Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Motorola G45 5G Masih Worth It di 2026? Harga Turun Rp1,8 Jutaan, Tapi Performa Jadi Sorotan

Divka Vance Yandriana • Senin, 4 Mei 2026 | 21:25 WIB
Motorola G45 5G kini Rp1,8 jutaan. Masih worth it di 2026? Simak review fitur, performa, dan kekurangannya di sini.
Motorola G45 5G kini Rp1,8 jutaan. Masih worth it di 2026? Simak review fitur, performa, dan kekurangannya di sini.

JAKARTA - Motorola G45 5G kembali jadi perbincangan setelah hampir 10 bulan sejak peluncurannya di Indonesia. Kini, dengan harga yang sudah turun ke kisaran Rp1,8 jutaan, banyak pengguna mulai mempertanyakan apakah Motorola G45 5G masih layak dibeli di 2026.

Motorola G45 5G menawarkan kombinasi fitur menarik di kelas entry-level, terutama dari sisi software dan pengalaman pengguna. Namun, di balik itu, ada beberapa catatan penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli perangkat ini.

Sejak awal kemunculannya, Motorola G45 5G memang tidak menargetkan performa sebagai nilai jual utama. Sebaliknya, smartphone ini lebih menonjolkan kenyamanan penggunaan melalui sistem operasi yang ringan dan fitur software yang melimpah.

Baca Juga: Infinix Hot Terbaru Resmi Hadir, HP Murah dengan Fitur Premium Ini Layak Dibeli?

UI Ringan dan Fitur Berlimpah

Salah satu keunggulan utama Motorola G45 5G terletak pada user interface yang menggunakan Android stock dengan sedikit kustomisasi. Tampilan yang bersih dan minim bloatware membuat pengalaman penggunaan terasa ringan dan responsif.

Fitur unggulan seperti Smart Connect menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di kelas harga ini. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menghubungkan smartphone ke PC untuk transfer file, mirroring layar, hingga menjadikan ponsel sebagai webcam.

Kemudahan transfer file juga terasa lintas platform, termasuk untuk pengguna iPhone, yang bisa berbagi data dengan lebih praktis tanpa biaya tambahan.

Baca Juga: Renault Triber Resmi Masuk Indonesia, MPV 7 Penumpang Murah Harga Rp130 Jutaan Ini Tantang Avanza dan Calya!

Desain Premium, Tapi Layar Jadi Catatan

Dari sisi desain, Motorola G45 5G tampil cukup menarik dengan finishing vegan leather yang memberikan kesan premium. Material frame berbahan polikarbonat juga terbukti cukup kuat meski sempat mengalami benturan.

Namun, sektor layar menjadi salah satu kelemahan utama. Panel IPS LCD dengan resolusi HD Plus dinilai kurang tajam, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan layar Full HD. Selain itu, ditemukan bayangan white spot di area tertentu yang cukup mengganggu.

Meski begitu, refresh rate 120Hz tetap menjadi nilai positif karena mampu menghadirkan pengalaman visual yang halus.

Baca Juga: Harga Toyota Rush Bekas dan Terios Bekas Turun Lagi, TRD Sportivo 2018 Kini Mulai Rp189 Jutaan, Tipe GR Dijual Rp226 Juta

Performa Kurang Maksimal

Motorola G45 5G ditenagai chipset Snapdragon 6s Gen 3 yang secara teori cukup menjanjikan. Namun dalam penggunaan nyata, performanya masih berada di bawah ekspektasi, bahkan dibandingkan dengan Helio G99.

Untuk game ringan seperti Subway Surfers atau Candy Crush, perangkat ini masih mampu berjalan lancar. Namun, saat digunakan untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya terasa terbatas dengan frame rate yang rendah.

Kendati demikian, untuk penggunaan harian seperti membuka aplikasi dan multitasking ringan, performanya masih tergolong aman berkat optimalisasi Android stock.

Kamera Cukup Baik di Kelasnya

Di sektor kamera, Motorola G45 5G memberikan hasil yang cukup memuaskan untuk kelas entry-level. Foto di kondisi terang memiliki dynamic range yang baik dengan warna yang cenderung cerah.

Meski detail akan menurun saat diperbesar, hasil foto secara keseluruhan masih layak untuk kebutuhan media sosial. Pada kondisi low light, hasilnya masih bisa diandalkan dengan bantuan mode otomatis.

Untuk video, stabilisasi tergolong cukup baik, meski resolusi masih terbatas di 1080p 30 fps.

Baterai Awet, Charging Lambat

Motorola G45 5G dibekali baterai 5.000 mAh yang mampu bertahan hingga seharian penuh. Dalam penggunaan intensif, screen on time bisa mencapai lebih dari 8 jam.

Namun, kecepatan pengisian daya menjadi kelemahan lain. Dengan dukungan charging 18 watt, waktu pengisian dari 5 persen hingga penuh bisa memakan waktu hampir 2 jam.

Masih Layak Dibeli?

Dengan harga yang kini turun ke Rp1,8 jutaan, Motorola G45 5G masih menjadi opsi menarik bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan fitur dibanding performa.

Smartphone ini cocok untuk pengguna kasual yang tidak terlalu fokus pada gaming berat, tetapi menginginkan pengalaman software yang bersih, fitur lengkap, dan konektivitas 5G.

Jika prioritas utama adalah performa tinggi, ada pilihan lain yang lebih unggul di kelas harga yang sama. Namun, jika mencari perangkat yang nyaman digunakan sehari-hari dengan fitur modern, Motorola G45 5G masih layak dipertimbangkan.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Motorola Terbaru #Motorola Indonesia #Motorola G45 5G