Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Waspada Link Phishing: Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Akhmad Nur Khoiri • Senin, 31 Maret 2025 | 12:51 WIB
Ilustrasi link phishing yang menyerupai situs resmi.
Ilustrasi link phishing yang menyerupai situs resmi.

Trenggaleknjenggelek - Di era digital, keamanan internet menjadi aspek krusial yang harus dipahami oleh setiap pengguna.

Salah satu ancaman yang sering mengintai adalah link phishing, sebuah modus penipuan siber yang bertujuan mencuri informasi pribadi korban.

Melalui tautan palsu, pelaku dapat mengakses data sensitif seperti kata sandi, informasi perbankan, hingga kode OTP.  

Lantas, apa itu link phishing, bagaimana ciri-cirinya, dan bagaimana cara mengeceknya?

Apa Itu Link Phishing? 

Secara bahasa, istilah phishing berasal dari kata "fishing", yang berarti “memancing.”

Sesuai namanya, teknik ini digunakan untuk “memancing” pengguna internet agar mengeklik tautan berbahaya yang dapat menginfeksi perangkat dengan malware atau mengarahkan korban ke situs palsu guna mencuri informasi pribadi.  

Metode phishing sering kali memanfaatkan berbagai platform, mulai dari email, media sosial, hingga aplikasi pesan singkat.

Data yang diincar bisa berupa kredensial akun perbankan, informasi kartu kredit, atau data pribadi lainnya.  

Para peretas kerap menggunakan teknik Fake Click-Through URL Keywording (FCKW), yaitu menyamarkan URL palsu agar terlihat seperti situs resmi.

Akibatnya, korban tidak menyadari bahwa mereka sedang memasukkan data sensitif ke dalam situs jebakan. 

Untuk menghindari jebakan phishing, berikut beberapa ciri-ciri link berbahaya yang perlu diwaspadai:  

1. URL Mencurigakan

Link phishing sering kali memiliki URL yang menyerupai situs resmi, tetapi dengan sedikit perubahan pada karakter.

Modifikasi ini bisa berupa penggunaan angka sebagai pengganti huruf atau penambahan karakter yang tidak biasa.  

Contoh:  

- Situs resmi: www.mandiri.com  

- Situs phishing: www.m4nd1r1.com  

2. Meminta Informasi Pribadi Secara Mendesak

Tautan phishing biasanya mengarahkan pengguna ke halaman yang meminta informasi sensitif, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau kode OTP, dengan dalih verifikasi atau keamanan akun. 

3. Tampilan Mirip Situs Resmi

Pelaku sering kali meniru desain situs asli agar terlihat meyakinkan.

Meski sekilas tampak serupa, biasanya terdapat perbedaan kecil, seperti logo yang buram atau tata letak yang tidak rapi.

  Baca Juga: Fenomena Velocity di Kalangan Gen Z: Editan Makin Estetik, FYP Makin Asik!

4. Pesan Mendesak dan Mengancam

Teknik manipulasi psikologis digunakan dalam phishing untuk membuat korban panik dan segera bertindak.

Biasanya, pesan mengancam pemblokiran akun atau denda jika pengguna tidak segera mengeklik tautan yang diberikan.  

5. HTTPS Palsu

Meskipun situs dengan HTTPS biasanya lebih aman, beberapa pelaku phishing menggunakan sertifikat keamanan palsu untuk mengelabui korban.

Oleh karena itu, selain memastikan HTTPS, periksa juga nama domainnya secara teliti.  

Cara Menghindari Link Phishing

Agar tidak terjebak dalam skema phishing, ikuti langkah-langkah berikut:  

1. Periksa URL dengan Teliti

Sebelum mengeklik tautan, pastikan URL yang dituju benar-benar berasal dari situs resmi. Jika ada kejanggalan, lebih baik hindari.  

2. Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Mengaktifkan autentikasi dua faktor dapat menambah lapisan keamanan akun, terutama untuk akun perbankan dan email.

3. Jangan Mengeklik Link dari Sumber Tidak Dikenal

Jika menerima pesan atau email dengan tautan mencurigakan, sebaiknya hindari mengekliknya.

Pastikan informasi yang diberikan berasal dari sumber terpercaya.  

4. Gunakan Alat Pengecekan Link Phishing  

Beberapa platform menyediakan alat untuk memeriksa apakah suatu tautan berbahaya atau tidak. Beberapa di antaranya:  

- Google Safe Browsing: [https://transparencyreport.google.com/safe-browsing/search](https://transparencyreport.google.com/safe-browsing/search)  

- VirusTotal: [https://www.virustotal.com/](https://www.virustotal.com/)  

- PhishTank: [https://www.phishtank.com/](https://www.phishtank.com/)  

5. Laporkan Link Mencurigakan

Jika menemukan link phishing, segera laporkan ke penyedia layanan internet atau platform terkait agar dapat ditindaklanjuti.  

Kesimpulan

Phishing merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan pencurian identitas, akses ilegal ke akun pribadi, hingga kerugian finansial.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna internet untuk mengenali ciri-ciri link phishing dan mengambil langkah-langkah pencegahan guna menjaga keamanan data pribadi.  

Tetap waspada dan selalu cek kebenaran tautan sebelum mengeklik. (kho)

(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(Yuan Edo/RDR.BJN)
(Yuan Edo/RDR.BJN)
PRODUK LOKAL: Berbagai jenis kerajinan gerabah jadi pilihan mengisi liburan Lebaran (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
PRODUK LOKAL: Berbagai jenis kerajinan gerabah jadi pilihan mengisi liburan Lebaran (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
TERUS BERKEMBANG DAN EKSIS: Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu senantiasa terus berkembang.
TERUS BERKEMBANG DAN EKSIS: Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu senantiasa terus berkembang.
JAMBU KRISTAL: Salah satu kebun jambu kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk sudah mendekati musim panen. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)
JAMBU KRISTAL: Salah satu kebun jambu kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk sudah mendekati musim panen. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)
TEKSAS WONOCOLO: Museum Geopark Wonocolo menyimpan beragam artefak sejarah seputar pengeboran migas tradisional sejak era kolonialisme. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
TEKSAS WONOCOLO: Museum Geopark Wonocolo menyimpan beragam artefak sejarah seputar pengeboran migas tradisional sejak era kolonialisme. (FARHAN REZA ARDIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
POTENSI WISATA: Luas WTG sekitar 1,3 hektare, tanah kas desa yang dipolse menjadi objek wisata. (HAKAM ALHIFARI/RADAR BOJONEGORO)
POTENSI WISATA: Luas WTG sekitar 1,3 hektare, tanah kas desa yang dipolse menjadi objek wisata. (HAKAM ALHIFARI/RADAR BOJONEGORO)
Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Cara Menghindari Ancaman Situs Palsu #link phishing #cara menghindari #phishing