Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Jangan Asal Klik Link dari Kurir! Begini Cara Malware Menyamar Jadi Info Paket

Mahsun Nidhom • Kamis, 1 Mei 2025 | 14:25 WIB
Modus malware terbaru menyamar sebagai info pengiriman paket.
Modus malware terbaru menyamar sebagai info pengiriman paket.

Trenggaleknjenggelek - Di tengah maraknya belanja online, banyak orang menerima pesan dari kurir atau ekspedisi setiap harinya.

Tapi tahukah Anda? Di balik notifikasi “paket Anda sedang dikirim” bisa jadi tersimpan ancaman cyber yang serius.

Modus baru phishing kini menyamar sebagai info pengiriman paket dan mulai memakan korban.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Sentuh 2.925 Siswa di Karangsoko, Trenggalek Bersiap Cetak Generasi Sehat

Modus Penipuan Berkedok Kurir

Para pelaku siber memanfaatkan rutinitas masyarakat dalam menerima paket sebagai celah untuk menyebarkan malware.

Mereka mengirim pesan melalui WhatsApp, SMS, bahkan email, mengatasnamakan kurir dari ekspedisi populer seperti JNE, J&T, SiCepat, atau bahkan “Shopee Express”.

Pesan tersebut biasanya menyertakan tautan yang seolah-olah mengarahkan ke pelacakan paket atau invoice pengiriman.

Faktanya? Link tersebut berisi malware atau situs palsu yang merekam data pribadi pengguna.

Baca Juga: BAZNAS Luncurkan Balai Ternak di Trenggalek, Berdayakan Ekonomi Mustahik

Contoh pesan umum yang digunakan: “Paket Anda gagal dikirim, silakan periksa rincian pengiriman di link berikut: [tautan mencurigakan]

Apa yang Terjadi Jika Link Dibuka?

Begitu tautan dibuka, ada beberapa kemungkinan risiko yang bisa terjadi:

Lebih mengkhawatirkan lagi, beberapa malware canggih dapat menyusup ke sistem operasi dan mengakses aplikasi perbankan maupun dompet digital.

Baca Juga: Review Film: Mendadak Dangdut – Kisah Cinta, Impian, dan Musik yang Menghentak

Tips Menghindari Penipuan Berkedok Paket

Agar tidak menjadi korban, berikut beberapa langkah perlindungan yang dapat Anda lakukan:

1. Jangan klik link dari pesan mencurigakan, apalagi yang tidak Anda minta.

2. Selalu periksa nomor pengirim. Jika menggunakan nomor pribadi dan bukan akun resmi, abaikan saja.

3. Lacak paket hanya dari situs atau aplikasi resmi ekspedisi.

4. Aktifkan proteksi keamanan di ponsel, seperti Google Play Protect dan antivirus.

5. Laporkan pesan mencurigakan ke pihak ekspedisi atau melalui aplikasi pelaporan hoaks.

Tetap Waspada Meski Cuma Terima Paket

Pesan dari “kurir” yang tampak sepele bisa menjadi pintu masuk bagi kejahatan siber. Di era serba digital, kesadaran dan kehati-hatian menjadi kunci utama menjaga keamanan data pribadi Anda. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#malware #belanja online #phishing