JAKARTA - Poco kembali meramaikan pasar smartphone global dengan merilis dua perangkat terbarunya, yakni Poco M8 Pro dan Poco M8. Kehadiran Poco M8 Pro langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang tergolong tinggi, bahkan mendekati kelas menengah, meski diposisikan sebagai HP entry level.
Sejak awal peluncurannya, Poco M8 Pro menjadi sorotan berkat kombinasi fitur unggulan dan harga yang masih kompetitif. Poco M8 Pro hadir dengan teknologi baterai terbaru hingga performa yang cukup bertenaga, membuatnya berpotensi jadi primadona baru di pasar Indonesia jika resmi masuk dalam waktu dekat.
Tak hanya Poco M8 Pro, varian Poco M8 juga turut diperkenalkan sebagai versi lebih terjangkau. Meski begitu, kedua perangkat ini tetap mengusung sejumlah fitur menarik yang siap bersaing di segmen masing-masing.
Baterai Jumbo 6500 mAh Jadi Andalan Poco M8 Pro
Salah satu daya tarik utama Poco M8 Pro adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.500 mAh dengan teknologi karbon silikon. Teknologi ini memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi perangkat menjadi terlalu tebal.
Tak hanya besar, baterai Poco M8 Pro juga didukung fast charging 100W. Poco mengklaim pengisian daya dari 0 hingga 100 persen bisa dilakukan hanya dalam waktu sekitar 40 menit. Fitur ini jelas menjadi nilai tambah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Tahan Air Ekstrem hingga IP69K
Poco M8 Pro juga unggul dalam hal ketahanan. Smartphone ini telah mengantongi sertifikasi IP68 hingga IP69K. Artinya, perangkat ini tidak hanya tahan terhadap debu dan air, tetapi juga mampu menghadapi tekanan air tinggi serta suhu ekstrem.
Baca Juga: Daftar Harga Toyota Rush Bekas 2018-2023 Maret 2025, Mulai Rp150 Jutaan hingga Gear Sport 2023
Dengan kemampuan ini, Poco M8 Pro bahkan bisa bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada smartphone kelas menengah ke atas.
Kamera 50 MP dan Layar AMOLED 120Hz
Di sektor fotografi, Poco M8 Pro dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran besar 1/1,55 inci. Kamera ini ditemani lensa ultrawide 8 MP dan sensor tambahan 2 MP.
Sementara di bagian depan, terdapat kamera selfie 32 MP yang mendukung kebutuhan video call hingga pembuatan konten. Dari sisi layar, Poco M8 Pro menggunakan panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz.
Layar ini juga mendukung Dolby Vision, tingkat kecerahan hingga 3.200 nits, serta dilindungi Gorilla Glass Victus 2. Teknologi PWM dimming 3.840 Hz turut disematkan untuk kenyamanan mata saat penggunaan lama.
Performa Snapdragon 7S Gen 4
Dapur pacu Poco M8 Pro ditenagai chipset Snapdragon 7S Gen 4 yang dipadukan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 512 GB.
Performa ini didukung sistem pendingin Ice Loop berbasis liquid cooling, sehingga tetap stabil saat digunakan untuk gaming atau multitasking berat. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 dengan HyperOS 2.
Poco M8 Versi Lebih Terjangkau
Sementara itu, Poco M8 hadir sebagai opsi lebih ekonomis. Meski desainnya mirip dengan Poco M8 Pro, spesifikasinya berada di bawahnya.
Poco M8 menggunakan layar AMOLED 6,77 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Kamera utamanya masih mengusung sensor serupa, namun tanpa lensa ultrawide. Kamera depan pun diturunkan menjadi 20 MP.
Di sektor performa, Poco M8 mengandalkan Snapdragon 6 Gen 3 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 512 GB. Kapasitas baterainya 5.500 mAh dengan fast charging 45W serta sertifikasi IP66.
Harga Global dan Potensi di Indonesia
Untuk pasar global, Poco M8 dibanderol sekitar Rp 3,8 juta untuk varian 8/128 GB. Sementara Poco M8 Pro dijual sekitar Rp 5 juta untuk varian 8/256 GB.
Namun, harga tersebut diprediksi akan lebih murah saat masuk ke Indonesia, mengingat strategi harga Poco yang biasanya lebih agresif di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, terutama pada Poco M8 Pro, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartphone paling diminati di kelasnya. Kini, konsumen hanya tinggal menunggu kehadiran resminya di Tanah Air.
