Feda Ega Pratama Diburu Aspar dan Intact GP, Tawaran Kontrak Bikin Heboh

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 16:20 WIB
Feda Ega Pratama dikaitkan dengan Aspar dan Intact GP. Rumor kontrak ratusan ribu euro bikin bursa Moto3 2027 memanas.
Feda Ega Pratama dikaitkan dengan Aspar dan Intact GP. Rumor kontrak ratusan ribu euro bikin bursa Moto3 2027 memanas.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Feda Ega Pratama mulai menjadi nama yang ramai diperbincangkan dalam bursa transfer Moto3 2027. Pembalap muda Indonesia tersebut disebut tidak lagi sekadar mencari kursi, tetapi justru berpotensi diperebutkan dua tim, yakni Aspar dan Intact GP. Bahkan, muncul skenario tawaran kontrak bernilai ratusan ribu euro per musim untuk mengamankan tanda tangannya.

Situasi tersebut membuat masa depan Feda semakin menarik. Sebelumnya, Aspar disebut menjadi salah satu tim yang serius memantau perkembangan pembalap Indonesia tersebut. Kini, Intact GP juga muncul dalam skenario perebutan Feda apabila terjadi perubahan susunan pembalap mereka untuk musim 2027.

Meski demikian, seluruh angka kontrak dan kemungkinan kepindahan tersebut masih sebatas rumor. Belum ada pengumuman resmi dari Feda, Aspar, maupun Intact GP mengenai kesepakatan kontrak untuk musim depan.

Baca Juga: 7 Mobil Keluarga Hybrid Paling Irit 2026, Ada yang Makin Terjangkau

Aspar Siapkan Proyek Jangka Panjang

Dalam skenario yang beredar, Aspar disebut menawarkan kontrak berdurasi dua tahun kepada Feda. Nilai dasarnya diperkirakan mencapai sekitar 400.000 euro per musim.

Jumlah tersebut masih dapat bertambah melalui bonus performa. Bonus bisa berkaitan dengan pencapaian podium, kemenangan, posisi klasemen akhir, hingga target tertentu sepanjang musim.

Jika mampu tampil konsisten dan memenuhi berbagai target, nilai keseluruhan paket kontrak Feda disebut berpotensi mencapai 500.000 hingga 550.000 euro dalam satu musim.

Tawaran tersebut bukan hanya soal nominal. Aspar disebut melihat Feda sebagai bagian dari proyek jangka panjang. Pengembangan kemampuan teknis dan kesempatan membangun karier secara bertahap menjadi daya tarik tersendiri bagi pembalap muda.

Selain aspek olahraga, Feda juga memiliki nilai komersial. Sebagai pembalap Indonesia yang mempunyai basis penggemar besar di Tanah Air, kehadirannya dapat memberikan keuntungan bagi tim dari sisi pemasaran.

Intact GP Bisa Datang dengan Tawaran Lebih Besar

Persaingan semakin menarik jika Intact GP benar-benar ikut memburu Feda. Skenario tersebut dapat terjadi apabila ada perubahan susunan pembalap sehingga satu kursi Moto3 mereka terbuka untuk musim 2027.

Feda kemudian disebut sebagai salah satu kandidat yang potensial untuk mengisi posisi tersebut. Usianya yang masih muda, pengalaman internasional yang terus bertambah, serta perkembangan performanya membuatnya menjadi aset menarik untuk proyek jangka panjang.

Dalam skenario rumor tersebut, Intact GP bahkan disebut dapat menawarkan nilai kontrak lebih agresif dibandingkan Aspar. Gaji dasar diperkirakan berada di kisaran 500.000 euro per musim dengan kontrak dua tahun.

Selain itu, terdapat kemungkinan signing bonus sekitar 100.000 euro dan bonus berdasarkan hasil balapan. Bonus kemenangan bahkan disebut bisa mencapai sekitar 40.000 euro.

Jika seluruh bonus berhasil diraih, nilai paket kontrak Feda secara keseluruhan disebut berpotensi mendekati 650.000 hingga 700.000 euro per musim.

Feda Tak Bisa Hanya Melihat Gaji

Jika persaingan tersebut benar-benar terjadi, Feda akan berada dalam posisi yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Bukan lagi pembalap yang harus mengejar kursi Moto3, melainkan tim yang berlomba mendapatkan tanda tangannya.

Namun, keputusan Feda tentu tidak cukup hanya berdasarkan nominal kontrak. Motor yang kompetitif, dukungan teknis, lingkungan tim, kesempatan berkembang, serta jalur menuju Moto2 dan MotoGP menjadi faktor yang jauh lebih penting untuk karier jangka panjang.

Aspar memiliki keunggulan melalui proyek jangka panjang, sedangkan Intact GP dalam skenario ini menawarkan paket finansial yang lebih agresif.

Untuk saat ini, belum diketahui apakah salah satu tawaran tersebut benar-benar berada di meja negosiasi. Masa depan Feda Ega Pratama masih menunggu perkembangan bursa transfer Moto3 2027.

Jika perang kontrak tersebut benar-benar terjadi, pilihan Feda bisa menjadi salah satu keputusan terbesar dalam perjalanan kariernya.

Baca Juga: Modal Usaha Besar Masih Minim Investor Ditopang oleh UMK

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinteerst
Feda Ega Pratama Moto3 2027 Bursa Transfer Moto3 Aspar Intact GP