TRENGGALEK NJENGGELEK - Setelah genap satu tahun sejak peluncurannya, Poco X7 Pro kembali jadi perbincangan. Banyak pengguna mempertanyakan, apakah performanya masih kencang, baterainya tetap awet, dan apakah smartphone ini masih layak dibeli di tengah gempuran HP baru 2026?
Dalam pengujian terbaru, Poco X7 Pro ternyata masih menunjukkan performa yang stabil. Skor benchmark AnTuTu yang sebelumnya berada di angka 1,59 juta kini sedikit meningkat ke kisaran 1,6 juta. Kenaikan ini memang tipis, namun menandakan performa tidak mengalami penurunan signifikan setelah setahun pemakaian.
Performa Gaming: Stabil Tapi Tak Lagi Agresif
Meski skor benchmark relatif stabil, performa gaming justru mengalami sedikit perubahan. Dalam pengujian game berat seperti Genshin Impact, rata-rata FPS turun dari 55,3 FPS menjadi sekitar 50,6 FPS setelah update sistem terbaru.
Penurunan ini diduga karena dua faktor utama: game yang semakin berat akibat update konten, serta sistem yang kini lebih memprioritaskan suhu. Artinya, performa sengaja ditahan agar suhu tetap stabil dan tidak cepat panas. Hasilnya, pengalaman gaming memang sedikit lebih “adem”, tapi tidak seagresif sebelumnya.
Bagi gamer kompetitif, hal ini mungkin terasa sebagai penurunan. Namun bagi pengguna umum, kestabilan suhu justru jadi nilai plus karena berdampak pada عمر perangkat yang lebih panjang.
Baterai Masih Aman Seharian
Untuk penggunaan harian, baterai Poco X7 Pro masih tergolong awet. Dalam skenario penggunaan intens—mulai dari hotspot, navigasi Google Maps, media sosial, hingga gaming ringan—layar mampu bertahan sekitar 6 hingga 7 jam Screen On Time (SOT).
Durasi ini cukup untuk menemani aktivitas seharian, meskipun belum bisa dikategorikan sebagai yang paling irit di kelasnya. Faktor penggunaan dan suhu tetap menjadi penentu utama performa baterai.
Kamera: Masih Layak, Tapi Ada Catatan
Dari sisi kamera, Poco X7 Pro masih bisa diandalkan untuk kebutuhan harian dan konten media sosial. Hasil foto dari kamera utama memiliki warna yang cukup tajam dengan detail yang baik, terutama dalam kondisi cahaya cukup.
Namun, kelemahan mulai terlihat saat menggunakan lensa ultrawide di kondisi minim cahaya. Hasil foto cenderung lebih gelap dan detail menurun. Selain itu, masalah “kedutan” pada lensa utama juga masih ditemukan, yang diduga berasal dari sisi hardware, bukan software.
Baca Juga: Poco X7 Pro Siap Guncang Pasar! Penerus Raja Midrange Poco X6 Pro yang Belum Terkalahkan
Software Makin Matang dengan HyperOS
Masuk ke sektor software, pengalaman penggunaan terasa lebih matang berkat pembaruan HyperOS. Fitur seperti Hyper Island memudahkan multitasking tanpa harus berpindah aplikasi. Integrasi dengan perangkat lain, termasuk laptop, juga semakin mulus.
Selain itu, fitur berbasis AI seperti penghapus objek dan penghilang refleksi di galeri cukup membantu dalam pengolahan foto. Dukungan update juga masih panjang, dengan sisa dua kali pembaruan Android utama dan beberapa tahun patch keamanan.
Isu Baterai Kembung: Kasus Terbatas?
Belakangan, muncul laporan di media sosial terkait baterai Poco X7 Pro yang diduga kembung. Namun, kasus ini belum bisa disebut sebagai masalah umum.
Beberapa faktor yang diduga memicu masalah ini antara lain suhu berlebih, kebiasaan penggunaan, hingga riwayat servis perangkat. Penggunaan seperti mengecas semalaman sebenarnya tidak langsung berbahaya, selama perangkat tidak dibiarkan terlalu lama di kondisi 100% atau 0%.
Baca Juga: kebijakan Publik Indonesia: Mengapa Sering Tidak Tepat Sasaran?
Harga Naik, Masih Worth It?
Saat awal rilis, Poco X7 Pro dibanderol sekitar Rp5 juta dan sempat turun ke Rp4,6 juta saat promo. Kini, harganya berada di kisaran Rp5,2 juta.
Jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Infinix Note 60 Pro yang lebih baru, Poco X7 Pro masih unggul di sektor performa dan kapasitas penyimpanan 512GB. Sementara kompetitor menawarkan keunggulan lain seperti baterai lebih besar dan fitur tambahan seperti wireless charging.
Kesimpulan: Masih Layak di 2026
Secara keseluruhan, Poco X7 Pro masih menjadi salah satu smartphone yang layak dipertimbangkan di tahun 2026. Performanya tetap kencang, baterai cukup awet, kamera masih kompeten, dan software semakin matang.
Meski ada beberapa kekurangan seperti penurunan FPS di gaming, kualitas ultrawide, dan isu kecil pada kamera, semua itu masih dalam batas wajar.
Bagi pengguna yang mencari HP dengan performa tinggi dan storage besar di harga menengah, Poco X7 Pro masih menjadi pilihan yang sangat menarik.
Editor : Fadhilah Salsa Bella