Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana Lebih Hemat? Simak Perbandingan Biaya Polytron Fox dan Honda Beat Ini!

Divka Vance Yandriana • Jumat, 1 Mei 2026 | 19:20 WIB
Motor listrik vs motor bensin, mana lebih hemat? Simak perbandingan biaya Polytron Fox dan Honda Beat secara lengkap di sini.
Motor listrik vs motor bensin, mana lebih hemat? Simak perbandingan biaya Polytron Fox dan Honda Beat secara lengkap di sini.

JAKARTA - Perdebatan soal motor listrik vs motor bensin kembali mencuat di tengah masyarakat. Banyak yang meyakini motor listrik lebih hemat biaya operasional, namun tidak sedikit pula yang masih ragu. Sebuah perbandingan terbaru mencoba mengupas secara rinci biaya penggunaan motor listrik vs motor bensin dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam simulasi ini, motor listrik diwakili oleh Polytron Fox dengan sistem sewa baterai, sementara motor bensin menggunakan Honda Beat 2023 yang dikenal irit bahan bakar. Perbandingan difokuskan pada biaya operasional, bukan kenyamanan atau performa.

Baca Juga: Daftar HP Tecno Terbaik 2026, Spek Gahar Harga Bersahabat, Pova 7 Ultra hingga Camon 40 Pro 5G Jadi Buruan

Perhitungan Biaya per Kilometer

Langkah awal adalah menghitung biaya per kilometer dari kedua jenis kendaraan. Untuk motor bensin, asumsi yang digunakan adalah harga BBM Rp10.000 per liter dengan konsumsi 60 km per liter. Hasilnya, biaya per kilometer Honda Beat berada di angka Rp166.

Sementara itu, motor listrik Polytron Fox menggunakan baterai berkapasitas sekitar 1,9 kWh. Dengan tarif listrik rata-rata Rp1.444 per kWh, biaya pengisian penuh sekitar Rp2.800 untuk jarak tempuh 70 km. Artinya, biaya per kilometer hanya sekitar Rp40.

Dari sini terlihat jelas bahwa secara konsumsi energi, motor listrik vs motor bensin menunjukkan keunggulan signifikan pada motor listrik.

Baca Juga: 5 HP Tecno Layar 144 Hz Murah: Mulai 2 Jutaan, Gaming Makin Mulus dan Scroll Anti Lag!

Simulasi Biaya Tahunan

Namun, biaya per kilometer bukan satu-satunya faktor. Simulasi kemudian dilanjutkan ke biaya tahunan dengan berbagai tingkat mobilitas.

Pada skenario mobilitas rendah, yakni 240 km dalam dua minggu (sekitar 17 km per hari), biaya bahan bakar motor bensin mencapai Rp1,02 juta per tahun. Sementara motor listrik hanya membutuhkan sekitar Rp248 ribu.

Namun, ketika ditambahkan biaya lain seperti sewa baterai (Rp125 ribu per bulan), pajak, dan perawatan, total biaya tahunan berubah. Honda Beat mencatat total sekitar Rp1,36 juta, sedangkan Polytron Fox S mencapai Rp1,78 juta.

Baca Juga: Daftar HP Poco Snapdragon Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan hingga Flagship Killer, Performa Kencang Anti Lemot!

Artinya, pada mobilitas rendah, motor bensin masih lebih hemat dibandingkan motor listrik.

Mobilitas Tinggi Jadi Penentu

Perbandingan motor listrik vs motor bensin mulai berubah saat mobilitas meningkat. Pada penggunaan lebih intens, misalnya bahan bakar 4 liter habis dalam seminggu, motor listrik mulai unggul.

Ketika konsumsi mencapai 1 liter per hari (60 km), selisih biaya semakin terlihat. Bahkan pada penggunaan ekstrem hingga 3 liter per hari (180 km), motor listrik jauh lebih hemat dibandingkan motor bensin.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi mobilitas pengguna, semakin besar potensi penghematan dari motor listrik.

Faktor Harga Beli dan Sewa Baterai

Selain biaya operasional, harga beli kendaraan juga menjadi pertimbangan. Honda Beat dibanderol sekitar Rp18 jutaan, sedangkan Polytron Fox S dan Fox R berada di kisaran Rp30 jutaan.

Namun, selisih harga tersebut bisa dikompensasi melalui sistem sewa baterai. Dalam perhitungan, selisih harga antara Honda Beat dan Polytron Fox S setara dengan biaya sewa baterai selama sekitar 4,6 tahun.

Dengan kata lain, meskipun harga awal motor listrik lebih mahal, biaya operasional yang lebih rendah bisa menutupi selisih tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Kesimpulan: Tergantung Kebutuhan

Dari hasil simulasi, tidak ada jawaban mutlak dalam perdebatan motor listrik vs motor bensin. Untuk penggunaan ringan hingga sedang, motor bensin masih lebih ekonomis. Namun untuk mobilitas tinggi, motor listrik menawarkan penghematan yang signifikan.

Faktor lain seperti kenyamanan, akses pengisian daya, dan preferensi pribadi juga tetap menjadi penentu utama. Meski begitu, dari sisi biaya energi, motor listrik terbukti lebih efisien.

Dengan tren harga BBM yang fluktuatif dan dorongan menuju energi ramah lingkungan, motor listrik berpotensi menjadi pilihan utama di masa depan—terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Editor : Divka Vance Yandriana
#motor bensin listrik #polytron fox #motor listrik