JAKARTA - Kehadiran Vivo V50 Lite 4G kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah di Indonesia pada tahun 2025. Perangkat ini hadir sebagai versi lebih terjangkau dari lini V50 series, namun tetap membawa sejumlah fitur yang biasanya ditemukan pada smartphone kelas atas.
Vivo V50 Lite 4G langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi desain tipis, baterai besar, serta sertifikasi ketahanan tinggi. Meski tidak mendukung jaringan 5G, perangkat ini tetap menyasar pengguna yang menginginkan HP stylish dengan fitur lengkap di harga lebih ramah kantong.
Sebagai bagian dari keluarga Vivo V50 Lite 4G, perangkat ini tetap mempertahankan identitas “Lite” yang fokus pada efisiensi harga tanpa mengorbankan terlalu banyak fitur utama. Hal ini membuatnya menjadi salah satu opsi menarik di segmen mid-range bawah.
Baca Juga: Empat Cadangan Dipastikan Berangkat, CJH Pengganti Meninggal Belum Tentu dari Trenggalek
Desain Tipis dengan Sentuhan Premium
Dari sisi desain, Vivo V50 Lite 4G masih membawa bahasa desain yang mirip dengan generasi sebelumnya, namun dengan sedikit penyegaran pada modul kamera. Lingkaran kamera utama kini dibuat lebih besar untuk menegaskan fokus pada sensor utama 50 MP.
Bodi perangkat hadir dengan ketebalan hanya 7,79 mm dan bobot sekitar 196 gram. Meski tipis, ponsel ini tetap terasa solid berkat perpaduan frame glossy dan finishing matte di bagian belakang.
Varian warna seperti Titanium Gold, Silk Green, hingga Fantasy Purple memberikan pilihan visual yang lebih variatif bagi pengguna.
Baterai 6500 mAh dan Fast Charging 90W
Salah satu keunggulan utama Vivo V50 Lite 4G adalah sektor daya. Perangkat ini dibekali baterai jumbo 6500 mAh dengan teknologi BlueVolt Battery yang diklaim lebih efisien dan tahan lama.
Vivo menyebutkan perangkat ini mampu bertahan hingga 27 jam streaming video, lebih dari 10 jam bermain game, serta hingga 11 hari dalam mode standby. Untuk pengisian daya, tersedia fast charging 90W yang mampu mengisi penuh sekitar 52 menit.
Layar AMOLED 120Hz yang Nyaman di Mata
Di sektor layar, Vivo V50 Lite 4G menggunakan panel AMOLED 6,77 inci dengan resolusi Full HD+. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz yang membuat navigasi terasa lebih mulus.
Baca Juga: 5 HP 5G Termurah 2026 Mulai 1,7 Jutaan, Performa Ngebut untuk Gaming dan Streaming Tanpa Lag
Selain itu, terdapat sertifikasi low blue light yang membuat mata lebih nyaman saat penggunaan jangka panjang. Rasio screen-to-body yang meningkat juga memberikan pengalaman visual lebih luas.
Performa Snapdragon 685, Masih Sama Seperti Pendahulu
Untuk dapur pacu, Vivo V50 Lite 4G masih mengandalkan chipset Snapdragon 685 yang sebelumnya juga digunakan pada generasi terdahulu. Chipset ini dipadukan dengan RAM hingga 8+8 GB serta penyimpanan internal 128 atau 256 GB.
Namun, tidak adanya slot microSD menjadi salah satu keterbatasan yang perlu diperhatikan pengguna.
Dari sisi performa, perangkat ini masih cukup untuk kebutuhan harian, seperti media sosial, streaming, hingga gaming ringan. Namun untuk game berat, performanya bukan yang paling optimal di kelasnya.
Kamera 50 MP Tanpa Ultrawide
Di sektor kamera, Vivo V50 Lite 4G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor besar dan dukungan autofocus. Sayangnya, perangkat ini tidak dibekali kamera ultrawide, hanya sensor tambahan untuk depth.
Kamera depan juga mendukung resolusi tinggi untuk kebutuhan selfie, namun perekaman video masih terbatas di 1080p 30 fps tanpa stabilisasi.
Meski demikian, hasil foto tetap dinilai cukup baik di kelasnya, terutama pada kondisi cahaya ideal.
Fitur Tambahan dan Ketahanan Tinggi
Vivo tetap menyematkan fitur lengkap seperti NFC, fingerprint under display, hingga sensor gyro hardware. Menariknya, perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP69 serta MIL-STD-810H yang membuatnya lebih tahan terhadap kondisi ekstrem.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Vivo V50 Lite 4G hadir sebagai smartphone yang menonjol di sektor daya tahan baterai, desain tipis, serta fitur lengkap di kelas harga menengah.
Namun, penggunaan chipset lama dan absennya kamera ultrawide menjadi catatan penting yang perlu dipertimbangkan calon pengguna.
Editor : Divka Vance Yandriana