JAKARTA - Redmi Note 15 Pro 5G kembali menjadi senjata utama Xiaomi untuk menguasai pasar smartphone midrange 2026. Seri Redmi Note memang dikenal sebagai lini paling laris karena selalu menawarkan kombinasi spesifikasi tinggi dengan harga yang masih dianggap masuk akal oleh konsumen Indonesia.
Namun di tengah tren kenaikan harga smartphone akibat biaya komponen yang semakin mahal, banyak pengguna mulai mempertanyakan apakah Redmi Note 15 Pro 5G masih layak dibeli. Jawabannya ternyata cukup menarik. Smartphone ini tetap menawarkan value for money yang kuat, meski ada beberapa catatan penting yang membuatnya menuai pro dan kontra.
Redmi Note 15 Pro 5G hadir dengan layar AMOLED besar 6,83 inci, baterai jumbo 6580 mAh, chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra, serta kamera utama 200MP. Di atas kertas, kombinasi spesifikasi tersebut memang terlihat menggoda untuk kelas harga Rp4 jutaan hingga Rp5 jutaan.
Baca Juga: 10 HP Rp3 Jutaan Terbaik 2026, Redmi Note 15 5G hingga Realme 13 5G Jadi Buruan Anak Muda
Layar Jadi Nilai Jual Utama Redmi Note 15 Pro 5G
Salah satu daya tarik terbesar Redmi Note 15 Pro 5G ada di sektor layar. Xiaomi membekali perangkat ini dengan panel AMOLED 1.5K berukuran 6,83 inci dan refresh rate 120Hz.
Layarnya juga sudah mendukung HDR10+, Dolby Vision, tingkat kecerahan hingga 3200 nits, serta perlindungan Corning Gorilla Glass Victus 2. Bezel yang tipis membuat tampilan depan smartphone ini terlihat premium.
Pengalaman multimedia menjadi salah satu nilai plus yang paling terasa. Warna layar terlihat tajam, kontras, dan nyaman digunakan untuk menonton video maupun bermain game.
Baca Juga: Xiaomi Redmi Murah 2026 Jadi Primadona, Ini Rekomendasi HP Spek Tinggi Harga Terjangkau
Selain itu, Xiaomi kini mulai meninggalkan desain layar lengkung dan beralih ke desain flat. Perubahan ini mengikuti tren smartphone flagship terbaru yang mulai kembali menggunakan panel datar.
Meski begitu, ukuran bodinya tergolong sangat besar. Dengan dimensi khas Redmi Note yang lebar dan panjang, smartphone ini mungkin terasa kurang nyaman bagi pengguna dengan tangan kecil.
Desain Redmi Note 15 Pro 5G Justru Jadi Kontroversi
Di balik spesifikasi yang menarik, desain Redmi Note 15 Pro 5G justru menjadi bagian paling kontroversial. Modul kamera belakang dengan bentuk kotak membulat disebut terlihat aneh dan kurang elegan.
Baca Juga: Xiaomi Redmi Murah 2026 Makin Menggoda, Spek Tinggi Harga Terjangkau Jadi Buruan
Peletakan kamera di tengah dengan lingkaran besar pada masing-masing lensa dianggap membuat tampilannya terlalu ramai. Bahkan desain tersebut disebut mengingatkan pada karakter Minion hingga kompor gas.
Material bodinya juga masih menggunakan frame dan back cover plastik. Untuk smartphone di rentang harga Rp4,7 juta hingga Rp5,6 juta, penggunaan material tersebut dianggap cukup disayangkan.
Meski demikian, desain memang bersifat subjektif. Ada pengguna yang mungkin menyukai tampilannya karena terlihat lebih unik dan berbeda dibanding kompetitor.
Baca Juga: 5 HP Xiaomi 5G Murah Terbaik Awal 2026, Poco X7 Pro hingga Redmi Note 14 Pro 5G Turun Harga
Performa Cukup Stabil untuk Gaming Harian
Di sektor performa, Redmi Note 15 Pro 5G menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra. Performanya memang tidak terlalu berbeda jauh dibanding generasi sebelumnya, tetapi masih cukup stabil untuk penggunaan sehari-hari.
Skor AnTuTu perangkat ini berada di kisaran 892 ribu poin dengan CPU throttling sekitar 95 persen. Untuk aktivitas seperti scrolling media sosial, editing video ringan, hingga multitasking, performanya masih tergolong nyaman.
Saat digunakan bermain Mobile Legends, Redmi Note 15 Pro 5G mampu menjalankan game di 90 FPS dengan rata-rata frame rate sekitar 86 FPS. Sedangkan PUBG Mobile bisa dimainkan di setting Smooth Extreme 60 FPS dengan performa yang cukup stabil.
Namun smartphone ini memang bukan perangkat gaming hardcore. Game berat seperti Genshin Impact kemungkinan hanya nyaman dimainkan di setting grafis rendah.
Kamera 200MP Jadi Andalan, Ultrawide Masih Lemah
Sektor kamera masih menjadi salah satu kekuatan Redmi Note 15 Pro 5G. Xiaomi mempertahankan kamera utama 200MP yang mampu menghasilkan detail foto cukup tajam.
Kamera ini juga memungkinkan pengguna melakukan crop foto tanpa kehilangan detail secara signifikan. Dynamic range yang dihasilkan dinilai cukup luas dengan exposure yang tetap seimbang.
Sayangnya, kamera ultrawide 8MP masih menjadi titik lemah utama. Detail fotonya dianggap terlalu halus dan kualitas warnanya kurang konsisten dibanding kamera utama.
Baca Juga: 5 HP Xiaomi 5G Murah Terbaik Awal 2026, Poco X7 Pro hingga Redmi Note 14 Pro 5G Turun Harga
Sementara untuk kamera selfie, hasilnya dinilai cukup baik meski tidak terlalu istimewa.
Baterai Jumbo Belum Tentu Lebih Irit
Redmi Note 15 Pro 5G membawa baterai besar 6580 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Meski kapasitasnya besar, efisiensi dayanya ternyata belum terlalu maksimal.
Dalam penggunaan normal, smartphone ini masih mampu menghasilkan screen on time sekitar 7 jam. Namun saat digunakan lebih berat, daya tahannya disebut hanya berada di kisaran 6 jam.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro 5G tetap menjadi smartphone midrange yang menarik untuk dipertimbangkan. Layar premium, performa stabil, dan kamera utama tajam menjadi nilai jual utamanya. Namun desain yang kontroversial dan kamera ultrawide yang kurang maksimal bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari