TRENGGALEK NJENGGELEK- Samsung Galaxy A26 5G menjadi salah satu ponsel kelas menengah terbaru dari Samsung yang cukup menarik perhatian. Dengan harga yang masih relatif terjangkau, HP ini menawarkan sejumlah fitur premium seperti dukungan jaringan 5G, desain elegan, hingga jaminan update software panjang. Namun, di balik keunggulannya, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli.
Dalam penggunaan selama sekitar satu minggu, sejumlah kelebihan dan kekurangan dari Samsung Galaxy A26 5G mulai terlihat jelas. Hal ini penting menjadi bahan pertimbangan bagi calon pengguna yang masih “mendang-mending” memilih perangkat di kelas harga serupa.
Desain Premium dan Tahan Air
Salah satu daya tarik utama Samsung Galaxy A26 5G terletak pada desainnya. Bagian belakang menggunakan material kaca dengan perlindungan Gorilla Glass Victus, memberikan kesan premium yang jarang ditemukan di kelasnya. Tampilan modul kamera yang simpel dengan finishing hitam juga menambah kesan elegan.
Tak hanya itu, ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP67. Artinya, perangkat ini tahan debu dan mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman satu meter selama 30 menit. Fitur ini menjadi nilai tambah signifikan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Performa Kencang dan Dukungan 5G
Di sektor performa, Samsung Galaxy A26 5G dibekali chipset Exynos 1380 berbasis fabrikasi 5nm. Dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB, performanya tergolong kencang untuk aktivitas sehari-hari hingga multitasking.
Dukungan jaringan 5G juga membuat ponsel ini lebih future-proof, mengingat jaringan generasi terbaru tersebut mulai berkembang di berbagai kota di Indonesia.
Update Software Panjang dan Fitur AI
Samsung memberikan jaminan update sistem operasi hingga enam kali serta pembaruan keamanan selama enam tahun. Ini menjadi salah satu keunggulan utama dibanding kompetitor di kelasnya.
Dari sisi software, perangkat ini sudah menjalankan One UI terbaru berbasis Android 15. Beberapa fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti Circle to Search hingga fitur hiburan juga sudah tersedia, meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Baca Juga: 7 HP Samsung Terbaik Harga 3 Jutaan 2026, Fitur Premium Mulai Galaxy A17 hingga A36!
Kamera Stabil dan Cocok untuk Vlogging
Samsung Galaxy A26 5G dibekali kamera utama 50 MP dengan dukungan OIS (Optical Image Stabilization), ultrawide 8 MP, serta makro 2 MP. Hasil foto dan video dinilai cukup memuaskan, terutama dari segi stabilisasi dan dynamic range.
Untuk perekaman video, kamera utama mampu merekam hingga resolusi 4K. Sementara kamera depan menghasilkan video yang stabil di resolusi Full HD 30 fps, meski belum mendukung 4K. Secara keseluruhan, kemampuan kameranya cukup layak untuk kebutuhan konten dan vlogging ringan.
Kekurangan: Desain Layar hingga Fitur Audio
Meski menawarkan banyak keunggulan, Samsung Galaxy A26 5G bukan tanpa kekurangan. Salah satu yang paling mencolok adalah desain layar. Bezel yang cukup tebal, terutama di bagian bawah, membuat tampilannya terasa kurang modern.
Selain itu, notch layar masih menggunakan desain waterdrop (Infinity-U), yang memberikan kesan seperti ponsel generasi lama.
Kekurangan lain adalah absennya charger dalam paket penjualan. Pengguna harus membeli kepala charger 25W secara terpisah, dengan harga sekitar Rp200 ribuan.
Di sektor audio, ponsel ini hanya dibekali satu speaker (mono), sehingga pengalaman mendengarkan musik kurang maksimal. Tidak adanya jack audio 3,5 mm juga menjadi catatan bagi pengguna yang masih menggunakan earphone kabel.
Keterbatasan Video 4K
Kekurangan terakhir terletak pada mode perekaman video 4K. Saat menggunakan resolusi ini, pengguna hanya bisa memakai kamera utama. Lensa ultrawide tidak dapat digunakan, kecuali resolusi diturunkan ke Full HD.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A26 5G menawarkan kombinasi menarik antara desain premium, performa solid, dan dukungan software panjang. Namun, beberapa kekurangan seperti desain layar, audio, dan fitur video perlu dipertimbangkan.
Bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan, kamera stabil, dan penggunaan jangka panjang, ponsel ini masih layak dipertimbangkan. Namun, jika menginginkan pengalaman multimedia lebih maksimal, ada baiknya melihat alternatif lain di kelas harga yang sama.
Baca Juga: Review Samsung Galaxy A37 5G: Selisih Rp1 Juta dengan A57, Ternyata Bedanya Jauh!
Editor : Cholifatun Nisak