JAKARTA – Memasuki pertengahan tahun 2026, Samsung kembali memanaskan pasar smartphone dengan dua jagoan terbarunya, Samsung S25 FE dan Samsung Galaxy A57. Meskipun keduanya memiliki garis desain yang serupa, selisih harga sekitar Rp2 jutaan menjadi tembok besar yang membuat konsumen harus berpikir dua kali. Apakah performa "wah" dari seri FE beneran terpakai, ataukah Galaxy A57 sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan harian?
Secara visual, kedua perangkat ini mengusung bahasa desain minimalis khas Samsung. Namun, Samsung Galaxy A57 tampil lebih segar dengan modul kamera yang menyatu dalam satu frame, berbeda dengan S25 FE yang mempertahankan lensa "independen". Menariknya, meski S25 FE diposisikan lebih tinggi dengan material aluminium premium, banyak pengguna yang justru melirik Key Island pada desain frame A57 karena terasa lebih ergonomis dan tipis saat digenggam.
Bagi Anda yang bimbang menentukan pilihan, perbandingan mendalam antara duo Exynos ini akan membuka tabir mana yang lebih cocok untuk kantong dan produktivitas Anda. Berikut adalah analisis lengkap perbandingan Samsung S25 FE dan Galaxy A57 dari sisi performa, daya tahan, hingga kecanggihan fitur AI.
Adu Mekanik Exynos: Performa Mentah vs Efisiensi Daya
Di sektor dapur pacu, terjadi duel antara Exynos 2400 pada S25 FE melawan Exynos 1680 di A57. Hasil uji benchmark Antutu menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan, di mana S25 FE unggul telak dengan skor sekitar 1,9 juta poin, selisih 47% lebih tinggi dibanding A57. Keunggulan ini juga didukung oleh penggunaan memori UFS 4.0 pada seri FE yang membuat kecepatan transfer data empat kali lebih ngebut dibandingkan UFS 3.1 milik seri A.
Namun, performa buas S25 FE harus dibayar mahal dengan konsumsi daya yang lebih boros. Dalam pengujian penggunaan intensif, baterai Galaxy A57 terbukti jauh lebih tangguh dengan sisa daya yang konsisten lebih tinggi 8% dibandingkan saudaranya. Bagi gamer kelas berat, S25 FE memang menawarkan frame rate yang lebih stabil di angka 48 FPS untuk game berat seperti Genshin Impact, namun bagi pengguna yang memprioritaskan ketahanan baterai untuk seharian penuh, Galaxy A57 adalah pemenangnya.
Kamera: Lensa Telefoto vs Karakter Warna Cerah
Sektor kamera menjadi pembeda utama lainnya. Samsung S25 FE hadir dengan keunggulan lensa telefoto yang memungkinkan zoom optik lebih jelas hingga 30 kali. Selain itu, seri FE sudah mendukung perekaman video hingga resolusi 8K 30fps dan 4K 60fps baik di kamera depan maupun belakang. Konsistensi warna saat perpindahan lensa (ultrawide ke wide) juga terasa lebih matang di S25 FE.
Di sisi lain, Galaxy A57 meski hanya memiliki lensa makro sebagai pengganti telefoto, justru menghasilkan foto yang cenderung lebih cerah dengan dynamic range yang lebih baik di area bayangan (shadow). Karakter warnanya yang warm sangat cocok bagi pengguna yang hobi mengunggah foto langsung ke media sosial tanpa banyak edit. Sayangnya, seri A ini masih terbatas pada perekaman 4K 30fps dan belum memiliki opsi 1080p 60fps di kamera depan.
Fitur AI dan Ekosistem Produktivitas
Samsung S25 FE membawa paket lengkap Galaxy AI yang mencakup Call Assist (penerjemah telepon langsung), Sketch to Image, hingga Object Eraser yang lebih canggih karena mampu men-generate objek baru secara cerdas. Fitur Samsung Dex juga hanya tersedia di seri FE, memungkinkan pengguna mengubah HP menjadi pengalaman desktop hanya dengan menyambungkannya ke monitor.
Sementara itu, Galaxy A57 dibekali dengan Awesome Intelligent, versi AI yang lebih sederhana namun mencakup fitur-fitur esensial yang paling sering digunakan, seperti penghapus objek dasar dan transkripsi suara. Meskipun fiturnya tidak selengkap seri FE, jaminan update keamanan hingga 6 tahun pada kedua perangkat ini menunjukkan komitmen Samsung untuk dukungan jangka panjang.
Kesimpulannya, jika Anda adalah seorang profesional yang membutuhkan Samsung Dex, sering melakukan zoom jarak jauh, atau gamer yang mengejar rata-rata FPS tinggi, selisih Rp2 juta untuk Samsung S25 FE sangatlah sepadan. Namun, bagi Anda yang mencari kenyamanan baterai, desain yang lebih ringan, dan fitur AI yang secukupnya, Samsung Galaxy A57 adalah pilihan yang jauh lebih masuk akal dan hemat di kantong.
Editor : Vicky Permana Saputra