Penurunan harga iPhone 13 ini muncul tak lama setelah Apple meluncurkan iPhone 16e pada 19 Februari 2025. Seri terbaru tersebut disebut hadir sebagai varian iPhone 16 dengan harga lebih ekonomis namun tetap membawa spesifikasi tinggi.
Tak hanya itu, Apple juga dikabarkan telah melunasi komitmen investasi kepada pemerintah Indonesia senilai Rp163,6 miliar. Langkah tersebut memunculkan peluang besar iPhone 16 series segera resmi dijual di Indonesia.
Kombinasi dua kabar besar itu diduga menjadi salah satu penyebab harga iPhone generasi sebelumnya mulai turun, termasuk iPhone 13 yang saat ini masih menjadi salah satu iPhone paling diminati masyarakat.
Harga iPhone 13 di iBox dan Digimap Turun
Berdasarkan pantauan terbaru di awal Maret 2025, harga iPhone 13 varian 128 GB di iBox dan Digimap kini berada di kisaran Rp8,4 jutaan hingga Rp8,5 jutaan.
Padahal pada Februari 2025 lalu, varian yang sama masih dijual di angka Rp8,7 jutaan.
Sementara untuk iPhone 13 varian 256 GB, kini dibanderol sekitar Rp9,9 jutaan atau hampir menyentuh Rp10 juta.
Menariknya, stok warna di iBox masih tergolong lengkap baik untuk varian 128 GB maupun 256 GB. Sedangkan di Digimap, ketersediaan unit mulai terbatas dan hanya tersisa warna tertentu seperti Starlight dan Midnight.
Harga di Marketplace Lebih Murah
Tak hanya di distributor resmi, penurunan harga juga terjadi di marketplace. Di platform Blibli misalnya, harga iPhone 13 justru terlihat lebih murah dibanding toko resmi lainnya.
Jika sebelumnya varian warna Starlight dijual sekitar Rp8,7 jutaan dan warna Midnight di angka Rp8,4 jutaan, kini keduanya sama-sama turun menjadi sekitar Rp8 jutaan saja.
Selisih harga tersebut cukup menarik perhatian calon pembeli, terutama pengguna yang sudah lama mengincar iPhone 13 namun menunggu harga turun.
Baca Juga: UJI KOMPETENSI TKKR SMKN 1 POGALAN ANGKAT TEMA PENGANTIN NUSANTARA DAN INTERNASIONAL
Bahkan tak sedikit pengguna yang baru membeli iPhone 13 pada Februari lalu mengaku menyesal karena harga kembali turun hanya dalam waktu satu bulan.
Efek Kehadiran iPhone 16e
Kehadiran iPhone 16e diyakini menjadi salah satu faktor utama yang membuat harga iPhone lama ikut terkoreksi.
Seperti strategi Apple sebelumnya, setiap kali ada peluncuran produk baru maka harga generasi lama biasanya ikut turun untuk menjaga daya tarik pasar.
Apalagi iPhone 16e disebut membawa spesifikasi lebih baru dengan harga yang lebih terjangkau dibanding seri utama iPhone 16 lainnya.
Jika nantinya iPhone 16 series resmi masuk Indonesia, permintaan terhadap seri lama seperti iPhone 13 diperkirakan akan semakin menurun. Kondisi itulah yang berpotensi membuat harga iPhone 13 kembali terkoreksi dalam beberapa bulan ke depan.
iPhone 13 Masih Jadi Favorit
Meski mulai turun harga, iPhone 13 masih dianggap sangat layak dibeli pada 2025. Smartphone ini masih menawarkan performa kencang berkat chipset Apple A15 Bionic serta kualitas kamera yang tetap kompetitif.
Selain itu, desain iPhone 13 juga masih terlihat premium dan modern untuk penggunaan harian maupun kebutuhan konten media sosial.
Dengan harga yang kini mulai mendekati Rp8 jutaan, iPhone 13 menjadi salah satu pilihan paling menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa harus membeli seri terbaru.
Momentum Ramadan juga dinilai membuat banyak konsumen mulai berburu gadget baru, termasuk iPhone 13 yang kini semakin terjangkau.
Namun calon pembeli disarankan tetap membandingkan harga antar toko sebelum membeli karena perbedaan harga antar platform masih cukup signifikan.
Jika tren penurunan harga terus berlanjut dan iPhone 16 resmi masuk Indonesia, bukan tidak mungkin harga iPhone 13 akan kembali turun dalam waktu dekat.
Baca Juga: Luncurkan Jurusan Teknik Pengelasan
Editor : Dyah Wulandari