JAKARTA - Kehadiran Vivo V50 kembali menggebrak pasar smartphone kelas menengah di Indonesia. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang tidak biasa di kelas harga 6–7 jutaan, terutama pada sektor kamera yang seluruh lensanya sudah beresolusi 50 MP.
Vivo V50 menjadi sorotan karena menawarkan konsep all-rounder yang kuat di hampir semua aspek, mulai dari kamera, performa, hingga ketahanan bodi. Dengan banderol yang relatif kompetitif, smartphone ini disebut sebagai salah satu kandidat terkuat di segmen mid-range premium tahun 2025.
Sejak awal peluncurannya, Vivo V50 sudah menegaskan identitasnya sebagai smartphone serba bisa yang mengutamakan pengalaman pengguna. Tidak hanya mengandalkan desain, perangkat ini juga membawa peningkatan signifikan di sektor baterai, kamera, hingga fitur berbasis AI.
Baca Juga: Empat Cadangan Dipastikan Berangkat, CJH Pengganti Meninggal Belum Tentu dari Trenggalek
Desain Premium dan Ketahanan IP68 + IP69
Dari sisi desain, Vivo menghadirkan pendekatan rounded edge yang membuat Vivo V50 terasa lebih nyaman digenggam. Material kaca di bagian belakang dipadukan dengan frame polikarbonat yang tetap terasa solid.
Tidak hanya itu, perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, Vivo V50 tahan terhadap debu, air, bahkan semprotan bertekanan tinggi, menjadikannya salah satu smartphone mid-range dengan durabilitas terbaik di kelasnya.
Kamera 50 MP Semua Lensa dengan Sentuhan ZEISS
Sektor kamera menjadi salah satu nilai jual utama Vivo V50. Semua kamera, baik utama, ultra wide, maupun depan, menggunakan sensor 50 MP dengan autofokus.
Kolaborasi dengan ZEISS juga memberikan tuning warna yang lebih natural dan profesional. Hasil foto disebut konsisten, tajam, dan tetap optimal di berbagai kondisi cahaya.
Kamera depannya bahkan mendukung autofokus dan perekaman hingga 4K, menjadikannya sangat ideal untuk content creator, vlogger, hingga pengguna yang sering melakukan video call atau live streaming.
Performa Snapdragon 7 Gen 3
Untuk dapur pacu, Vivo V50 dibekali Snapdragon 7 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM hingga 12 GB. Performa ini cukup untuk kebutuhan harian hingga gaming berat di level menengah.
Baca Juga: 5 HP 5G Termurah 2026 Mulai 1,7 Jutaan, Performa Ngebut untuk Gaming dan Streaming Tanpa Lag
Game populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile dapat berjalan stabil hingga 60–90 fps. Sementara game berat seperti Genshin Impact masih dapat dimainkan di kisaran 40 fps dengan pengaturan tertentu.
Baterai 6000 mAh dan Fast Charging 90W
Salah satu peningkatan besar pada Vivo V50 adalah baterai 6000 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh bahkan untuk penggunaan intensif.
Pengisian dayanya juga sangat cepat berkat teknologi 90W fast charging, yang mampu mengisi baterai hingga penuh dalam waktu kurang dari 1 jam. Ini menjadi salah satu keunggulan signifikan di kelasnya.
Fitur AI, Layar AMOLED, dan Harga
Vivo V50 juga dibekali layar AMOLED 6,77 inci dengan refresh rate 120 Hz yang memberikan pengalaman visual halus dan tajam. Dukungan fitur AI seperti object eraser, circle to search, hingga transkrip suara turut menambah nilai fungsional perangkat ini.
Di Indonesia, Vivo V50 dibanderol mulai Rp6,9 juta hingga Rp7,9 juta tergantung varian memori.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Vivo V50 hadir sebagai smartphone all-rounder yang kuat di hampir semua aspek. Kamera 50 MP di semua sisi, performa stabil, baterai besar, serta ketahanan IP69 menjadikannya salah satu opsi paling menarik di kelas mid-range premium saat ini.
Editor : Divka Vance Yandriana