JAKARTA - Indomobil E-Motor Sprinto mulai mencuri perhatian sebagai motor listrik bergaya skutik yang disebut-sebut mirip Honda Vario dan Beat. Dengan desain “aman” khas Asia Tenggara, Indomobil E-Motor Sprinto hadir membawa kombinasi tampilan familiar, fitur modern, dan performa yang cukup mengejutkan di kelasnya.
Kehadiran Indomobil E-Motor Sprinto menjadi salah satu langkah serius Indomobil dalam meramaikan pasar motor listrik di Indonesia. Motor ini pertama kali diperkenalkan beberapa bulan lalu dan kini mulai banyak dibahas karena menawarkan sensasi berkendara yang mendekati motor bensin.
Bagi pengguna skutik konvensional seperti Vario atau Beat, Indomobil E-Motor Sprinto bisa menjadi alternatif menarik. Pasalnya, dari segi desain hingga ergonomi, motor ini terasa tidak asing bagi pengendara di Tanah Air.
Desain Familiar, Rasa Skutik Jepang
Secara tampilan, Indomobil E-Motor Sprinto mengusung desain agresif dengan garis tajam yang identik dengan motor Asia Tenggara. Bagian depan terlihat menyerupai Honda Vario, lengkap dengan lampu LED, DRL, dan desain fascia yang modern.
Namun, ada sedikit perbedaan karakter. Jika motor Jepang cenderung lebih lancip, Sprinto hadir dengan bagian depan yang lebih lebar. Hal ini memberikan kesan kokoh sekaligus membedakannya dari kompetitor.
Di bagian kaki-kaki, motor ini menggunakan ban depan 90/90 ring 14 yang cukup umum, sehingga memudahkan penggantian. Suspensi teleskopik dan rem cakram di bagian depan juga menambah kenyamanan berkendara.
Baca Juga: Nissan Grafite Resmi Diumumkan, MPV Murah 7 Penumpang Debut Januari 2026, Siap Tantang Triber!
Fitur Canggih di Kelasnya
Salah satu keunggulan utama Indomobil E-Motor Sprinto adalah fitur yang tergolong melimpah. Motor ini sudah dibekali panel instrumen digital touchscreen yang bisa menampilkan berbagai informasi, termasuk navigasi dan konektivitas.
Tak hanya itu, terdapat fitur Bluetooth speaker, mirroring layar, hingga indikator seperti G-force yang jarang ditemukan di motor sekelasnya. Bahkan, motor ini juga dilengkapi Traction Control System (TCS) dan hill start assist.
Fitur regenerative braking juga hadir dengan dua level pengaturan. Sistem ini membantu mengisi ulang daya baterai saat deselerasi, sekaligus memberikan kontrol tambahan saat berkendara.
Baca Juga: Nissan Gravite 2026 Siap Guncang Pasar Low MPV Indonesia, Toyota Avanza Terancam Punya Rival Baru ?
Performa dan Mode Berkendara
Dari sisi performa, Indomobil E-Motor Sprinto menggunakan motor listrik tipe hub drive dengan tenaga sekitar 3,5 kW atau setara 4,7 PS. Meski terlihat kecil, torsinya mencapai 195 Nm di roda, memberikan akselerasi yang responsif.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Boost. Mode Comfort cocok untuk penggunaan santai dengan kecepatan sekitar 40 km/jam. Sementara Sport menjadi pilihan ideal untuk harian dengan kecepatan hingga 60 km/jam.
Adapun mode Boost memungkinkan motor melaju hingga 90 km/jam. Namun, penggunaan mode ini membuat konsumsi baterai lebih cepat habis, sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
Baterai dan Jarak Tempuh
Indomobil E-Motor Sprinto dibekali baterai berkapasitas sekitar 2,45 kWh berbasis lithium. Dalam kondisi ideal, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 km.
Namun, dalam penggunaan sehari-hari dengan kombinasi mode berkendara, jarak tempuh realistisnya bervariasi. Mode Sport dan Comfort masih cukup efisien, sementara Boost cenderung lebih boros.
Waktu pengisian daya juga relatif standar, dengan opsi fast charging yang tersedia melalui konektor khusus pada baterai.
Handling Nyaman dan Ergonomi Bersahabat
Dari sisi kenyamanan, Indomobil E-Motor Sprinto menawarkan posisi duduk yang ergonomis dengan tinggi jok sekitar 770 mm. Pengendara dengan tinggi sekitar 169 cm masih bisa menapak dengan cukup nyaman.
Handling motor ini juga tergolong stabil, terutama dengan setting suspensi yang bisa disesuaikan. Saat digunakan untuk selap-selip di kemacetan, motor terasa ringan dan mudah dikendalikan.
Fitur CBS (Combi Brake System) turut membantu distribusi pengereman agar lebih aman, meski belum dilengkapi ABS.
Layak Jadi Alternatif Motor Harian
Secara keseluruhan, Indomobil E-Motor Sprinto menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke motor listrik tanpa kehilangan sensasi berkendara skutik konvensional.
Dengan desain familiar, fitur melimpah, dan performa yang cukup mumpuni, motor ini berpotensi menjadi pesaing serius di segmen motor listrik Indonesia.
Terlebih, posisinya yang berada di tengah dari segi harga membuatnya cukup kompetitif dibanding model lain di lini Indomobil maupun kompetitor sekelasnya.
Editor : Divka Vance Yandriana