Veda Ega Pratama dari P19 ke P4, Penalti Ubah Hasil Moto3 Austria

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:30 WIB
Veda Ega Pratama start P19 dan sempat naik ke P4 di Moto3 Austria 2026, tetapi dua long lap penalty membuatnya finis P13.(pinterest)
Veda Ega Pratama start P19 dan sempat naik ke P4 di Moto3 Austria 2026, tetapi dua long lap penalty membuatnya finis P13.(pinterest)

JAKARTA - Veda Ega Pratama menjalani salah satu balapan paling dramatis di Moto3 Austria 2026. Memulai lomba dari posisi ke-19 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (20/9), pembalap Indonesia itu mampu merangsek hingga posisi keempat sebelum insiden dengan David Muñoz berujung pada long lap penalty.

Perjuangan Veda Ega Pratama sebenarnya sudah terlihat sejak lap-lap awal. Start dari barisan belakang tidak membuat pembalap Honda Team Asia tersebut terlalu lama berada di luar persaingan. Ia langsung memperbaiki posisi dan terus melakukan manuver untuk mengejar rombongan di depannya.

Pada lap ketiga, Veda sudah berada di posisi ke-13. Pergerakannya kemudian berlanjut hingga akhirnya masuk ke persaingan lima besar. Pada lap ke-10, Veda sudah berada di posisi kelima setelah sejumlah rival mengalami masalah di lintasan.

Perlahan tetapi pasti, Veda semakin dekat dengan David Muñoz yang berada di depannya. Kesempatan untuk menyalip akhirnya datang pada lap ke-13. Veda berhasil melewati Muñoz dan naik ke posisi keempat.

Posisi tersebut menjadi pencapaian penting mengingat Veda mengawali balapan dari P19. Bahkan, pada lap ke-14, Veda masih mampu mempertahankan posisi keempat di tengah persaingan ketat rombongan kedua.

Duel dengan David Muñoz Berujung Penalti

Persaingan kembali memanas menjelang akhir balapan. Veda sempat kehilangan beberapa posisi sebelum kembali terlibat duel dengan Muñoz.

Baca Juga: Cara Menurunkan Desil Bansos Terbaru, Bisa Ajukan Lewat Aplikasi

Pada lap ke-16, keduanya bersaing dalam jarak dekat. Dalam insiden tersebut, Muñoz keluar lintasan hingga terjatuh. Veda tetap melanjutkan balapan dan kembali berada di barisan depan.

Insiden itu kemudian diperiksa steward MotoGP. Keputusan yang dikeluarkan menyatakan Veda sebagai pihak yang menyebabkan kecelakaan atau causing a crash. Akibatnya, Veda dijatuhi long lap penalty.

Penalti tersebut datang ketika balapan tinggal menyisakan beberapa lap. Veda bahkan sempat kembali berada di posisi keempat sebelum menjalankan hukuman.

Situasinya semakin sulit karena pelaksanaan long lap pertama dinilai tidak sesuai ketentuan. Veda kemudian harus mengulangi penalti tersebut. Regulasi mengharuskan pembalap melewati jalur long lap yang telah ditentukan dan tetap berada di antara garis pembatas jalur tersebut.

Dua kali menjalani long lap membuat posisi Veda merosot tajam. Dari persaingan empat besar, ia akhirnya harus menyelesaikan balapan di posisi ke-13.

Hasil tersebut memang jauh dari posisi yang sempat dicapai Veda sepanjang balapan. Namun, ia tetap membawa pulang tiga poin dari Austria.

Tambahan tersebut membuat koleksi poin Veda di klasemen Moto3 2026 mencapai 100 angka. Ia berada di posisi kedelapan klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari Hakim Danish yang menempati posisi ketujuh dengan 101 poin.

Bagi Veda, hasil Moto3 Austria juga mengakhiri rentetan dua balapan tanpa poin. Sebelumnya, ia finis ke-20 di Moto3 Aragon dan ke-18 di San Marino.

Sementara itu, kemenangan di Red Bull Ring menjadi milik Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team. Ia finis di depan Brian Uriarte dan Alvaro Carpe.

Balapan Austria akhirnya meninggalkan dua gambaran berbeda bagi Veda. Di satu sisi, hasil akhir P13 menunjukkan dampak besar dari penalti. Di sisi lain, perjalanan dari P19 hingga sempat berada di P4 memperlihatkan kemampuan Veda untuk bersaing di barisan depan.

Bagi pembalap Indonesia tersebut, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan kembali mengubah kecepatan menjadi hasil yang lebih baik pada seri berikutnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Veda Ega Pratama Moto3 2026 Long Lap Penalty David Munoz Moto3 Austria 2026