungkinan tersebut masih menunggu kepastian. Belum ada konfirmasi resmi yang memastikan Veda akan meninggalkan Honda atau bergabung dengan Aspar pada musim 2027.

Untuk saat ini, performa di lintasan tetap menjadi bagian terpenting dalam perjalanan Veda. Setiap hasil balapan akan ikut menentukan bagaimana masa depannya di kejuaraan dunia.

Jika ketertarikan tim Eropa benar-benar berlanjut menjadi negosiasi resmi, keputusan Veda pada akhirnya akan menjadi salah satu perkembangan penting dalam perjalanan pembalap Indonesia di Moto3.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Veda Ega Pratama Moto3 2027 Aspar honda motogp