JAKARTA - Daftar HP AMOLED 144 Hz termurah 2026 semakin ramai dengan kehadiran berbagai model baru yang menawarkan layar super mulus dan performa tinggi. Teknologi yang dulu hanya tersedia di smartphone flagship kini mulai merambah segmen harga Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan.
Bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman visual, HP AMOLED 144 Hz termurah 2026 menjadi pilihan menarik. Refresh rate tinggi membuat animasi lebih halus, scrolling lebih responsif, dan gaming terasa lebih nyaman dibanding layar standar 60 Hz atau 90 Hz.
Tidak hanya itu, panel AMOLED juga memberikan warna yang lebih hidup, kontras tajam, serta hitam yang pekat. Kombinasi ini menjadikan smartphone di kelas menengah semakin kompetitif.
Layar Mulus Jadi Standar Baru
Salah satu pilihan menarik adalah Tecno Spark 40 Pro. Smartphone ini hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K dan refresh rate 144 Hz. Dengan harga mulai Rp2,2 jutaan, pengguna sudah bisa merasakan pengalaman visual yang sangat halus.
Dari sisi performa, ponsel ini ditenagai chipset Helio G100 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB. Baterai 5.200 mAh dengan fast charging 45 watt juga menjadi nilai tambah untuk penggunaan harian.
Baca Juga: 7 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik untuk Jangka Panjang, Galaxy A56 5G Paling Tahan hingga 7 Tahun!
Baterai Besar dan Fitur Lengkap
Pilihan lain datang dari Itel S26 Ultra yang menawarkan baterai jumbo 6.000 mAh. Layarnya menggunakan panel AMOLED 144 Hz dengan tingkat kecerahan hingga 4.500 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Smartphone ini juga dilengkapi fitur NFC, fingerprint under display, serta sertifikasi IP65. Dengan harga mulai Rp2,3 jutaan, perangkat ini cukup kompetitif di kelasnya.
Performa Stabil untuk Gaming
Bagi yang mencari performa lebih tinggi, Infinix Hot 60 Pro bisa jadi pilihan. Dibekali chipset Helio G200 dan RAM hingga 16 GB (termasuk virtual), ponsel ini mampu mencatat skor AnTuTu sekitar 460 ribu poin.
Baca Juga: Samsung Galaxy A16: Upgrade Minim tapi Dapat Update 6 Tahun, Ini Kelebihan dan Kekurangannya!
Layarnya menggunakan panel AMOLED 1,5K dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan tinggi. Dukungan fast charging 45 watt juga membuat pengisian daya lebih efisien.
Alternatif dengan Chipset Lebih Kencang
Infinix Note 50 menawarkan performa lebih tinggi dengan chipset Dimensity 7300 Ultimate. Skor AnTuTu mencapai 675 ribu poin, cukup untuk multitasking hingga gaming menengah.
Selain itu, ponsel ini dibekali layar AMOLED 144 Hz yang dilindungi Gorilla Glass serta kamera utama 64 MP dengan OIS. Baterai 5.500 mAh memastikan daya tahan yang lebih lama.
Layar Curved dan Desain Premium
Tecno Spark 40 Pro Plus hadir dengan desain lebih premium berkat layar AMOLED melengkung. Resolusi tinggi dan refresh rate 144 Hz membuat tampilannya sangat tajam dan responsif.
Performa ditopang chipset Helio G200 dengan skor AnTuTu sekitar 457 ribu poin. Baterai 5.200 mAh dan fast charging 45 watt melengkapi keunggulan perangkat ini.
Opsi Gaming Lebih Serius
Untuk pengguna yang mengutamakan gaming, Infinix GT35 5G menjadi pilihan menarik. Ditenagai chipset Dimensity 7400, ponsel ini mampu mencetak skor AnTuTu hingga 770 ribu poin.
Dukungan layar AMOLED 144 Hz, sistem pendingin vapor chamber, serta baterai 5.500 mAh menjadikannya cocok untuk gaming kompetitif.
Kamera dan Performa Seimbang
Sementara itu, Tecno Camon 40 Pro 5G menawarkan keseimbangan antara performa dan kamera. Dengan chipset Dimensity 7300 dan kamera utama 50 MP sensor Sony, ponsel ini cocok untuk pengguna yang aktif di media sosial.
Layarnya tetap menggunakan AMOLED 144 Hz dengan desain melengkung. Baterai 5.200 mAh dan fast charging 45 watt mendukung penggunaan sepanjang hari.
Kesimpulan
HP AMOLED 144 Hz termurah 2026 menjadi bukti bahwa teknologi layar canggih kini semakin terjangkau. Dengan harga mulai Rp2 jutaan, pengguna sudah bisa menikmati layar super mulus, performa stabil, dan fitur lengkap.
Pilihan yang beragam membuat pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan, baik untuk gaming, fotografi, maupun penggunaan harian. Tren ini diprediksi akan terus berkembang seiring meningkatnya permintaan pasar.
Editor : Divka Vance Yandriana