JAKARTA - Megawati Hangestri perlahan mendapatkan tempat istimewa di Hyundai Hill State. Setelah sebelumnya harus beradaptasi sebagai pemain asing di Korea, Megawati kini justru semakin dekat dengan pemain muda. Salah satu tanda kedekatan itu terlihat dari panggilan “Kakak Mega” yang diberikan Li Minong, pemain berusia 19 tahun.
Li Minong merupakan outside hitter Hyundai Hill State. Dalam salah satu momen yang disorot, Minong memberikan semangat kepada Megawati menggunakan bahasa Indonesia dengan mengatakan “Kakak Mega fighting”.
Bagi Megawati, kedekatan tersebut menjadi bagian dari hubungan yang mulai terbentuk bersama rekan-rekan setimnya. Dalam wawancara, ia juga mengakui cukup dekat dengan para pemain muda Hyundai Hill State, termasuk Minong.
Pengalaman Dua Musim di Korea
Sebelum memperkuat Hyundai Hill State, Megawati sudah memiliki pengalaman dua musim bermain di Korea bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.
Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika Megawati kembali menghadapi proses adaptasi bersama klub barunya. Bahasa, budaya, sistem permainan, serta karakter pemain lokal menjadi sejumlah hal yang harus dipahami.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Cross Hybrid Facelift Makin Gagah, Kapan Masuk Indonesia?
Kini, situasinya mulai berbeda. Megawati perlahan tidak hanya dipandang sebagai pemain asing yang harus menyesuaikan diri, tetapi juga sebagai pemain senior yang bisa menjadi tempat bertanya bagi pemain-pemain yang lebih muda.
Perubahan tersebut berjalan bersamaan dengan perannya di lapangan. Megawati tetap dikenal sebagai opposite hitter dengan kemampuan serangan yang kuat. Namun, kehidupan di luar pertandingan menunjukkan sisi lain dari pemain Indonesia tersebut.
Kedekatannya dengan pemain muda membuat hubungan dalam tim tidak hanya terbentuk ketika mereka menjalani latihan atau pertandingan.
Kedekatan Jadi Bagian dari Chemistry Tim
Chemistry sebuah tim tidak selalu dibangun melalui strategi permainan. Interaksi sehari-hari juga dapat menjadi bagian dari proses membangun hubungan antarpemain.
Hyundai Hill State bahkan ikut merayakan ulang tahun Megawati. Para pemain muda terlibat dalam momen tersebut, sementara penggemar Indonesia turut memberikan kejutan berupa food truck.
Rangkaian momen itu menjadi gambaran bagaimana Megawati mulai diterima dalam lingkungan barunya. Sebutan “Kakak Mega” dari Li Minong juga memperlihatkan kedekatan personal yang muncul di antara pemain senior dan pemain muda.
Meski demikian, hubungan yang terbangun di luar lapangan masih harus diterjemahkan ke dalam pertandingan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana chemistry tersebut membantu Hyundai Hill State membangun kombinasi permainan yang lebih solid.
Megawati perlu menemukan koneksi dengan setter Kim Dain. Ia juga harus memahami sistem permainan Kang Sung Hong serta mencari kombinasi terbaik bersama Jordan Wilson.
Di sisi lain, pemain muda seperti Li Minong akan terus menjalani proses belajar bersama tim. Kehadiran Megawati memberikan pengalaman berbeda dalam lingkungan Hyundai Hill State.
Perjalanan tersebut membuat posisi Megawati di klub barunya semakin menarik untuk diperhatikan. Ia datang sebagai pemain asing yang harus beradaptasi, tetapi kini mulai mendapatkan panggilan sebagai seorang kakak.
“Kakak Mega” akhirnya bukan sekadar panggilan dari pemain muda. Sebutan tersebut menggambarkan bagaimana hubungan Megawati dengan lingkungan Hyundai Hill State mulai berkembang sebelum chemistry mereka diuji sepenuhnya dalam pertandingan resmi.
Editor : Maylanni Diana Fitri