Veda Ega Pratama Finis P13 di Moto3 Austria, Padahal Sempat Kuasai P4

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:35 WIB
Veda Ega Pratama finis P13 di Moto3 Austria 2026 setelah sempat naik dari P19 ke P4 sebelum terkena dua long lap penalty.(pinterest)
Veda Ega Pratama finis P13 di Moto3 Austria 2026 setelah sempat naik dari P19 ke P4 sebelum terkena dua long lap penalty.(pinterest)

JAKARTA - Hasil akhir Veda Ega Pratama di Moto3 Austria 2026 mungkin terlihat biasa jika hanya melihat posisi finis. Pembalap Indonesia itu mengakhiri balapan di posisi ke-13. Namun, angka tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring.

Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi ke-19. Dari tempat tersebut, ia harus melewati rombongan pembalap satu demi satu untuk membuka jalan menuju posisi depan. Performa agresif sejak awal membuat posisinya terus meningkat hingga akhirnya masuk ke persaingan empat besar.

Perjalanan dari P19 menuju P4 menjadi salah satu bagian paling mencolok dari balapan Veda. Ia tidak hanya mengandalkan kecepatan motor, tetapi juga berulang kali mencari celah untuk melakukan manuver terhadap pembalap di depannya.

Persaingan ketat membuat posisi Veda beberapa kali berubah. Setelah sempat berada di posisi keempat, ia kembali turun ke belakang rombongan depan. Namun, pembalap Honda Team Asia tersebut tidak kehilangan ritme.

Veda kembali mengejar pembalap di depannya dan terlibat duel dengan David Muñoz. Jarak yang semakin dekat membuat pertarungan keduanya berlangsung ketat.

Sempat Kembali ke Barisan Depan

Veda akhirnya berhasil melakukan manuver terhadap Muñoz. Posisi pembalap Indonesia tersebut kembali naik dan perjuangan dari P19 mulai terlihat hasilnya.

Baca Juga: Hutan Gunung Toyan Terbakar, Warga Tiga Desa Panik

Namun, duel tersebut kemudian menjadi titik penting dalam balapan. Saat mencoba membalas manuver Veda, Muñoz mengalami insiden hingga keluar lintasan dan terjatuh.

Veda tetap melanjutkan balapan. Pada momen tersebut, ia masih berada di barisan depan dan bahkan sempat menempati posisi kelima.

Situasi kemudian berubah setelah Race Direction memberikan long lap penalty kepada Veda. Penalti tersebut berkaitan dengan insiden yang melibatkan Muñoz.

Veda harus menjalani hukuman tersebut ketika peluangnya untuk mempertahankan posisi lima besar masih terbuka. Waktu yang hilang membuat posisinya turun cukup jauh.

Tidak berhenti sampai di situ, Veda kemudian harus menjalani long lap penalty untuk kedua kalinya karena pelaksanaan penalti pertama dinilai tidak sesuai ketentuan.

Dua hukuman tersebut membuat pembalap Indonesia itu kehilangan kesempatan untuk mempertahankan posisi di rombongan depan. Setelah sebelumnya berjuang dari P19 hingga P4, Veda akhirnya kembali turun dan menyelesaikan balapan di posisi ke-13.

Meski kehilangan banyak posisi, Veda tetap mampu membawa pulang tiga poin dari Austria. Tambahan tersebut membuat koleksi poinnya di klasemen sementara Moto3 2026 mencapai 100 poin.

Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa performa Veda di Austria tidak bisa hanya dinilai dari posisi finis. Ia menunjukkan kemampuan untuk melakukan pemulihan besar sejak awal balapan, tetapi kehilangan waktu akibat dua long lap penalty membuat hasil akhirnya berubah drastis.

Bagi Veda, balapan tersebut juga menjadi pengalaman penting dalam menghadapi situasi balapan yang penuh tekanan. Start dari posisi ke-19 memaksanya mengambil banyak risiko untuk mendapatkan posisi. Ketika sudah berada di depan, persaingan dengan pembalap lain pun tetap berlangsung ketat hingga lap-lap akhir.

Pada akhirnya, P13 menjadi posisi yang tercatat dalam hasil resmi Moto3 Austria. Namun, perjalanan Veda sepanjang balapan menunjukkan cerita yang jauh lebih panjang.

Dari P19, ia mampu menembus P4 dan kembali bertarung di barisan depan. Setelah terkena penalti dua kali, posisinya merosot hingga akhirnya finis ke-13.

Bagi pembalap Indonesia tersebut, pekerjaan berikutnya adalah membawa kecepatan yang sudah ditunjukkan di Austria ke seri berikutnya. Konsistensi akan menjadi bagian penting agar perjuangan dari barisan belakang tidak kembali berakhir dengan hilangnya peluang mendapatkan hasil besar.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Veda Ega Pratama Moto3 2026 Long Lap Penalty David Munoz Moto3 Austria