- Poco kembali meramaikan pasar smartphone global dengan merilis dua perangkat terbarunya, yakni Poco M8 Pro dan Poco M8. Kehadiran Poco M8 Pro langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang tergolong tinggi, bahkan mendekati kelas menengah, meski diposisikan sebagai HP entry level.
Sejak awal peluncurannya, Poco M8 Pro menjadi sorotan berkat kombinasi fitur unggulan dan harga yang masih kompetitif. Poco M8 Pro hadir dengan teknologi baterai terbaru hingga performa yang cukup bertenaga, membuatnya berpotensi jadi primadona baru di pasar Indonesia jika resmi masuk dalam waktu dekat.
Tak hanya Poco M8 Pro, varian Poco M8 juga turut diperkenalkan sebagai versi lebih terjangkau. Meski begitu, kedua perangkat ini tetap mengusung sejumlah fitur menarik yang siap bersaing di segmen masing-masing.
Baterai Jumbo 6500 mAh Jadi Andalan Poco M8 Pro
Salah satu daya tarik utama Poco M8 Pro adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.500 mAh dengan teknologi karbon silikon. Teknologi ini memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi perangkat menjadi terlalu tebal.
Tak hanya besar, baterai Poco M8 Pro juga didukung fast charging 100W. Poco mengklaim pengisian daya dari 0 hingga 100 persen bisa dilakukan hanya dalam waktu sekitar 40 menit. Fitur ini jelas menjadi nilai tambah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Tahan Air Ekstrem hingga IP69K
Poco M8 Pro juga unggul dalam hal ketahanan. Smartphone ini telah mengantongi sertifikasi IP68 hingga IP69K. Artinya, perangkat ini tidak hanya tahan terhadap debu dan air, tetapi juga mampu menghadapi tekanan air tinggi serta suhu ekstrem.
Dengan kemampuan ini, Poco M8 Pro bahkan bisa bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada smartphone kelas menengah ke atas.
Kamera 50 MP dan Layar AMOLED 120Hz
Di sektor fotografi, Poco M8 Pro dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran besar 1/1,55 inci. Kamera ini ditemani lensa ultrawide 8 MP dan sensor tambahan 2 MP.
Sementara di bagian depan, terdapat kamera selfie 32 MP yang mendukung kebutuhan video call hingga pembuatan konten. Dari sisi layar, Poco M8 Pro menggunakan panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz.
Layar ini juga mendukung Dolby Vision, tingkat kecerahan hingga 3.200 nits, serta dilindungi Gorilla Glass Victus 2. Teknologi PWM dimming 3.840 Hz turut disematkan untuk kenyamanan mata saat penggunaan lama.
Performa Snapdragon 7S Gen 4
Dapur pacu Poco M8 Pro ditenagai chipset Snapdragon 7S Gen 4 yang dipadukan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 512 GB.
Performa ini didukung sistem pendingin Ice Loop berbasis liquid cooling, sehingga tetap stabil saat digunakan untuk gaming atau multitasking berat. Sistem operasi yang digunakan adalah Android 15 dengan HyperOS 2.
Poco M8 Versi Lebih Terjangkau
Sementara itu, Poco M8 hadir sebagai opsi lebih ekonomis. Meski desainnya mirip dengan Poco M8 Pro, spesifikasinya berada di bawahnya.
Poco M8 menggunakan layar AMOLED 6,77 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Kamera utamanya masih mengusung sensor serupa, namun tanpa lensa ultrawide. Kamera depan pun diturunkan menjadi 20 MP.
Di sektor performa, Poco M8 mengandalkan Snapdragon 6 Gen 3 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 512 GB. Kapasitas baterainya 5.500 mAh dengan fast charging 45W serta sertifikasi IP66.
Harga Global dan Potensi di Indonesia
Untuk pasar global, Poco M8 dibanderol sekitar Rp 3,8 juta untuk varian 8/128 GB. Sementara Poco M8 Pro dijual sekitar Rp 5 juta untuk varian 8/256 GB.
Namun, harga tersebut diprediksi akan lebih murah saat masuk ke Indonesia, mengingat strategi harga Poco yang biasanya lebih agresif di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, terutama pada Poco M8 Pro, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartphone paling diminati di kelasnya. Kini, konsumen hanya tinggal menunggu kehadiran resminya di Tanah Air.
Editor : Divka Vance Yandriana